Puncak Arus Mudik

Hari ini Sabtu (27/9), bertepatan dengan H-5 diperkirakan menjadi puncak arus mudik 2008. Kurang lebih 79000 penumpang memenuhi pelabuhan Merak dan sekitar 27000 penumpang akan diberangkatkan dari stasiun Senen.

Melonjaknya jumlah penumpang yang memadati pelabuhan merak mulai terlihat sejak pukul 00.00 WIB. Antrian kendaraan mencapai satu kilo meter. Hari ini rencananya pihak pelabuhan akan memberangkatkan sekitar 79000 penumpang dan 11000 kendaraan umum dan pribadi.

Selain itu, lonjakan kendaraan juga terjadi pada angkutan roda dua, Berdasarkan data ASDP dari pukul 00.00-12.00 WIB angkutan roda dua yang berada di stasiun Merak sudah mencapai 58000, jumlah ini menunjukkan peningkatan sebesar 20-50% dari siang hari kemarin. Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat hingga malam nanti.
Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang, pihak pelabuhan berupaya melakukan penertiban dengan menyediakan beberapa fasilitas tambahan, yaitu menggunakan alat pengeras suara dan menyediakan beberapa kapal cadangan.

Menteri Perhubungan Yusman Safe’i Jamal mengatakan saat ini kondisi pelabuhan Merak sudah ada peningkatan managemen dari tahun kemarin, hal itu disampaikan Yusman Sabtu 27/9 saat mengadakan kunjungan resmi ke Pelabuhan Merak, menurutnya peningkatan tersebut terlihat dari bertambahnya jumlah kapal yang beroperasi serta jumlah pelayanan yang semakin baik dari pihak pelabuhan.

Selain itu, Yusman juga berharap semoga tahun ini pihak pelabuhan dapat mengantisipasi dengan baik peningkatan jumlah penumpang yang terjadi.

Sementara itu, Stasiun Kereta Api Senen hari ini juga akan memberangkatkan sekitar 27000 penumpang. Akan tetapi, PT KAI memprediksikan puncak arus mudik baru akan terjadi pada H-3, yaitu Minggu (28/9).

Menurut Barosad Kepala Stasiun Senen, hari ini Stasiun Senen akan dipadati sekitar 20000 hinggga 27000 penumpang, tetapi puncak arus mudik baru akan terjadi pada hari Minggu. Barosad juga mengatakan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang, pihak KAI telah menyediakan sekitar 18 kereta, yang terdiri dari 16 kerata regular dan 2 kereta angkutan mudik, termasuk kereta Kertajaya. (Rita Zahara)