Bush Dilempari Sepatu

Kunjungan Presiden Amerika Serikat George W. Bush ke Irak ditandai insiden pelemparan sepatu. Seorang wartawan Irak Muntadar al-Zeidi, koresponden dari stasiun televisi Mesir Al-Baghdadia, melemparkan sepasang sepatu ke arah Presiden Amerika Serikat George Bush, setelah Bush bersalaman dengan Perdana Menteri Irak Nuri al-Maliki di Kantor Perdana Menteri di Baghdad, Minggu.

“Ini ciuman perisahan A………,” kata Muntadar sambil melemparkan sepatunya satu-satu, yang ditanggapi Bush dengan sigap, menghindari serangan tersebut, Senin (15/12). Seperti yang dilansir Kantor Berita AFP, Minggu (14/12), pengawal Maliki segera melindungi Presiden AS itu. Staf keamanan Irak langsung mengusir wartawan tersebut dari ruang pertemuan.

Tapak sepatu dianggap sebagai bentuk penghinaan dalam budaya Arab. Setelah patung Saddam Hussein roboh di Baghdad pada April 2003, banyak penonton yang memukuli wajah patung Saddam dengan tapak sepatu mereka.

Pihak Gedung Putih mengatakan Bush berhasil menghindari satu sepatu yang diarahkan kepadanya, sementara sebuah sepatu lagi meleset dari bidikan. Para wartawan Irak lainnya yang berada di ruangan segera meminta maaf kepada Bush.

Mengomentari kejadian memalukan ini, Bush hanya mengatakan, “Terima kasih atas permintaan maaf atas nama rakyat Irak. Yang saya dapat sampaikan sepatu itu berukuran nomor sepuluh.”Kunjungan Bush ke Baghdad, Irak, 37 hari sebelum dia memberikan tampuk kekuasaan pemimpin Abang Sam kepada penerusnya Barack Obama, yang telah berjanji akan mengakhiri perang yang telah dimulai sejak Mei 2003 itu.

Meski begitu Bush menegaskan tidak akan mengakhiri perang di Irak. “Perang belum usai. Kami sedang dalam jalan kemenangan,” jelas Bush yang kemudian terbang ke Pangkalan Udara Bagram di Afganistan sebagai dukungan moral kepada pasukan Amerika dan tentara asing lainnya. (BBC, AFP, Tempo)