Umat Islam Harus Kembali ke Al-Quran

Sebagai bentuk solodaritas terhadap krisis kemanusiaan di Palestina, HMI Komisariat IPTIQ-IIQ Cabang Jakarta Selatan pada hari Minggu (18/1) menggelar dialog dan do’a bersama yang bertempat di Masjid Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta.

Acara diawali dengan pembacaan Surat Yasin diteruskan kemudian dengan do’a bersama dipimpin oleh KH Ichasnuddin Yusa.

Nampak hadir pada tersebut Ketua Umum PB HMI Syahrul Effendi Dasopang. Pada kesempatan tersebut Sahrul menghimbau kepada seluruh kader HMI agar menyiapkan kekuatan untuk melakukan jihad universal dengan mengembalikan diri pada ajaran Al-Quran. Menurut Sahrul, Al-Quran merupakan salah satu alat yang dapat digunakan untuk meredam konflik kemanusiaan ini.

“Mari kita membantu saudara-saudara kita sesama muslim yang sedang tertindas dengan kembali membaca dan mempelajari Al-Quran secara aktual dalam setiap segi kehidupan”, kata Sahrul.

Sahrul juga mengatakan bahwa perang yang terjadi di jalur Gaza merupakan perpaduan antara perang ekonomi, politik dan agama. Menurutnya, konteks peperangan tersebut adalah kemungkaran dan kebathilan yang nyata untuk menghacurkan umat Islam.

“Perang yang terjadi di Gaza tidak murni perang ekonomi dan politik saja,tetapi berimpitan dengan perang agama”, tegas Sahrul.

“Israel memerangi Palestina seolah-olah sedang memerangi musuh Tuhan mereka”, tambahnya.

Selain itu, Sahrul juga berharap semoga kejadian ini dapat membuka pintu hati umat Islam untuk bersatu melawan golongan yang ingin menghancurkan peradaban Islam di muka dunia ini.

“Situasi ini jangan sampai membuat umat Islam hancur dan menjadi lemah, tetapi mari kita jadikan moment ini sebagai awal kebangkitan kita dalam menumbuhkan semangat jihad”,kata Sahrul lagi.

Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Jakarta Selatan M. Insan Kamil dalam sambutannya mengatakan kegiatan yang dilaksanakan oleh Komisariat IPTIQ-IIQ Jakarta ini merupakan bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina. Dalam kesempatan itu, dia juga menegaskan bahwa HMI Cabang Jakarta Selatan mengecam keras agresi militer zionis Israel yang sangat di luar batas perikemanusiaan telah menghancurkan umat islam yang bermukim di Palestina.

Selain itu, melalui doa bersama ini M. Insan Kamil berharap semoga pemerintah ikut berpartisipasi dalam memperjuangkan perdamaian di Jalur Gaza. “Kalau perlu kita mengusulkan pembentukan Lembaga Baru, karena PBB kami anggap gagal menciptakan perdamaian di Bumi Palestina,” tegas kamil. (Rita Zahara)