Jelang Kongres, Panita Mulai Sibuk

Menjelang pelaksanaan kongres HMI-MPO ke-27 di Yogyakarta pada Mei mendatang kesibukan panitia mulai terlihat. Agenda menyebarkan proposal, silaturrahmi berbagai tokoh, media, dan alumnipun telah gencar dimulai.

Ketua Panitia Kongres, Supriadi dan Bendahara Kongres, Fadnan Farid dikabarkan saat ini masih berada di Jakarta guna mencari dukungan dana bagi pelaksanaan kongres.

Ketika  ditanya melalui via telpon pada Senin (15/3), tentang kesiapan acara kongres tersebut, Supriadi menyatakan bahwa penyebaran proposal pendanaan akan diusahakan secara maksimal. Tapi kata Supriyadi, untuk penyebaran proposal tersebut masih membutuhkan tambahan orang,meningat penyesuaian  dengan jadwal yang akan dituju.

Menurut Supriadi, tambahan tenaga tersebut jelas penting. ” Saya sebenarnya sudah membagi tugas dengan teman-teman panitia temasuk bagian pendanaan, makanya yang berangkat ke Jakarta ini dibagi dalam  tiga gelombang, dan saya sudah mengontak mas Dedi (koordiantor Pendanaan) agar nantinya bisa berangkat menyusul,”tuturnya.

Ketika ditanya terkait dengan kebaradaan panitia di Yogyakarta, Supriadi mengatakan bahwa hal-hal lain yang berakitan dengan di Jogja diharpkan dapat berkomunikasi dengan wakil ketua panita kongres, Lutsfi.

“Saya berharap teman-teman panitia di Jogja tidak ada lagi waktu untuk bersantai karena masih banyak yang harus kita kerjakan dan ini salah satu perjuangan supaya HMI semakin Jaya,”

Butuh kerja keras

Kabid Kastrad (kajian analisis dan satategis cabang) M. Awaludin diminta konfirmasinya menyatakan bahwa dirinya mengamati kerja-kerja panitia belum berjalan secara maksimal. Sampai saat ini belum ada laporan final dari beberapa bidang tentang rangkaian kerja atau job description.” Saya pikir kalau seperti ini jika dibiarkan berlarut-larut akan menyulitkan kerja-kerja selanjutnya, ” katanya,

Awaludin usul agar Pengurus harian HMI Cabang Jogjakarta bisa mengambil alih untuk kerja taktis. “Ini butuh kerja keras dari semua pihak, mengingat semakin dekatnya hari pelaksanaan kongres,” (Lutfi)