Prabowo Janji Cabut UU BHP ke Mahasiswa

Jakarta – Cawapres Prabowo Subianto menandatangani kontrak politik dengan pemuda, pelajar serta mahasiswa dari beberapa universitas. Jika terpilih, mantan menantu Soeharto itu berjanji akan menghapus UU Badan Hukum Pendidikan (BHP).

“Pasangan Mega-Prabowo akan mencabut UU BHP yang tidak sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia. UU BHP ini salah satu bentuk neolib dalam dunia pendidikan,” ujar Prabowo di Hotel Bumi Wiyata, Jl Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, Rabu (10/6/2009).

Ada enam mahasiswa yang meneken kontrak politik dari Universitas Pembangunan Nasional, Universitas Mercu Buana, UKI, UIN Makassar, dan Sekolah Tinggi Hukum Indonesia.

Menurut Prabowo, dengan UU BHP, perguruan tinggi telah menjadi komersil. Jika lembaga ini diperbolehkan mencari uang sendiri, biaya yang besar justru akan dibebankan kepada mahasiswa. “Akibatnya orang miskin tidak akan mungkin bisa masuk perguruan tinggi, anak petani tidak mungkin bisa jadi sarjana.” Dalam kesempatan itu, Prabowo juga sempat mendengarkan curhat dari salah seorang siswi SMU di Depok, pelajar, Bangun Satria Dinata. Dia meminta¬† prabowo mewujudkan sekolah gratis dan menghadirnya lapangan sepak bola. “Pendidikan gratis tidak terasa oleh kami yang sekolah di swasta, kita juga pengen main bola tapi lapangan tidak ada,” pintanya.

Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Rahman Toha Budiarto yang juga ikut dalam acara ini memberikan pesan kepada Prabowo, “Kami di sini karena satu visi perjuangan. Tetapi kami akan terus melawan semua bentuk neolib,” tegasnya. (Detik.com)