PB HMI Harus Kembangkan Kreativitas

Kepengurusan PB HMI periode 2009-2011 diharapkan dapat menemukan  strategi baru  untuk menampung dan mengembangkan semua kreativitas kader.

Harapan itu disampaikan dalam acara “Ramah Tamah Alumni dan PB HMI”, di Taman Ubud, Jakarta Selatan, Kamis malam (26/6).

Kusfriadi, salah seorang alumni mengatakan HMI-MPO saat ini mengalami pergeseran yang sangat meprihatinkan. Menurutnya saat ini HMI sudah tidak dapat lagi mencetak kader baru yang professional dan berkompetensi.

“HMI harus bisa melihat trend yang muncul di lapangan,  kita harus menyedari saat ini MPO sudah jauh tertinggal dengan organisasi lain, “, kata Kusfriadi

Usaha keras yang harus dipikirkan PB HMI kedepan ,menurut alumni Universitas Islam Indonesia (UII) ini adalah mencari cara ampuh  untuk mengembangkan seluruh kreativitas kader. Dia yakin kesempatan itu masih terbuka lebar asalkan ada kemauan dan usaha.

“Selama dua tahun kedepan kita harus memikirkan bagaimana kader HMI bisa mendesains sesuatu , saya melihat masih ada celah untuk menampung keseriusan mereka”, kata Ardi.

Selain itu, Ardi juga berharap HMI bisa menjadi organisasi yang dapat memberikan kebanggaan bagi seluruh kader, menurutnya suatu organisasi dapat bertahan dalam waktu yang karena dia memberikan kebanggaan yang besar bagi seluruh kadernya.

Pernyataan yang sama juga diungkapkan  Cahyo Pamungkas, mantan Ketua Umum PB HMI periode 2003-2005, dia  mengatakan untuk menjadi organisasi yang maju, HMI harus mempunyai citra yang baik dikalangan mahasiswa. Oleh karena itu, menurut Cahyo HMI harus memikirkan cara untuk melahirkan produk yang berdaya saing tinggi.

Tidak jauh berbeda dengan Kusfriadi dan Cahyo,  Awalil Rizky mengatakan  HMI bisa menjadi organisasi yang maju dan mandiri bila ada komitmen yang jelas dari seluruh PB HMI untuk mengembangkan HMI.

Selain itu, Awalil mengatakan siap mendukung dan membantu PB HMI asalkan ada komunikasi yang baik antara PB HMI dan alumni.

” Alumni siap mengiringi seluruh langkah PB, tapi dibutuhkan komunikasi antara PB dan alumni”‘, kata Awaliel.

Sementara itu, Muhammad Chozin Ketua Umum PB HMI periode 2009-2011 menyambut baik semua masukan dari seluruh alumni. Dia juga menyatakan komitmennya untuk mengembangkan HMI menjadi organisasi yang terpandang dan di hormati di kalangan mahasiswa. (Rietha Z)