Fraksi Golkar “Menolak” Kenaikan TDL

Jakarta, HMINEWS.COM- Posisi dan sikap Fraksi Golkar terkait Kenaikan TDL tidak dalam posisi menolak atau merima kenaikan TDL tersebut, tetapi fraksi Partai Golkar hanya menekankan kalau kenaikan TDL jangan sampai memberatkan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Priyo Budi Santoso saat menerima kunjungan PB HMI bersama PETISI 28 di Gedung Nusantara DPR Selasa (20/7/10) di Jakarta.

Dalam paparannya, Ketua Umum PB HMI juga mempertanyakan sikap Fraksi Partai Golkar terhadap perkembangan kasus Century, Kenaikan TDL dan  sikap politisi partai Golkar yang tidak pro terhadap rakyat.

PB HMI menilai, Fraksi Partai Golkar tidak konsisten terhadap penyelesaian kasus century, Fraksi Partai Golkar dari awal sangat ngotot dalam kasus ini, kok tiba-tiba menjadi bisu sejak mundurnya Menteri Keuangan, Sri Mulyani dan terbentuknya SETGAB, ada apa di balik semua ini, ujar M.Chozin.

Terkait dengan kenaikan TDL, PB HMI melihat ada konspirasi politik terhadap hal tersebut, dimana Fraksi Golkar memiliki kepentingan terhadap politik Anggaran, oleh karena itu PB HMI mendesak DPR melalui Fraksi Partai Golkar untuk mencabut kebijakan tersebut, TDL sangat membenani masyarakat dan pengusaha, apabila hal ini di biarkan maka kemiskinan dan PHK tidak bisa di hindari, kata Ketua Komisi Politik PB HMI, M.Ridwan.

Priyo  Budi Santoso yang mewakili Fraksi Partai Golkar menjelaskan bahwa sikap Fraksi Partai Golkar terhadap penyelesaian Kasus Bank Century tidak berubah dari awal, Fraksi Golkar tetap konsisten mendorong penyelesaian kasus century, Semangatnya tidak pernah berubah masih seperti semula, walaupun partai golkar tergabung dalam SETGAB, tidak serta merta partai golkar harus sama dengan SETGAB,  ujar Priyo

Posisi dan sikap Fraksi Golkar terkait Kenaikan TDL tidak dalam posisi menolak atau merima kenaikan TDL tersebut, tetapi fraksi Partai Golkar hanya menekankan kalau kenaikan TDL jangan sampai memberatkan masyarakat, untuk ukuran 450-900 VA yang di gunakan masyarakat kecil, fraksi partai golkar menolak kenaikan TDL, karena 40 % pelanggan PLN menggunakan listrik 450-900 VA, khusus untuk kalangan industri,  kenaikan TDL sekitar 10-18 %, Fraksi Partai Golkar bisa menerima kenaikan tersebut,  kata Priyo.

Di penghujung pertemuan, Priyo sangat mengapresiasi pertemuan ini, Frkasi Partai Golkar sangat terbuka terhadap masukan-masukan terkait dengan persoalan kenegaraan, khusus untuk Pemilihan Calon Gubernur Bank Indonesia, Fraksi Partai Golkar menunggu masukan dari masyarakat khususnya PB HMI dan PETISI 28 mengenai sosok Darmin Nasution yang di calonkan presiden SBY sebagai Calon tunggal Gubernur Bank Indonesia. (dni).