Terlibat Skandal Mesum, Partai Demokrat Diminta Bersikap Tegas

Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum

HMINEWS.COM- Menghadapi kasus Ahmad Tohari, Demokrat bergerak lebiih cepat. Investigasi kasus perselingkuhan antara Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jombang Ahmad Tohari alias Tohariel dengan pembantunya di-deadline 30 Agustus.

Peristiwa ini tak pelak membuat pengurus Partai Demokrat di tingkat pusat bereaksi. Bahkan anggota Dewan Pembina Demokrat Ahmad Mubarok berjanji akan menindak kader-kadernya yang melanggar aturan

“Demokrat tidak kompromi soal korupsi dan asusila,” kata Ahmad Mubarok. Hanya saja, penindakan terhadap anggota partai yang terbukti salah harus sesuai prosedur. Hukuman yang dijatuhkan tergantung pelanggaran yang dilakukan.

Kasus ini sudah mengisi ruang publik. Masyarakat kini tinggal menunggu bagaimana para pengurus Partai Demokrat menangani persoalan ini. Citra partai terutama di daerah jelas akan menjadi pertaruhan.

Perlu untuk diketahui,  bukan saja Ahmad Tohari yang terlibat skandal mesum. tetapi Muhammad Nazarudin, anggota DPR RI dari Komisi III  DPR RI, yang juga merupakan bendahara DPP Partai Demokrat diduga kuat sebagai pelaku pemerkosaan seorang wanita SPG (Sales Promotion Girl).

Muhammad Nazaruddin telah diduga melakukan pemerkosaan terhadap seorang SPG berinisial ‘D’ di hotel ‘A’ yang merupakan hotel Aston di Bandung. Peristiwa itu tak jauh berselang dengan penyelenggaraan acara partai ‘Mr N’ atau Partai Demokrat pada bulan Mei.

Petugas Kepolisian di Sentra Pelayanan Kepolisian Polsek Sukasari, Bandung, pun membenarkan bahwa pernah ada laporan seorang SPG korban perkosaan seorang Anggota DPR. “Dulu sih bikin laporannya di sini, tapi sekarang semua berkasnya sudah diserahkan ke Polresta Bandung Barat,” ujarnya, pada Jumat (6/8) sore beberapa waktu lalu. []dni