Thaksin Akan Bicara Soal Kekerasan Tentara Thailand Terhadap Demontran

Thaksin Shinawatra

HMINEWS-  Thaksin Shinawatra, mantan Perdana Menteri Thailand yang hidup dalam buangan, akan memberi keterangan seputar pelanggaran hak asasi dalam kekerasan politik terhadap demonstran pertengahan tahun ini. Kepada sebuah panel hak asasi manusia di Helsinki yang dibentuk oleh Amerika Serikat (AS), Thaksin akan memberikan kesaksiannya.

Thaksin, yang disingkirkan tentara pada 2006 dan kini tinggal di luar negara demi menghindari tuduhan suap, dianggap sebagai pengkritik utama Bangkok. Ia prihatin menyaksikan berpuluh-puluh orang meninggal dalam pertempuran antara rakyat melawan tentara.

Juru bicara dari Helsinki, Neil Simon menegaskan Thaksin akan memberi keterangan di hadapan panel tersebut pada 16 Disember ini.

Dalam sepucuk surat kepada bekas Perdana menteri itu, panel tersebut berkata, ‘tindakan keras terhadap para pengunjuk rasa politik di Bangkok, baru-baru ini merupakan satu hal penting’.

Thaksin dalam reaksinya menyambut baik tindakan pihak AS yang secara tidak langsung mengakui perilaku kekejaman terhadap manusia dalam unjuk rasa pada bulan April dan Mei 2010.

Juru bicara pemerintah Thailand, Panitan Wattanayagorn berkata, pihaknya sedang menimbang kemungkinan mengirimkan wakilnya dalam panel tersebut. [] ambra/lara