Para Istri Rabbi Larang Wanita Yahudi Nikahi Pemuda Arab

Para Istri Rabbi Larang Wanita Yahudi Nikahi Pemuda Arab

HMINEWS- Surat terbuka yang dibuat oleh sekitar 30 istri rabi di Israel mengimbau kepada para wanita Yahudi untuk tidak  berkencan ataupun menikah dengan lelaki Arab ataupun lelaki non-Yahudi lainnya. Surat yang langsung menuai kontroversi itu disebar di sinagog-sinagog dan diterbitkan di koran-koran keagamaan di Israel pada Rabu 29 Desember 2010.

Pada surat dikatakan bahwa lelaki Arab berlaku sopan dan bersikap sangat peduli ketika berada di dekat wanita Yahudi. Namun, sikap itu hanya untuk mengelabui wanita Yahudi. Bahkan untuk itu, lelaki Arab rela mengganti namanya menjadi nama Ibrani seperti Yossi dan Ami.

“Sikap ini hanya sementara. Ketika kau berada di genggamannya, berada di desanya, semuanya berubah. Kau bisa menanyakannya kepada puluhan wanita yang pernah mengalaminya. Mereka akan menceritakan semua,” tulis surat tersebut seperti dilansir dari laman CNN.

“Ketika kau sampai di desa mereka, hidupmu tidak akan pernah sama lagi. Perhatian berubah menjadi hinaan, pukulan dan pelecehan. Mereka tidak akan membiarkanmu pergi dari desa, mereka akan mengejarmu,” lanjut surat tersebut.

Surat itu juga menyarankan wanita Yahudi untuk tidak bekerja di kantor non-Yahudi atau yang mempekerjakan pegawai non-Yahudi.

Surat itu dibuat oleh kelompok ekstrim sayap kanan Yahudi, Lehava, yang berdalih tindakan mereka untuk mencegah terjadinya asimilasi di masyarakat Yahudi dan berusaha menjauhkan wanita Israel dari desa-desa Arab.

Warga keturunan Arab adalah salah satu etnis yang berdiam di Israel. Terdapat hampir 1,5 juta orang Arab di Israel atau 23 persen dari populasi Israel. Sebelumnya, terdapat surat serupa yang memerintahkan warga Yahudi untuk tidak menjual propertinya kepada warga non-Yahudi karena akan menurunkan harganya.

Kepala gerakan reformasi Israel, Rabbi Gilad Kariv, mengutuk keras surat itu dengan mengatakan bahwa Israel saat ini terpuruk ke dalam jurang rasisme dan xenophobia. Sebanyak 30 rabi perempuan dari gerakan ini juga mengecam keras surat tersebut.

Kariv bahkan telah menghubungi Perdana Menteri, Benjamin Netanyahu dan Menteri Keadilan, Yaacov Neeman untuk menanggapi hal ini.

Lebih dari 800 rabi di seluruh dunia juga telah membuat petisi menentang surat tersebut. Petisi mengatakan bahwa surat semacam itu akan merusak usaha mereka dalam mendorong masyarakat dunia mencintai dan mendukung Israel.

“Usaha untuk menanamkan kebijakan diskiminatif berdasarkan agama dan etnis di Taurat adalah cela yang menyakitkan pada tradisi kita. Am Yisrael (masyarakat Israel) tahu rasanya diskriminasi, dan kami masih memiliki luka akibat kebencian.” “Ketika mereka yang mengaku rabi di Israel melakukan hal ini kami kecewa, Itu adalah penodaan terhadap nama Tuhan,” tulis petisi tersebut.[]vv/ian

Gus Dur Pejuang Sejati Demokrasi Konstitusional

Gus Dur Pejuang Sejati Demokrasi Konstitusional

HMINEWS- Sosok seorang Abdurrahman Wahid atau yang akrab dipanggil Gus Dur adalah sosok yang akan selalu dikenang rakyat Indonesia, tak hanya sebagai mantan Presiden, namun juga sebagai guru bangsa yang telah  membuka keran pluralisme bangsa ini.

Sebagai seorang Presiden, Gus Dur juga seorang tokoh yang gigih memperjuangkan dan menegakkan konstitusi negeri ini dan menolak segala macam beentuk politik transaksional.

“Gus Dur adalah sosok yang gigih gmemperjuangkan demokrasi konstitusional, bukan konstitusi pasar atau transaksional,” ungkap ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD dalam sambutannya dalam acara mengenang KH. Abdurrahman Wahid dengan tema “Konsekuensi Menegakkan Konstitusi”, yang digelar di aula Mahkamah Konstitusi Jakarta, (29/12/2010).

Sementara itu, mantan Juru Bicara Gus Dur, Adhie Massardi mengatakan, Gus Dur ketika menjadi presiden adalah sosok yang sangat hati-hati dalam memilih menteri kabinetnya.

“Dalam memilih menteri Kabinet saja Gus Dur selalu berbasiskan konstitusi,” ungkap Adhie.

Sedangkan mantan pengacara Gus Dur, Ruhut Pangaribuan menilai sosok Gus Dur sebagai tokoh yang memperjuangkan hukum secara substansial, dan bukan sebatas prosedural atau sekedar legal formal.

“Gus Dur selalu berpesan, untuk menegakkan kebenaran, jangan jadikan hal-hal procedural dan legal formal sebagai halangan,” ungkapnya.[]dni

Ekonomi Indonesia dan Daerah 2011

Harry Azhar Azis, Aggota DPR Komisi XI

Oleh : Harry Azhar Azis, Aggota DPR Komisi XI

Tahun 2011 adalah tantangan baru perekonomian Indonesia.Ekonomi global 2010 dan 2011 masih masih melambat (IMF,2010). Amerika Serikat tumbuh 2,6% dan penganggurannya 9,6% (2010).Krisis utang Eropa di PIGS (Portugal, Irlandia, Greece dan Spayol) membuat kawasan Eropa tumbuh 1,7% (2010). Negara maju tumbuh 2,2%.Perdagangan dunia 7,0% dan ekonomi global 2011 diperkirakan tumbuh 4,2% dimana Asia Pasifik, terutama India dan China, masih sebagai motor ekonomi dunia.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia memang bervariasi sesuai kurunnya. Pada kurun waktu 1968-1982, rata-rata pertumbuhannyaberkisar 7.65% per tahun. Ketikaterjadi external shocks (OPEC Oil Price Shock 1979/1980) rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia turun menjadi 4.5%. Indonesia pulih mulai penghujung 1980an. Periode 1989 – 1993, pertumbuhan sekitar 7%. Pada 1994-1996 meningkat menjadi 7.9% per tahun. Sesaat setelah krisis moneter, pertumbuhan ekonomi Indonesia kolaps hingga -13.1%. Tahun-tahun selanjutnya meski positif,pertumbuhan relatif rendah sebelum krisis, hanya  mencapai 5% selama 2000-2010.Pengalaman ini tentu harus dicari hikmahnya agar pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat lebih tinggi dari yang ditargetkan.

Target pertumbuhan ekonomi APBNP 2010 (5,8%) mungkin menjadi 5,9%. Pertumbuhan 2011 tampaknya terbantu China dan India. Target APBN 2011 adalah 6,4%.Dalam target itu ditetapkan tiap 1% pertumbuhan harus membuka 400.000 lapangan kerja baru, dengan harapan pemerintah makin keras bekerja agar pengangguran dan kemiskinanterus ditekan.  Walau pertumbuhan ekonomi 2011 lebih tinggi 2010, suku bunga (6,5%) dan inflasi (5,3%) ditetapkan sama seperti target 2010. Nilai tukar rupiah diharapkan menguat dari Rp 9300 (2010) menjadi Rp 9.250 (2011) dan PDB meningkat lebih dari Rp 766 triliun di tahun 2011 dibanding 2010 (Rp 6.254 triliun).  Inflasi di 2010 tampaknya memburuk mencapai 6,5%. Nilai tukar justru di bawah Rp 9000 per 1 USD

Yang menarik, bila kurs rupiah menguat bukan saja ditentang eksportir tetapi juga Bank Indonesia (BI) karena merugikan mereka. Sebaliknya, menguntungkan keuangan pemerintah dan importir karena beban utang ringan dan daya beli importir menguat. BI cukup lama mampu menahan SBI 6,5%, yang bila di atas angka itu tentu akan berhadapan dengan Komisi XI DPR, yang sangat menentang kenaikan suku bunga.

Memang selama 5 tahun terakhir, BI tdk pernah mampu menurunkan SBI di bawah 6%. Angka ini bukan saja tidak kompetitif dibanding negara tetangga tetapi menjadi keluhan lama bagi pertubumbuhan sektor riel. BI selalu berargumen bahwa SBI sangat bergantung pada tingkat inflasi, sementara inflasi sangat dipengaruhi oleh administered prices dan volatile food prices, yang lebih menjadi domain Pemerintah, baik Pusat maupun daerah. Pasal 7 ayat 1 UU 3/2004 tentang BI menyatakan “tujuan BI adalah mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah.” Sampai sekarang belum ada responsibility measurement antara BI dan Pemerintah tentang siapa yang bertanggungjawab atas kontribusi inflasi. Core inflation yang kini ditettapkan 4%, walau sebelumnya 3%, tidak mustahil akan meningkat bila penanganan masalah inflasi tidak serius dilakukan oleh otoritas fiskal dan moneter ini. Pembentukan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) patut didukung oleh pemerintah daerah karena inflasi daerah menyumbang kepada inflasi nasional.

Pertumbuhan Sektoral

Periode 10 tahun terakhir, sektor pemberikontribusi nilai tambah terbesar dalam PDB adalah Industri pengolahan hingga akhir 2009 mencapai 26.4%.Proyeksi 2011 diperkirakan26.6%. Industri pengolahan sepertimigas; peralatan transportasi; makanan, rokok, dan pupuk; produksi kimia, tekstil, produk kulit dan alas kaki, yangmenggunakan padat modal dan teknomogi tinggi. Sektor kontributorterkecil adalah listrik, gas, dan air bersih. Sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar 0.8% dan 6.3% di2009 dan diproyeksi sama pada tahun 2011.

Sektor pertanian terus menurundi tahun 2009 sebesar 15,3 %dan siperkirakan sama pada2011. Sektor pertambangan dan penggalian porsinya menurun hingga 10.5% pada 2009. Sumber ini bersifatunrenewable.Mengubah struktur sektoral sehingga Indonesia menjadi seperti negara modern memang memerlukan perhatian yang serius dari pengambil kebijakan perekonomian nasional. Secara nasional laju pertumbuhan PDB2000-2009 cenderung meningkattapiper sektor perubahannyabervariasi. Selama periode ini pertumbuhan tertinggi terlihat padasektor transportasi dan komunikasi sebesar 17.1% diikuti listrik, gas dan air 14.7%,jasa 7.4% danindustri konstruksi 6.4%.

Sektor pertanian pertumbuhannyafluktuatif rata-rata 4%, walau sektor inimenampung lebih 40% tenaga kerja. Sejak krisis moneter 1998,jumlah penduduk bekerja di sektor pertanian meningkat mencapai hampir 50% tahun 2002. DiFebruari 2010,pekerja sektor pertanian mencapai42.83%. Transformasi perekonomian dari primer ke sektor industri dan jasa masih belum berhasil, karena penyerapan tenaga kerja justru meningkat di sektor pertanian.

Di sisi permintaan,  selama 10 tahun sektor konsumsi rumah tangga penyumbang terbesar (58,6%) terhadap PDB tahun 2009 dan poyeksi 2011 diperkirakan 57.1%. Pertumbuhannyacenderung meningkat 5% selama5 tahun terakhir. Kontribusi investasi ditahun 2011 diperkirakan 31%.Belanja pemerintah proyeksi 2011 menempati porsi terkecil 9.4%,peran pemerintah relatif kecil.

Tingginya belanja konsumsi dibanding investasi atasPDB,investasi terbentuk sulit memenuhi permintaan belanja konsumsi lebihbesar. Hal ini terlihat dari perkembangan ICOR (Incremental Capital Output Ratio) selama 10 tahun terakhir tidak menunjukan perbaikan yang signifikan.Kebijakan investasi perlu diperbaiki.

Pertumbuhan Kewilayahan

Memperhatikan Tabel 6,selama 10tahun Otonomi Daerahpemerataan pembangunan belum berubah.Tanpa koreksi, ketimpangan pembangunan antar wilayah terus terjadi.Jawa dan Sumatera tetap mendapat distribusi PDRB lebih 2/3 dari total GDP nasional.

Pembangunan kewilayahan merupakan kombinasi yang sinerggis antara kebijakan regulasi (terutama izin dan pajak serta pungutan) dan anggaran (terutamapublic investment).   Kebijakan atas penggunaan kedua alat pemerintahan tersebut bukan saja menunjukkan keberpihakan politik pembangunan pemerintahan, baik pusat maupun daerah, tetapi sekaligus arah dan strategi pilihan rakyat atas pemimpin yang dipilihnya, sejak reformasi dan demokratisasi.  Tabel-tabel berikut menunjukkan kondisi pembangunan, terutama dikaitkan politik pembangunan bagi sebesar-besarnya bermanfaat bagi kemakmuran rakyat. Kita berharap pada tahun-tahun berikutnya kondisi kesejahteraan akan menjadi lebih baik.

Warga Ambon Bangga dengan Timnas dan Pelatih!

Warga Ambon Bangga dengan Timnas dan Pelatih!

HMINEWS- Meski menang dan tidak menjadi juara dalam ajang piala AFF 2010, Namun Sebagian warga di Kota Ambon memuji penampilan dan perjuangan pemain tim nasional Indonesia setelah mengalahkan Malaysia 2-1 pada pertandingan kedua final Piala AFF di Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (30/12/2010) malam.

“Seluruh pemain telah berjuang maksimal dengan kemampuan yang dimiliki untuk penampilkan permainan terbaiknya saat membela nama bangsa dan negara,” kata salah seorang warga Ambon, Ary Sahetapy, yang ditemui seusai nonton bareng pertandingan Indonesia-Malaysia di Hotel Mutiara, Ambon, Rabu malam.

Dia mengakui, perjuangan dan usaha pemain tim Merah-Putih perlu diberikan apresiasi, karena mampu membalas kekalahan pada pertandingan leg pertama di Kuala Lumpur, Malaysia 26 Desember lalu.

Kendati kemenangan yang diraih tidak mampu mengantarkan Indonesia menjadi juara Piala AFF, menurut warga lainnya, Izaac, usaha dan kerja keras Bambang Pamungkas dkk perlu mendapatkan penghargaan dan dan dukungan seluruh masyarakat di Tanah Air.

“Timnas sudah menampilkan semua kemampuan terbaik yang dimiliki. Begitu pun pelatih Alfred Riedl juga telah melakukan yang terbaik untuk mengangkat pamor bangsa dan negara ini, sehingga patut dihargai,” katanya.

Sebagian warga mengaku bangga Indonesia menang atas Malaysia, karena mampu membalas kekalahan 3-0 yang dialami pada leg pertama beberapa hari lalu.

“Firman Utina dan kawan-kawan sudah menunjukkan kualitasnya sebagai pemain berkualitas di Tanah Air. Buktinya, mereka mampu mendominasi pertandingan sejak babak pertama dan kedua dan semangat menyerangnya tidak kendur,” kata Ketua Umum Pengprov Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indoensia (Porlasi) Maluku, Hellen de Lima.

Kendati demikian, sejumlah warga mengaku, para pemain terlalu terburu-buru dan tidak sabaran saat mendapatkan peluang untuk mencetak gol.

“Jika mereka sabar dan tenang pasti sudah banyak gol yang tercipta,” ujar sejumlah warga yang juga mengaku terkesan dengan penampilan prima kiper Malaysia Khairul Fahmi, yang mampu mengatasi sejumlah serangan pasukan Garuda.

Puluhan warga Kota Ambon malah merayakan kemenangan tim Garuda itu dengan konvoi kendaraan bermotor di beberapa ruas jalan di Ibu Kota Provinsi Maluku itu.

“Walaupun tidak menjuarai Piala AFF untuk keempat kalinya, pasukan Garuda telah menunjukkan keperkasaaan dan tetap menjadi juara,” ujar beberapa peserta konvoi.

Dalam pertandingan yang berakhir Rabu malam, striker timnas Malaysia, Mohd Safee bin Mohd Sali menjadi pencetak gol terbanyak gelaran Piala AFF 2010 dengan raihan lima gol.

Dari lima gol yang dihasilkan oleh pemain dengan nomor punggung 10 itu, tiga di antaranya disarangkan ke gawang timnas Indonesia. Sedangkan dua gol lainnya disarangkan ke gawang Vietnam.

Pada pertandingan final kedua Piala AFF 2010 di Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu, Mohd Safee mampu mencetak satu gol ke gawang Markus Haris Maulana di menit 53.

Dua gol lagi yang diciptakan oleh pemain yang saat ini memperkuat Selangor FC ke gawang Indonesia terjadi pada final pertama Piala AFF 2010 di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (26/12) dengan skor akhir 3-0.

Sedangkan kapten timnas Indonesia, Firman Utina, dinobatkan menjadi pemain terbaik Piala AFF 2010 meski timnas Merah Putih gagal menjadi juara untuk keempat kalinya.

Pemain dengan posisi gelandang dan menjadi pengatur serangan timnas Indonesia itu dinilai memiliki kemampuan lebih dibandingkan dengan seluruh pemain yang turun pada turnamen dua tahunan di tingkat ASEAN ini.(ant/ian)

Udah Bau Tanah, Bos Playboy Gaet Gadis Muda Model Bugil

HMINEWS.COM, Hugh Hefner, bos majalah Playboy, bikin kejutan lagi. Di usianya yang sudah 84 tahun, ia bertunangan dengan gadis yang usianya berbeda 60 tahun dengannya, Crystal Harris (24)

Pertunangan tersebut dilakukan pada Jumat 23 Desember 2010. Pendiri Playboy yang telah menikah dua kali itu tampaknya akan menjawab tantangan untuk menikah lagi.

“Ketika saya memberi Crystal cincin (pertunangan), dia berurai air mata. Ini adalah pekan Natal paling membahagiakan dalam kenangan,” kata Hefner dalam satu “tweet”-nya di Twitter.

Hefner, yang majalahnya didirikan pada 1953, bercerai dengan istri keduanya, Kimberley Conrad, tahun ini. Pernikahan pertamanya dengan Mildred Williams berakhir dengan perceraian pada 1959. Harris adalah “Playboy Playmate of the Month” edisi Desember 2009 dari majalah itu.

Hefner, yang dikenal di seluruh dunia dengan panggilan Hef, adalah pembela kebebasan seks dan hak-hak sipil, menerbitkan artikel-artikel yang menantang McCarthyism dan Perang Vietnam, serta membela kaum gay dan legalisasi mariyuana.

Edisi pertamanya yang menampilkan foto kalender Marilyn Monroe pada Desember 1953 terjual 51.000 eksemplar, dan ini membuatnya cukup untuk membiaya edisi kedua majalah telanjangnya itu. Itu adalah awal yang mengantarkan majalah itu menjadi perusahaan internasional berasset multijuta dolar AS. [OMG]

Orangnya Nurdin Gebukin Supporter Timnas

HMINEWS.COM, Jakarta – Usaha fans untuk mengusik Nurdin Halid kembali mendapatkan perlawanan. Kalau dulu hanya sekadar pencopotan spanduk, kini yang justru terjadi adalah kena bogem mentah.

Bahwa Piala AFF secara luar biasa telah menyatukan suporter Indonesia, itu bukan rahasia lagi. Bahwa usikan untuk sang ketua umum PSSI sejak beberapa pertandingan pun juga bukan rahasia. Sudah banyak spanduk-spanduk seperti itu terbentang di Stadion Gelora Bung Karno sejak fase grup.

Gambar sebuah spanduk bertuliskan “Lindungi Indonesia dari Godaan Nurdin yang Terkutuk” di salah satu sisi stadion. Itu hanyalah satu contoh dari “usikan” suporter untuk Nurdin. Dalam laga final II kedua melawan Malaysia, spanduk yang muncul malah lebih dari satu.

Ada kata-kata seperti “Love Timnas, Hate Nurdin” dan “Ganyang Nurdin” di antara spanduk-spanduk lain yang memberikan dukungan untuk para pemain atau timnas. Ini adalah salah satu bentuk protes para suporter. Protes yang bisa jadi hanya “secuil”, jika mengingat ribuan orang lainnya di jejaring sosial Twitter berseru menggunakan hashtag #NurdinTurun.

Tapi, spanduk-spanduk perlawanan itu juga mendapatkan perlawanan: mereka diturunkan dengan paksa. Bahkan dalam laga terakhir, seorang pemasang spanduk protes “Ganyang Nurdin” mendapatkan beberapa pukulan oleh sekelompok orang tak dikenal.

“Jadi, ya spanduk itu sebenarnya sektor selatan cukup lama. Spanduk kemudian kita copot ketika tim Malaysia mendapatkan pengalungan medali. Kita keluar. Turun. Di dekat pintu keluar-masuk bus tim (Pintu Merah GBK, red), di situ juga ada teman-teman yang membentangkan spanduk anti-nurdin. Ada spanduk saya juga. Setelah 15 menit akhirnya sudah dan spanuk sudah digulung dan udah disampirkan di pundak kayak sajadah,” papar Zen, seorang suporter pemilik spanduk itu.

“Tapi kemudian ada poster-poster yang disorot oleh kamera televisi lagi. Saya naik ke atas lagi. Berdua dengan kawan, namanya Islah. Persis di atas pintu merah, kita bentangkan sekitar 20 menit. Sambil mimpin orasi dari atas tapi tak terdengar.”

“Sekitar 15-20 menit ada lima orang datang. Bubarin orang-orang yang ada di situ. Spanduk dicopot dan saya kena pukul di situ. Itu bahaya, karena saya ada di sudut dan kalau jatuh, tingginya (tribun) kan 7-10 meter. Saya mendapatkan dua pukulan di leher dan di bawah bibir.”

Ia kemudian berlari meninggalkan para pengeroyoknya itu dan akhirnya dipisahkan oleh para Polisi yang berada di tribun. Namun, ketika hendak meninggalkan tribun, ia kembali berhadapan dengan sekelompok orang lainnya.

“Ada sekitar lima orang ketika saya hendak turun, mereka mau naik ke atas. Saya dipepet lagi ke tembok. Ada yang mukul kepala–saya melindungi kepala saya. Ada polisi lagi, dan mereka pisahkan lagi.”

Zen mengaku tak tahu siapa orang-orang itu. Yang bisa diberitahukannya adalah orang-orang itu memakai baju biasa–layaknya suporter lainnya dan setelah merebut spanduk-spanduk tersebut mereka terlihat masuk ke dalam pintu di dekat Pintu Merah GBK.

“Mereka pakai baju-baju biasa. Setelah itu mereka masuk ke dalam pintu merah GBK,” sebutnya.[OMG]

Inilah Penyanyi Rap Muslim dari New York

Raskhol Khan, Penyanyi Rap Muslim dari New York

HMINEWS- Musik dan agama kerap berjalan beriringan. Berbagai tradisi dari banyak agama memadukan lagu dan doa untuk menarik pengikut dari berbagai usia dan keyakinan. Jenis keramaian partisipatif semacam ini membantu menciptakan pengalaman rohani. Seringkali, musik populer Amerika bertentangan dengan keyakinan para penganut agama. Tetapi bagi seorang penyanyi rap Amerika, memadukan kedua dunia tersebut menjadi alat untuk menjembatani keyakinan, budaya dan menghapus stereotip.

Dimana lagi selain di jantung kota New York kita bisa menemukan seorang penyanyi rap Muslim keturunan Amerika, Irlandia dan Iran?

“Saya berusaha menyalurkan budaya-budaya yang saya warisi,” kata Cyrus McGoldrick yang memiliki nama panggung Raskol Khan.“Raskol Khan adalah karakter yang sangat mirip dengan saya dan semua orang: sebagai pria muda di kota yang mencoba melakukan hal yang benar, tetapi melawan dirinya sendiri dan melawan otoritas.”

Mahasiswa pada Universitas Columbia, Raskol Khan adalah seorang Muslim taat yang sholat lima kali sehari.

“Saya selalu mengatakan bahwa saya tidak menyanyi rap tentang Muslim, tetapi saya adalah penyanyi rap yang Muslim, karena saya sangat bangga menjadi Muslim di Amerika. Kota New York adalah pusat berpadunya berbagai budaya. Jadi dengan cara itu, kita bisa memiliki banyak ruang untuk kita – banyak ruang bagi Muslim – untuk hidup dan berinteraksi,” ungkap Rasko

Dan  di ruang itulah musiknya hadir.

“Saya mencoba menunjukkan lewat musik saya bahwa kita semua manusia. Kita semua menginginkan banyak hal yang sama. Bagi seorang Muslim – bagi setiap orang dengan berbagai keyakinan – penting untuk menunjukkan bahwa keputusan-keputusan kami jelas mengacu pada hal yang benar dan salah. Konsep dan prinsip utama itu, jika dipadukan dalam musik, sejalan dengan orang-orang; hal itu mempersatukan dan bukannya memecah-belah. Orang-orang bisa melihat seseorang yang dikenal sebagai Muslim; yang bangga sebagai warga Amerika,” kata Raskol lagi.

Di luar kesibukannya menyanyi atau belajar studi Timur Tengah, Asia dan Afrika, penyanyi berusia 20an tahun asal Rhode Island ini memanfaatkan waktu luangnya untuk berbagi kepada masyarakat dengan jalan mengajar membaca dan menulis pada program bernama Community Impact.

Menurut Raskol, “Keahlian-keahlian ini akan membantu banyak orang di masa depan. Semua keahlian yang bisa saya gunakan untuk diteruskan kepada mereka … itu sama-sama menguntungkan. Jika saya bisa membuat khidupan berarti dengan membantu orang lain dan terlibat dalam masyarakat, itu sempurna buat saya.”

Kedengarannya warga Muslim yang satu ini telah memetik sebuah pelajaran yang sifatnya universal yaitu bersikap toleran terhadap sesama manusia.[]voa/ian

Ekonomi Konstitusi

Dr. Rizal Ramli, mantan Menko Perekonomian

Oleh Dr. Rizal Ramli, mantan Menko Perekonomian

Dalam konteks haul 1 tahun Gus Dur,  secara personal, ijinkan saya menyampaikan beberapa hal yang baik untuk dikenang, antara lain:  Pertama,  Saya merasa bangga dan bersyukur pernah bekerja dengan Gus Dur, Wali ke-10, yang menurut ahli-ahli Islam memiliki pengaruh dan kawasan yang lebih luas dibandingkan kesembilan wali-wali sebelumnya.

Kedua, Ketika Gus Dur berkuasa, Saya pernah meminta hadiah “Gus”. Gus Dur dengan bercanda mengatakan “sulit, tetapi bukan tidak mungkin”.  Syukur bahwa dua  bulan yang lalu, Ikatan Alumni Pesantren Tebu Ireng memberikan gelar ‘Gus’ kepada saya, yang jauh lebih sulit dari gelar Sarjana dan Master.
Ketiga,  Gus Dur, selain Kyai yang unggul, adalah tokoh multi-bahasa, multi-linear dan sense of humor yang luar biasa. Banyak orang pandai tetapi linear. Gus Dur dalah tokoh multi-linear yang fasih membaca puisi bahasa Arab, senang sekali musik qasidah, sering mengucapkan Salawat Nabi, tetapi juga penggemar berat musik klasik terutama Beethoven (contoh: pertemuan dengan CEO BP, Sir John Browne).

Berikut refleksi ‘’Ekonomi Konstitusi’’ Gus Romli, panggilan akrab Rizal Ramli di kalangan NU,  untuk mengenang setahun wafatnya Gus Dur, yang Rabu ini (29/12/10) juga diperingati di Mahkamah Konstitusi Jakarta, dimana Rizal Ramli menjadi panelis selain Dr Mahfud Md.

Definisi & Konteks Historis

Istilah “Ekonomi Konstitusi” diperkenalkan ekonom-ekonom pergerakan untuk menegaskan kembali ekonomi yang berlandaskan konstitusi yang kerangka besarnya telah dirumuskan dengan baik di Undang-Undang Dasar 1945.

Amandemen UUD’45 setelah reformasi justru menyelundupkan beberapa prinsip dari neoliberalisme ke dalam Undang-Undang Dasar. Pada saat pembahasan UUD’45, Prof Mubyarto dari UGM mengundurkan diri dari Komisi Ekonomi karena menyadari adanya upaya untuk membelokkan UUD’45, apalagi mayoritas ekonom yang menjadi anggota komisi adalah ekonom-ekonom neoliberal.

Setelah kejatuhan Presiden Soekarno, walaupun tidak pernah diungkapkan secara eksplisit, Ekonomi Neoliberal mulai diperkenalkan secara bertahap tetapi terencana oleh regim otoriter ORBA. Presiden Soeharto sendiri sangat hati-hati untuk tidak secara eksplisit meyimpang dari UUD’45, walaupun tim ekonominya sering membelokkannya dengan menggunakan argumen dan rumusan yang lebih teknis dan kontekstual.

Kejatuhan Presiden Soeharto dan gelombang demokratisasi setelah Mei 1998, justru dimanfaatkan dan ditunggangi untuk menyelundupkan prinsip-prinsip neoliberalisme dalam Amandemen UUD’45 maupun dalam berbagai Undang-undang neoliberal tersebut biasanya disponsori dan dibiayai oleh lembaga-lembaga asing seperti USAID, IMF dan Bank Dunia, atau merupakan pra-syarat (conditionalities) pemberian pinjaman program atau sektoral. Neoliberalisme pasca reformasi tidak lagi malu-malu, semakin terbuka, eksplisit dan vulgar.

Ekonomi Konstitusi adalah anti-thesis dari ekonomi neoliberal. Banyak dari perumusan UUD’45 dalam bidang ekonomi kuliah di Eropa pada tahun 1930-an, pada saat dunia sedang menghadapi krisis ekonomi luar biasa (depresi 1930-1940-an), Bung Hatta, Bung Syahrir, dll., belajar di Eropa pada saat krisis ekonomi terbesar itu. Tidak aneh mereka memahami dan mengalami sendiri dampak dari kapitalisme ugal-ugalan dan dominasi dari spekulasi financial yang berlebihan.

Dalam konteks historis itulah, ketika mereka merumuskan UUD’45 dalam bidang ekonomi, dengan sengaja mereka memberi alternatif dari kapitalisme ugal-ugalan. Kesejahteraan rakyat adalah yang utama, diatas kesejahteraan orang per-orang (individual). Untuk itu, Negara harus memainkan peranan yang strategik dalam mengutamakan peningkatan kesejahteraan rakyat. Dalam pengertian seperti itu, ekonomi konstitusi adalah anti-thesis dari ekonomi neoliberal, yang lebih mengutamakan kesejahteraan individu dari kesejahteraan rakyat dan masyarakat.***

100 Mahasiswa dari Berbagai Kampus se-Indonesia Kumpul di Baubau!

* 100 Mahasiswa Terbaik dari Berbagai Kampus se-Indonesia Ngumpul di Baubau, Ada Apa?

HMINEWS- Sebanyak 100 mahasiswa terbaik dari berbagai Universitas di Indonesia akan berkumpul di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Mereka dijadwalkan untuk mengikuti Arung Sejarah Bahari.

Wali Kota Baubau, Mz Amirul Tamin di Baubau, Rabu, mengatakan, 100 mahasiswa tersebut terdiri dari berbagai disiplin ilmu di Universitas mereka masing-masing dan mempunyai Indeks Prestasi (IP) tinggi.

“Dalam arung sejarah bahari tersebut, ke 100 orang mahasiswa ini, akan membahas arung sejarah maritim, keterkaitan Budaya Bahari Kesultanan Buton dengan daerah lainnya,” katanya.

Ia menambahkan, palaksanaan arung sejarah bahari ini direcanakan bertepatan Hari Ulang Tahun Sulawesi Tenggara yang jatuh pada 27 April 2011.

Sebelum dijadikan lokasi arung sejarah bahari, tambah Amirul, pihaknya telah melakukan berbagai langkah diantaranya melakukan revitalisasi dan inventarisasi terhadap sejumlah situs budaya di Baubau.

Sementara itu, Direktur Geografi Sejarah, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Endjat Djaenuderadjat beberapa waktu lalu, mengatakan, potensi luar biasa dimiliki Buton mulai dari stategis geografis, aksesbilitas, potensi pariwisata dan Sumber Daya Alam (SDA). “Potensi yang paling menonjol yaitu Bahari. Ini yang menjadikan kota Baubau sebagai tuan rumah Arung sejarah Bahari Indonesia,” katanya.[]dni

Polusi Demokrasi

Oleh: Adnan Topan Husodo - Wakil Koordinator ICW

Oleh: Adnan Topan Husodo, Wakil Koordinator ICW

”The flood of money that gushes into politics today is a pollution of democracy” Theodore H White

Kualitas demokrasi perwakilan sangat ditentukan oleh berfungsi atau tidaknya partai politik sebagai institusi penyangganya. Untuk dapat menjalankan fungsinya sebagai pelaku demokrasi yang baik, partai politik harus memiliki seperangkat nilai dan prinsip demokrasi universal, baik yang dicantumkan dalam peraturan perundang-undangan maupun yang menjadi aturan main internalnya. Salah satu prinsip yang harus dipenuhi oleh partai politik supaya bisa menjadi pilar demokrasi yang kokoh adalah transparansi dan akuntabilitas pada pendanaannya.

Pada pertengahan Desember 2010, DPR RI telah mengesahkan Undang-Undang Partai Politik sebagai perubahan atas UU No 2/2008 tentang Partai Politik. Dengan lahirnya UU Partai Politik yang baru, seharusnya ada harapan bagi publik luas untuk melihat wajah demokrasi yang sebenarnya hadir di Indonesia. Namun, berkaca pada substansi pengaturan dana politik, tampaknya masyarakat harus menerima kenyataan bahwa partai politik masih akan cenderung koruptif dan menyimpang dari sistem dan prinsip demokrasi itu sendiri.

Diagnosis atas substansi pengaturan pendanaan politik yang tercantum dalam UU Partai Politik yang baru menunjukkan beberapa kelemahan yang sangat mendasar. Ditilik dari konsep pendanaan politik yang transparan dan akuntabel, meningkatnya sumbangan dari badan hukum dari Rp 5 miliar menjadi sebesar Rp 7,5 miliar dalam satu tahun anggaran sebagaimana tercantum dalam Pasal 35 ayat (1) huruf c justru menimbulkan potensi bagi partai politik untuk dikendalikan oleh segelintir pengendali modal.

Memperkuat oligarki

Secara ideal, sumbangan dana yang berlaku bagi partai politik seharusnya menggunakan rumus meningkatkan jumlah penyumbang dan memperkecil batas sumbangan maksimal. Dengan banyaknya jumlah penyumbang, secara otomatis jumlah sumbangan bagi partai politik juga meningkat. Hal ini menandakan partai politik telah mendapatkan dukungan real dari masyarakat, sekaligus melepaskan partai politik dari ketergantungan finansial pada sekelompok kecil pemilik modal saja.

Konsep sederhana ini dimaksudkan untuk menghindari pengaruh yang berlebihan dari penyumbang dominan atas kebijakan partai politik, terutama jika kelak berkuasa. Dengan demikian, penerapan prinsip di atas lebih jauh ditujukan untuk memerangi terbangunnya oligarki partai politik.

Kekhawatiran atas semakin menguatnya oligarki partai politik dengan format aturan pendanaan partai politik yang baru tidaklah berlebihan mengingat pada kenyataannya, partai politik masih dianggap sebagai alat kepentingan kuasa modal daripada sebagai representasi politik warga.

Penelitian Transparansi Internasional Indonesia pada tahun 2009 atas praktik transparansi pendanaan politik terhadap tujuh partai politik pendulang suara (Demokrat, PDI Perjuangan, Golkar, PKS, PKB, PAN, dan Hanura) menyimpulkan bahwa seluruh partai politik dalam sampel tidak bersedia memberikan laporan keuangan mereka dengan alasan rahasia. Akses publik yang minim atas laporan keuangan partai politik mengindikasikan dua hal: tiadanya administrasi pembukuan internal yang memadai serta banyaknya sumbangan yang tak dapat dipertanggungjawabkan asal-usulnya.

Laporan pemantauan Indonesia Corruption Watch (ICW) atas penyelenggaraan Pemilu 2009, baik pemilu legislatif maupun pemilu presiden, dapat menjadi rujukan bagaimana praktik transparansi dan akuntabilitas pendanaan politik—lebih khusus dana kampanye—masih sangat lemah. Dari perhitungan terhadap total sumbangan kampanye yang dilaporkan oleh partai politik kepada KPU, ICW menilai bahwa seluruh partai politik cenderung tak jujur dalam melaporkan seluruh sumbangan yang diterima.

Perhitungan kasar atas total belanja iklan politik di media massa selama masa kampanye 2009 sendiri sudah jauh lebih besar daripada total sumbangan dalam laporan resmi partai politik kepada KPU. Tentu saja jika kemudian ditambahkan dengan belanja kampanye lainnya, seperti pengadaan spanduk, umbul-umbul, kaus, sewa tempat, sewa kendaraan, membayar artis, dan sebagainya, jurang antara penerimaan aktual dan laporan resmi partai politik akan kian membesar.

Penyumbang tak terlacak

Kelemahan mendasar lainnya yang akan membuka peluang bagi terjadinya transaksi politik ilegal dalam tubuh partai politik adalah tiadanya prinsip keterbukaan yang sempurna. Memang dalam Pasal 39 ayat (1) sudah diadopsi ketentuan jika pengelolaan keuangan partai politik dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Demikian pula, pada ayat (2) pasal yang sama diatur adanya kewajiban mengaudit dan mengumumkan secara periodik pengelolaan keuangan partai politik. Namun, salah satu klausul yang justru menjadi jantung transparansi dan akuntabilitas pendanaan politik—yakni pencatatan, pemeliharaan, dan publikasi atas identitas penyumbang— tidak diatur sama sekali.

Tanpa adanya kewajiban mencatat, memelihara catatan, dan memublikasikan daftar dan identitas para penyumbang, partai politik tidak akan dapat memenuhi kaidah transparansi dan akuntabilitas yang sebenarnya. Pasalnya, jika hanya berbekal pada laporan keuangan hasil audit sebagaimana Pasal 39 atur, jejak para penyumbang sulit diketahui, apalagi diidentifikasi dengan jelas oleh publik. Padahal, kepentingan publik luas atas isu transparansi dan akuntabilitas pendanaan politik adalah mengetahui secara rinci siapa saja yang memberi sumbangan kepada partai politik.

Absennya ketentuan mengenai identitas penyumbang dan kewajiban membukanya kepada publik telah menjadi ancaman yang paling serius bagi terbangunnya praktik demokrasi yang sehat di Indonesia. Gejala bahwa partai politik di(salah)gunakan untuk kepentingan kelompok bisnis tertentu, dengan para pemodal besar yang menduduki jabatan sebagai ketua umum partai sebagai misal, adalah pertanda bahwa masa depan demokrasi di Indonesia masih berada pada lorong gelap. Gelap gulita![]kompas