Buya Pastikan Tidak Penuhi Undangan SBY

HMINEWS – Merespons undangan SBY kepada para tokoh agama yang menyatakan kebohongan pemerintah beberapa waktu lalu, Buya Syafii Maarif dipastikan tidak menghadirinya. Buya tidak hadir dengan alasan masih mengikuti sebuah acara di Yogyakart.

Sebagaimanya dikutip Vivanews, bBagi Syafii Maarif, yang paling penting bukanlah undangan dari Istana, melainkan bertindak. “Saya tidak bisa hadir. Saat ini sedang ada acara di Yogyakarta,” kata Buya (17/01/2011).

MenurutĀ  Maarif, kritik yang disampaikan para tokoh agama itu ibarat seseorang yang terkena luka tembak. Siapa target lukanya, itu harus segera diobati.

“Yang paling penting, bertindaklah sesuai janji. Setia pada konstitusi. Jalankan saja, itu saja kok, sangat sederhana,” kata Buya.

Buya melihat, respons pemerintah yang langsung mengundang tokoh agama merupakan hal yang wajar. Karena memang sudah semestinya pemerintah mengajak dialog.

Kritik yang disampaikan Buya dan beberapa tokoh agama disampaikan pada Senin 10 Januari pekan lalu. Mereka menilai kinerja roda pemerintah pimpinan Presiden SBY perlu mendapat peringatan keras. “Semua tokoh agama sudah turun gunung, kalau ini tidak diperhatikan, siapa kami ini sebenarnya?” kata Buya dalam pernyataan terbuka tokoh lintas agama di kantor PP Muhammadiyah, pekan lalu.

Menurut Buya, saat ini ‘monster’ kerapuhan sedang menyerang bangsa Indonesia. Kerapuhan moral, politik, ekonomi. Semua bidang rapuh. “Tapi, ada orang yang tidak merasa, yang tidak mau melihat kerapuhan itu,” imbuhnya. [] viva/lara