Dua Bulan Lagi, Washington Bangkrut

HMINEWS – Moody’s Corperation, perusahaan riset finansial internasional dan analisis komersial di Amerika Serikat memperingatkan resiko peningkatan utang pemerintah dan jika pihak Kongres tidak mencapai kesepakatan dalam hal ini, maka Washington akan dinyatakan bangkrut.

Peningkatan jumlah utang pemerintah dan berlanjutnya krisis ekonomi di Amerika Serikat, semakin mengikis simpanan kredit negara ini. Moody’s juga meragukan kesehatan finansial Amerika Serikat. Lembaga riset kredit global itu juga memperingatkan eskalasi resiko kelebihan utang Amerika Serikat sebagai kekuatan ekonomi terbesar sekaligus negara dengan utang terbanyak dunia.

Jika hingga pertengahan Juli 2011, tidak ada kemajuan signifikan dalam bujet Amerika Serikat, maka Amerika Serikat akan mengalami degradasi pada peringkat kekuatan finansial global. Moody’s Kamis (2/6) menyatakan bahwa untuk saat ini Amerika Serikat masih memegang peringkat teratas dalam rating finansial global.

Sebelumnya, lembaga rating Standard and Poors menyatakan bahwa Amerika Serikat tengah kehilangan posisinya sebagai kekuatan nomor wahid dunia. Statistik kredit keuangan di Amerika Serikat tengah mengalami perubahan dari stabil menjadi minus.

Di sisi lain, jika Kongres Amerika Serikat tidak segera mencapai kesepakatan soal batas utang pemerintah, maka dalam dua bulan mendatang, Washington akan dinyatakan bangkrut dan tidak akan mampu membayar gaji para pegawainya.

Pemerintah Amerika Serikat pada pertengahan bulan Maret lalu telah menerima kredit maksimum dan pada hakikatnya Washington sudah tidak dapat mengajukan pinjaman melampaui batas tersebut.

Sementara itu, Kementerian Keuangan Amerika Serikat menyatakan bahwa pemerintah akan mendapat kucuran dana untuk menutupi pengeluarannya hingga awal Agustus, hanya melalui mekanisme khusus.

Saat ini tingkat utang pemerintah Amerika Serikat telah mencapai 1,43 trilyun dolar. Dan jika pemerintah tidak mendapatkan ijin untuk mengajukan pinjaman lebih banyak, maka pemerintahan Presiden Barack Obama, akan diumumkan bangkrut.

Dalam hal ini, Obama memaparkan bahwa jika tidak tercapai solusi tepat, maka Amerika Serikat akan menghadapi krisis moneter yang lebih buruk dari saat ini.

Kubu Republik, sebagai oposisi Obama, menyetujui penambahan batas utang pemerintah namun dengan syarat Washington harus menekan pengeluarannya.[]irb/ian