Politisi Demokrat Masih Kekanak-Kanakan

HMINEWS – Pengamat Politik Universitas Indonesia (UI) Iberamsjah menyayangkan sikap saling tuding kader partai atas kasus-kasus korupsi yang menerpa Partai Demokrat. Pasalnya, Sikap itu bertolak belakang dengan imbauan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

Kasus dugaan suap Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Seskemenpora) yang diduga melibatkan M Nazaruddin membuat kader Partai Demokrat panik. Mereka melemparkan tudingan ke berbagai pihak dari luar maupun dalam partai sendiri.

Menurutnya Partai Demokrat sibuk menyalahkan pihak lain untuk menjelaskan bahwa partai mereka tidak bersala.

“Ini politisi kekanak-kanakan. Mereka menunjuk pihak lain bertanggungjawab atas polemik yang dihadapi partai. Menuding ada kesengajaan merusak partai dari luar dan dalam,” tegasnya di Jakarta, Kamis (2/6) .

Menurut Iberamsjah, Partai Demokrat tak perlu bersandiwara atas polemik yang dihadapi. Jika kadernya memang bersalah, harus diakui bahwa terjadi kebusukan di internal, tanpa perlu mencari kambing hitam. Partai Demokrat memang mengalami banyak masalah hukum seperti kasus Nazaruddin, serta Andi Nurpati yang terus mendapat sorotan publik terkait dugaan pemalsuan keputusan Mahkamah Konstitusi ketika masih menjadi anggota KPU Pusat.

Iberamsjah malah mencurigai kader yang melakukan tudingan tersebut mendapat bagian dari tindak kejahatan yang dilakukan. Pasalnya sikap itu bertolak belakang dengan imbaun Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

“SBY meminta mereka bersikap ksatria, tetapi sikap kekanak-kanakan ini jauh dari sikap ksatria itu sendiri. Padahal SBY kan orang paling dihormati di Partai Demokrat,” tegasnya.[]mi/ian