Dituduh Makan Uang Haram, Anas Terus Membantah!

HMINEWS – Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum membantah tudingan M. Nazaruddin terkait keterlibatannya dalam kasus suap pembangunan wisma atlet SEA Games di Palembang, Sumatra Selatan. Anas pun meminta mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu untuk segera membeberkan bukti soal tudingan keterlibatan teman-teman sejawatnya dalam kasus suap itu.

“Kalo ada data atau bukti dibawa saja ke Indonesia, jadi mudah. Bukan saja saya bantah, tetapi biarkan menjadi proses hukum. Apalagi sampai diliput di media,” kata Anas kepada wartawan saat ditemui di Jakarta, Jumat (15/7).

Rencananya, partai penguasa itu akan mengadakan rapat koordinasi nasional (rakornas) di Sentul, Bogor, Jawa Barat, 23 Juli mendatang. Rakornas itu akan digunakan untuk melakukan koreksi dan penertiban anggotanya yang tersangkut sejumlah kasus korupsi.

Nazaruddin yang hingga kini keberadaannya tak diketahui pernah mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Melalui telepon genggamnya, Nazar menuding rekan sejawatnya menerima uang pembangunan wisma atlet SEA Games, termasuk Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang dikatakan menerima Rp 9 miliar.[]ian/lip6