Yunus Hussein Tak Layak Pimpin KPK

HMINEWS – Yunus Hussein tidak layak memimpin KPK. Rekam jejak Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) itu dalam hal pemberantasan korupsi sangat buruk. Nyaris tidak ada kasus korupsi yang terbongkar dari hasil kerja PPATK.

Padahal sebagai Kepala PPATK, ia memiliki kemampuan dan kewenangan serta perangkat untuk mengendus praktik pencucian uang yang dilakukan para koruptor di negeri ini.

Oleh sebab itu, Koordinator Gerakan Indonesia Bersih, Adhie M Massardi, akan berkoordinasi dan meminta Komisi III DPR RI agar tidak memilih Yunus Hussein sebagai salah satu pimpinan KPK dalam fit and propper test yang akan dilakukan setelah Lebaran nanti.

Selain Yunus Hussein, menurut Adhie, sebenarnya masih ada beberapa lagi di antara delapan calon pimpinan KPK hasil Pansel yang diketuai Menkumham Patrialis yang tidak layak memimpin KPK. Pansel, menurut Adhie, tidak memiliki kriteria yang jelas dalam menyeleksi para kandidat pimpinan KPK.

“Tapi yang paling tidak layak ya Yunus Hussein itu. Di bawah kepemimpinan dia, PPATK bahkan tak sanggup melacak jejak aliran dana skandal rekayasa bailout Bank Century yang Rp 6,7 triliun itu. Ini sangat janggal,” ujar Jubir Presiden era Gus Dur ini, Selasa (23/8).

Tokoh oposisi ini menengarai PPATK sengaja menyembunyikan jejak aliran dana Centurygate. Dia ingat ketika PPATK belum lahir, Pansus Bank Bali (1999) bisa melacak aliran dananya hingga tujuh lapis ke bawah.

“Jangan sampai agenda terbesar KPK yang baru ini, menuntaskan skandal rekayasa bailout Bank Century jadi gagal,” tandas Adhie Massardi.[]rmol