Terkait Kebocoran Amonia, FKMA Ajak Masyarakat Gugat PT. Pupuk Iskandar Muda

Terkait kasus Kebocoran amoniak di PT. Pupuk Iskandar Muda   yang telah terjadi berulang kali, Forum Komunikasi Mahasiswa Aceh (FKMA) mengajak masyarakat yang terkena efek dari amoniak tersebut sudah  untuk melakukan gugatan terhadap PT. Pupuk Iskandar Muda.

“Sudah sekian kalinya para masyarakat yang berada di sekitar pabrik tersebut di evakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan, seharusnya kejadian seperti ini tidak perlu terulang lagi, karena masyarakat lah yang sangat dirugikan.” Kata presidium Forum Komunikasi Mahasiswa Aceh (FKMA) M. Agam Khalilullah kepada HMINEWS (22/12/2011).

Gas Amoniak, merupakan gas yang sangat berbahaya bagi manusia, beberapa penyakit yang disebabkan oleh gas amoniak, yaitu Iritasi terhadap saluran pernapasan, hidung, tenggorokan dan mata terjadi pada 400-700 ppm. Sedang pada 5000 ppm menimbulkan kematian. Kontak dengan mata dapat menimbulkan iritasi hingga kebutaan total. Kontak dengan kulit dapat menyebabkan luka bakar (frostbite).
Sebagaimana diatur dalam Undang-undang Republik Indonesia No 32 Tahun 2009 pasal 91 ayat 1 yaitu: Masyarakat berhak mengajukan gugatan perwakilan kelompok untuk kepentingan dirinya sendiri dan/atau untuk kepentingan masyarakat apabila mengalami kerugian akibat pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup.
Masyarakat tidak perlu takut untuk melakukan gugatan tersebut perusahaan pupuk tersebut, karena tidak ada seorang pun yang dapat mengkriminalkan ketika masyarakat melakukan gugatan tersebut. Seperti yang di amanahkan oleh Undang-undang republik Indonesia No 32 Tahun 2009 Pasal 66, yaitu: Setiap orang yang memperjuangkan hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat tidak dapat dituntut secara pidana maupun digugat secara perdata.
Selain masyarakat, organisasi lingkungan juga berhak untuk melakukan terhadap perusahaan yang melakukan pencemaran lingkungan, saat ini sudah jelas dalam bentuk nyata bahawasannya PT. Pupuk Iskandar Muda sudah melakukan pencemaran lingkungan untuk kesekian kalinya.
Maka, kami juga mendesak Oraganisasi atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang fokus pada lingkungan untuk melakukan gugatan terhadap PT. Pupuk Iskandar Muda,karena kasus pencemaran lingkungan.
Hal tersebut juga diatur didalam Undang-undang Republik Indonesia No. 32 Tahun 2009 pasal 92 ayat 1, yaitu Dalam rangka pelaksanaan tanggung jawab perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, organisasi lingkungan hidup berhak mengajukan gugatan untuk kepentingan pelestarian fungsi lingkungan hidup.
Kami juga mendesak Menteri Lingkungan Hidup untuk mencabut izin perusahaan PT. Pupuk Iskandar Muda, karena menurut kami perusahaan tersebut telah melakukan pencemaran lingkungann dan menyebabkan masyarakat yang berada di sekitar pabrik menyebabkan kesehatannya menjadi terganggu, serta masyarakat itu pun tidak bisa menikmati Hak Atas Lingkungan Yang Layak. [] lk