Rakyat Serempak Tolak Kenaikan Harga BBM

HMINEWS.Com – Rakyat Indonesia di berbagai daerah serempak menolak rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Aksi terjadi dimotori anak-anak muda dan mahasiswa dengan satu suara: batalkan rencana kenaikan harga BBM. Atau jika BBM Naik, SBY Turun!

Dari wilayah Indonesia Timur, aksi terjadi di Jayapura oleh Aliansi Gerakan Pemuda Mahasiswa Papua (AGPMP) yang terdiri dari sejumlah elemen gerakan mahasiswa seperti HMI, PMII, PMKRI, GMKI, FMI serta sejumlah BEM (22/3). Mereka menyandera mobil tangki BBM di depan gedung DPRD Provinsi.

Sedangkan di Ternate unjukrasa ricuh antara mahasiswa dengan polisi di depan RRI Ternate, Maluku Utara, Senin (26/3). Demonstran juga sempat menggelar shalat ghaib menyimbolkan matinya nurani penyelenggara negara.

Begitu juga di Makassar, Sulawesi Selatan, ratusan mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan berunjuk rasa di SPBU di Jalan Rappocini Raya, Makassar. Memikul keranda mayat, memblokir jalan serta menyegel SPBU.

Di Bandung, Jawa Barat, di depan Gedung Sate terjadi hal yang sama. Mahasiswa berhadap-hadapan dengan aparat kepolisian Polrestabes Bandung dan sejumlah mahasiswa ditangkap.

Jakarta sebagai ibukota negara, apalagi, paling semarak dengan demo yang terjadi serempak di sejumlah titik. Seperti di depan Gedung DPR/MPR, Istana Negara, Bundaran HI, Kementerian BUMN, Kelapa Gading dan daerah sekitarnya, Jabodetabek. Aksi dilakukan massa mahasiswa dan buruh, yang akan berlanjut keesokan harinya lebih massif (27/3/2012).

Pulau Sumatera tak luput digoyang. Massa dari mahasiswa dan umum menyerbu Bandara Polonia menyuarakan penolakan kenaikan harga BBM. Semua unjukrasa tersebut merupaka reaksi atas apa yang dirasakan rakyat secara langsung. Namun apakah pemerintah akan membuta-tuli ataukan terus melenggang dengan menaikkan harga BBM? Kita tunggu.