Ormas Serbu Peluncuran Buku Irshad Manji Di Salihara

HMINEWS.Com – Peluncuran buku Irshad Manji di Komunitas Salihara dibubarkan paksa sejumlah ormas Islam. Terdiri dari FPI (Front Pembela Islam) dan FBR (Forum Betawi Rempug).

Setelah ditolak di Solo, peluncuran buku ‘Allah, Liberty and Love’ karya tokoh feminis tersebut mendapat penolakan lebih keras di Jakarta. Kedatangannya dari Kanada ke Komunitas Salihara, Jalan Salihara Pasar Minggu didemo puluhan orang.

“Kami tidak ingin ada komunitas lesbi dan gay di sini. Mengkampanyekan lesbi dan homo atas nama agama. Kita tidak peduli, kita akan serang kalau bawa agama Islam,” ancam pentolan FPI DKI Jakarta, Habib Novel diiringi teriakan yang lain, Jumat (4/5/2012).

Massa yang datang 20 menit setelah dimulainya acara pada pukul 19.00 kemudian dimediasi dengan panitia kegiatan, kemudian tercapai kesepakatan diskusi peluncuran buku dihentikan.

Hadir dalam peluncuran buku tersebut pendiri Komunitas Salihara, Goenawan Mohamad dan mantan salah seorang pegiatnya yang kini telah menjadi politisi Demokrat, Ulil Abshar Abdalla. Sebelumnya, aksi boikot tersebut diserukan Dewan Dakwah Kota Depok. []

Indonesia Dinilai Makin Aman Untuk Turis Australia

HMINEWS.Com – Australian nyatakan keamanan Indonesia  sudah membaik, sejajar dengan Filipina, India, Turki dan Thailand. Karenanya negeri kanguru tersebut menurunkan tingkat peringatan bagi warganya yang akan mengunjungi Indonesia.

Peringatan tersebut masih berupa ‘Exercise a high degree of caution’ atau agar warga Australia tetap menerapkan kehati-hatian tinggi, serta tetap mempertimbangkan kembali keinginan berkunjung ke Indonesia, ‘reconsider their need to travel.’

Menurut Dubes Australia untuk Indonesia, hal itu sama artinya dengan kondisi Indonesia sebelum adanya Bom Bali 2002.

“Ini merupakan perkembangan positif berdasarkan penilaian yang dilakukan dengan hati-hati tentang tingkat ancaman pada pengunjung Australia di Indonesia,” kata Dubes Greg Moriarty, Jumat (4/5/2012).

Di antara bahaya yang mereka khawatirkan berupa ancaman teroris yang bisa terjadi sewaktu-waktu, hukuman berat untuk kasus pelanggaran narkoba dan risiko bencana alam. Tiap tahunnya lebih dari 850.000 warga Australia berkunjung ke Indonesia. []

Upayakan Pemaafan, Saudi Tangguhkan Eksekusi Tiga TKI

HMINEWS.Com –  Kerajaan Arab Saudi akhirnya mengulur waktu hukuman mati bagi empat Tenaga Kerja Indonesia (TKI) untuk mendapatkan pemaafan dari keluarga majikan. Hal itu menyusul upaya surat Presiden SBY kepada Raja Arab Saudi meminta perpanjangan waktu.

“Pemerintah menyambut baik respon Raja Arab Saudi terhadap surat dari Presiden RI terkait warga Indonesia yang menghadapi hukuman mati. Mengingat Rjaa Arab Saudi sudah memberikan perpanjangan waktu tiga bulan bagi WNI yang terancam hukuman mati untuk bisa melakukan pembelaan lanjutan,” kata Jubir Kementerian Luar Negeri, Michael Tene, Jumat (4/5/2012).

Dengan adanya perpanjangan waktu tersebut, pihak RI terus berupaya memintakan maaf pada keluarga majikan ketiga TKI yang membunuh majikan. Menindaklanjuti hal itu, lanjut Tene, Menlu Marty Natalegawa akan ke Arab Saudi membahas permasalahan TKI, 8 Mei nanti.

Selain surat permintaan penangguhan dari Presiden SBY, hal yang turut mempengaruhi kebijakan Arab Saudi adalah moratorium (penundaan) pengiriman TKI ke Arab Saudi, padahal negara tersebut sangat membutuhkan TKI, khususnya untuk pembantu. Perpanjangan waktu dikeluarkan langsung Raja Arab Saudi Kamis (3/5/2012) kemarin. []

Polda Lampung Dinilai Tidak Becus Tangkal Anarkisme

HMINEWS.Com – Terjadinya dua unjukrasa anarkis di Lampung dalam sepekan  membuktikan polisi tidak becus. Polda Lampung tidak mampu mengatasi demo anarkis yang merusak perkantoran di Pemkab Lampung Selatan (30/4/2012) dan membakar kantor Bupati Mesuji (3/5/2012).

Hal itu disesalkan banyak pihak, termasuk Gubernur Lampung, Sjahroedin. “Seharusnya, bila Polda Lampung tidak mampu bisa saja minta bantuan Mabes Polri untuk mencegah aksi anarkis,” kata Sjachroedin, Jumat (4/5/2012).

Kata Sjahroedin, seharusnya polisi bertindak tegas terhadap anarkisme dan tidak perlu mentoleransi, tetapi harus cepat dan berani mengambil keputusan untuk mencegahnya.

Seperti diberitakan, Pemkab Lampung Selatan dirusak massa anti Bupati Rico Mendoza karena pembangunan patung mantan Bupati Zainal Abidin, kakek bupati yang sekarang. Sementara di Mesuji, massa merupakan pendukung Wakil Bupati Mesuji, Ismail Ishak yang terancam dipecat Mendagri karena kasus korupsi, dihukum 1 tahun penjara. []

Dianggap Kampus Kapitalis Liberal, UGM Didemo Mahasiswa

HMINEWS.Com – Memperingati Hari Pendidikan Nasional, sejumlah mahasiswa mendemo Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dianggap sebagai simbol kampus liberal dan kapitalis.

“UGM adalah simbol kampus liberal dan kapitalis, karena dahulu kampus ini dibuat untuk kampus rakyat dan kampus perlawanan, tapi mengapa kampus ini hanya diperuntukkan hanya bagi kaum bermodal saja?” kata Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) Cabang Yogyakarta, Zuhad Aji Firmantoro, Kamis (3/5/2012).

Dalam aksi tersebut HMI MPO bealiansi dengan FMN (Front Mahasiswa Nasional), Pembebasan dan SMI (Serikat Mahasiswa Indonesia). Aksi dimulai dari Universitas Islam Indonesia (UII) di Jalan Cik Di Tiro, long march menuju Bundaran UGM.

Usai dari UGM, aksi dilanjutkan dengan pawai sepeda motor menuju Jalan Abu Bakar Ali, Gedung DPRD DIY. Pengunjukrasa ditemui sejumlah anggota dewan.

Tidak hanya sampai di situ, setelah dialog, massa kembali bergerak ke Jalan Malioboro dan menggelar pertunjukan treatikal dengan tema mahalnnya pendidikan di Indonesia khususnnya di Yogyakarta sebagai kota pelajar. Aksi ini sempat memacetkan Jalan Maloboro sepanjang 7 KM. Sambil bergantian orasi menuju Titik Nol Yogyakarta.

Selain menyuarakan pendidikan murah, mahasiswa juga menuntut perbaikan kualitas dan kesejahteraan guru, serta menolak RUU Perguruan Tinggi yang dinilai dapat mengungkung kreatifitas mahasiswa.

“Pendidikan murah bagi rakyat, perbaikan kesejahteraan dan kualitas guru merupakan kunci menyongsong Indonesia bermartabat. Kami juga menolak RUU PT dan liberalisasi pendidikan karena dapat mengkerangkeng kreatifitas mahasiswa,” tandas Muhtar. (Harun)

Irshad Manji Tidak Diterima Di Solo

HMINEWS.Com – Rencana kedatangan Irshad Manji untuk peluncuran buku “Allah, Liberty and Love” ditolak di sejumlah tempat. Seperti di Solo, kedatangan tokoh Lesbian asal Kanada tersebut dibatalkan di Balai Soedjatmoko dan Universitas Muhammadiyah Surakarta 8 Mei mendatang.

Pembatalan tersebut akibat protes dari Laskar Umat Islam Solo (LUIS) yang mendatangi Balai Soedjatmoko, Kamis (2/5/2012). Ketua LUIS, Edi Lukito SH yang didampingi Endro Sudarsono menyampaikan keberatan elemen umat Islam Solo kepada Balai Soedjatmoko dan mengatakan hal itu sebagai penghinaan terhadap Islam.

Keberatan tersebut diterima pengurus Balai Soedjatmoko, Hari Boediono dan Koordinator Forum Jejer Wadhon, Dewi Candraningrum. LUIS menyampaikan bahwa Irshad Manji merupakan tokoh fenimins dan penganut ideologi tertentu yang membahayakan masyarakat.

Bahkan secara tegas Edi Lukito mengatakan, “Pada jaman Nabi, orang seperti itu dibunuh.”

Selain untuk melanggengkan praktek hubungan sesama jenis, lanjut Edi, kedatangan Manji adalah untuk mendukung legalisasi undang-undang praktek lesbian dan homo di Indonesia.

Senada dengan LUIS, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Solo, Prof Zainal Arifin juga menyatakan umat Islam Solo harus menolak  kedatangan Manji sebagai bentuk perlawanan terhadap kekufuran. (RDS)