Penderita Tumor Ganas 15 Tahun Diabaikan Pemda

HMINEWS.Com – Melihat kondisi seorang warga penderita kanker kulit stadium lanjut yang diabaikan pemerintah, mahasiswa Tanjungbalai dan Asahan tergerak. Mereka turun ke jalan menggalang dana untuk pengobatan kanker yang telah memakan sebagian wajah seorang ibu tersebut.

Adalah Jumiati (49) isti Sofyan, warga Pematang Pasir, Gang Pancing Kecamatan Teluk Nibung, Tanjung Balai. Ia telah menderita kanker (tumor ganas) selama 15 tahun dan telah berulangkali minta bantuan pemerintah daerah setempat, namun tidak mendapat tanggapan. Bahkan dalam usahanya yang terakhir, ia hanya mendapat ‘uang kasihan’ Rp100.000 (seratus ribu) dari anggota DPRD.

“Ironisnya ketika ibu tersebut meminta bantuan pemerintah Kota Tanjung Balai dan wakil rakyat sama sekali tidak ada perhatian. Pada suatu ketika ibu itu datang dalam rapat wakil rakyat Kota Tanjung Balai, beliau hanya menerima uang Rp100.000 dari semua fraksi yang sedang rapat. Ini yang membuat kami tergerak membantunya,” kata salah seorang peserta pengumpulan dana, Indra, Jum’at (21/9/2012).

Pengumpulan dana yang berlangsung sejak Senin (17/9) lalu tersebut telah uang Rp.5.400.000 dari para pengguna jalan. Aksi yang dikoordinatori oleh Andrian Sulin tersebut diikuti kader HMI dari Cabang Asahan dan Tanjung Balai dari Kampus Universitas Asahan, STMIK-AMIK Royal Kisaran, serta Politeknik Tanjung Balai.

Kini Bu Jumiati telah dibawa ke Kota Medan untuk mendapat pengobatan di Rumah Sakit H Adam Malik, Medan setelah pihak Pemda Tanjung Balai bersedia menanggung biayanya.