Kaban: KPU Arogan dan Pilih-pilih

HMINEWS.Com – Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) MS Kaban menilai Komisi Pemilihan Umum (KPU) hanya mau menunjukkan sikap otoriter dengan hasil verifikasi yang hanya meloloskan 10 partai politik. KPU dinilai tidak transpraran dengan tidak menyampaikan argumen kepada partai-partai politik yang ada.

“KPU sekedar menunjukkan sikap otoriter tanpa membuka argimentasi yang disampaikan ke partai politik. Di mana aspirasi, di mana keterbukaan itu?” kata Ka’ban kepada wartawan di kantor PBB di Pasar Minggu, Kamis (10/1/2013).

Tidak hanya itu, KPU dinilai cenderung pilih-pilih partai dengan skenario yang telah dihembuskan sejak sebelumnya, yang menyatakan bahwa hanya 10 partai yang bakal lolos, dan terbukti demikian. Ketidakadilan KPU, lanjut Kaban, juga dapat dilihat dari cara kerja KPU yang tidak mau mengecek fakta secara mendalam.

“PBB meski anggotanya jelas dan pengurusnya juga jelas di seluruh Indonesia dibuat TMS (Tidak Memenuhi Syarat) dengan syarat yang diada-adakan, sedangkan partai lain yang hanya memasang poster-poster ketua umumnya saja dan anggotanya belum jelas dinyatakan MS (Memenuhi Syarat),” lanjutnya.

Dengan kenyataan demikian, maka ke depannya akan sulit memperbaiki demokrasi Indonesia. “Jika dalam prosesnya ini saja banyak kesalahan, bagaimana hasil akhirnya nanti?” ujarnya.

Fathur