Sesat Pikir Hakim Picu Naiknya Kasus Perkosaan

HMINEWS.Com – Ucapan sembrono hakim Daming Sunusi dinilai memicu naiknya kasus perkosaan di Indonesia. Kasus perkosaan meningkat karena pelaku melihat hakim di Indonesia menganggap kejahatan tersebut bukan seabgai kejahatan serius.

“Jelas pola pikir hakim Daming yang menganggap itu sebagai bahan candaan merupakan pemicu kasus pemerkosaan di Indonesia,” kata Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Badriyah Fayumi usai jumpa pers di Kantor KPAI, Jl Teuku Umar, Jakarta, Senin (11/2/2013).

Badriyah menegaskan kasus perkosaan bukanlah bahan olok-olok termasuk bagi hakim dan anggota DPR. KPAI meminta agar para hakim lebih peka dalam menangani kasus kejahatan asusila, termasuk perkosaan.

“Itu menujukkan alam bawah sadar hakim kita yaitu memandang perkosaan sebagai sesuatu yang biasa-biasa saja dan bisa dijadikan humor. Seharusnya hakim kita perlu lebih sensitif pada soal kemanuasiaan. Termasuk pejabat publik juga harus sensitif,” lanjutnya.

KPAI juga meminta Mahkamah Agung (MA) tidak memandang secara formalitas semata dalam membela hakim Daming. Karena selain persoalan tidak hanya pada kesalahan berdasar putusan, pola pikir para hakim juga perlu diluruskan, termasuk mereka yang membela Daming.

Kata Pramoedya Ananta Toer, seorang terpelajar itu harus adil sejak dalam pikiran.