Rakyat Khawatir Kinerja SBY Tersedot Untuk Partai

HMINEWS.Com – Kinerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dikhawatirkan menurun akibat terlalu mengurusi Partai Demokrat. Kekhawatiran itu tersurat dalam hasil survey yang dilakukan oleh Lingkaran Survey Indonesia (LSI), yang menunjukkan kekhawatiran 68,42 persen responden.

“Sebanyak 68,42 persen publik merasa khawatir dengan komitmen presiden dalam menjalankan tugas di sisa masa pemerintahannya,” ujar peneliti LSI, Hanggoro Doso Pamungkas, di Rawamangun, Jakarta Timur, Ahad (17/2/2013).

Selebihnya, yaitu 24,29 persen responden, merasa yakin SBY tetap fokus menjalankan tugasnya sebagai presiden, dan 7,29 persen responden tidak menjawab. Survey yang dilakukan pada 11-14 Februari 2013 tersebut diikuti 1.200 responden dari 33 provinsi di Indonesia dengan margin eror 2,9 persen.

Menurut Hanggoro, kekhawatiran bukan didasarkan pada penurunan elektabilitas Partai Demokrat, akan tetapi pada fokus SBY yang akan tersita untuk masalah tersebut.

“Bukan karena penurunan elektabilitas PD, tapi ketika SBY turun tangan dalam mengambil fungsi tugas Anas. Ini yang meresahkan,” terangnya.

Sebelumnya, yaitu pada saat penandantanganan Pakta Integritas Partai Demokrat yang dipimpin langsung oleh SBY, SBY mengungkapkan, campurtangan dirinya pada partainya tersebut tidak akan mengganggu kinerjanya sebagai presiden. Bahkan SBY beralasan, presiden-presiden sebelumnya juga tercatat mengurus partai seperti Pak Harto dengan Golkarnya dan Megawati dengan PDIP-nya.