Bajaj Perdamaian Pakistan

Syed Ali Abbas Zaidi dan Heena Bukhari*

Bajaj Perdamaian Pakistan, Aman Sawari

Islamabad – Seru, unik, meriah dan yang paling penting, punya misi serius untuk menggalakkan perdamaian. Mari kita naik Aman Sawari – Bajaj Perdamaian!

Diprakarsai Pakistan Youth Alliance (PYA), kampanye Aman Sawari bertujuan untuk menanam benih budaya damai dan toleran melalui penggunaan seni, yang mudah diakses dan berpindah-pindah, lewat media bajaj.

Kampanye Aman Sawari bertujuan untuk merevitalisasi sebuah budaya lama, di mana bajaj digunakan untuk iklan dan propaganda dengan menghiasinya dengan pesan-pesan perdamaian dan toleransi seperti “peace not pieces” (“perdamaian bukan perpecahan”) dan “menghormati agama lain membuat agama Anda dihormati.” Ini kontras dengan pesan-pesan intoleransi dan permusuhan, yang belakangan menjadi tampilan permanen di angkutan ini di seantero Pakistan.

Kampanye Aman Sawari pertama kali diluncurkan di Karachi pada Desember 2012. Karachi terbilang kota paling multikultural di Pakistan dan karenanya konsep “persatuan dalam keragaman” seringkali menjadi hal yang sulit dicapai. Namun, kampanye ini telah menunjukkan bahwa melalui kreativitas dan keterlibatan orang-orang dari akar rumput, ekspresi seni bisa berhasil membawa rasa solidaritas di kalangan masyarakat dalam perjuangan bersama untuk hidup berdampingan secara damai.

PYA menginginkan para sopir dan penumpang bajaj menjadi bagian inti dari kampanye ini. Lebih dari 200 anak sekolah dari berbagai latar belakang etnis di Karachi dilibatkan dalam merancang dan mempromosikan kampanye Aman Sawari dan banyak pengemudi bajaj yang antusias dan ingin bajaj mereka didekorasi untuk mempromosikan perdamaian. Ini merupakan cara yang efektif untuk melibatkan anak muda yang sangat bersemangat dan penuh ide untuk bekerja bersama demi Pakistan yang damai.

Bagi para sopir bajaj, merelakan bajaj mereka dihias membuat mereka merasa memberikan kontribusi berharga bagi sejarah.

Selain itu, para pengemudi bajaj ini mendapati peningkatan sekitar 300 rupee (30.000 rupiah) dalam pendapatan harian mereka sejak bajaj mereka dihias. Mereka yakin ini dikarenakan tujuan baik dari kampanye ini dan karena tampilan bajaj yang lebih ramah dan warna-warni memiliki daya tarik lebih. Sikap antusias para pengemudi bajaj dan anak-anak sekolah menghidupkan kampanye ini serta tujuannya untuk menciptakan budaya perdamaian melalui seni.

Berhasilnya kketerlibatan para pengemudi bajaj dan anak-anak sekolah menunjukkan bagaimana sikap banyak anggota masyarakat terhadap seni dan kekuatan yang dimiliki seni dalam menciptakan Pakistan yang toleran dan damai.

Sikap-sikap ini dan efek-efek positif dari berbagai program seperti kampanye Aman Sawari bisa kembali menumbuhkan harapan pada banyak orang yang memang sangat membutuhkannya.

PYA juga percaya bahwa promosi seni dalam bentuk apapun merupakan cara yang damai dan penting untuk mengubah citra Pakistan yang sudah sangat rusak dan negatif di seluruh dunia. Kampanye ini juga bertujuan untuk menghilangkan mitos tentang Pakistan dan rakyatnya. Kampanye ini ingin menunjukkan keberagaman dan kreativitas dari sebuah bangsa yang telah mengalami lebih banyak konflik, internal maupun internasional, dalam dasawarsa terakhir dibandingkan kebanyakan negara lain.

Kampanye Aman Sawari bisa menunjukkan pada masyarakat global bahwa ada prakarsa-prakarsa yang sedang dijalankan untuk menangani masalah-masalah inti di masyarakat Pakistan.

PYA berharap bahwa setiap perjalanan dengan bajaj perdamaian ini akan berkontribusi pada mengakarnya konsep perdamaian, toleransi dan persatuan di masyarakat. Dengan cara inilah perdamaian akan berjalan di Pakistan, ala Aman Sawari.

* Syed Ali Abbas Zaidi adalah pendiri Pakistan Youth Alliance. Heena Bukhari adalah seorang aktivis sosial di London. (CGNews).