Pengurus dan Kader HMI Gorontalo Diupgrade

HMINEWS.Com – Selang seminggu pelantikan, HMI Cabang Gorontalo mulai menunjukkan kerja ke organisasiannya. Mengawali kegiatan dengan upgrading yang diikuti seluruh pengurus cabang, korps pengader, Kohati serta pengurus komisariat HMI Cabang Gorontalo.

Dalam sambutannya, Isra Beng selaku Ketua Umum HMI Cabang Gorontalo mengajak seluruh pengurus cabang, lembaga khusus yang ada di Cabang maupun komisariat agar serius mengikuti kegiatan upgrading, agar setiap pengurus dapat mengetahui porsi dan kerja masing-masing.

Materi pertama dibawakan Kalbi Tulusa, adalah tentang ‘Peran Komisariat sebagai basis masa HMI.’ “Kerja-kerja komisariat yang bersentuhan langsung dengan dunia kampus adalah menjadi untuk mewarnai lingkungan kampus,” kata Kalbi, Ahad (24/3/2013).

Kalbi yang juga pernah menjadi Ketua Umum Komisariat MIPA UNG periode 2010-2011 banyak memberikan pemahaman tentang sumbangsih Komisariat terhadap perkaderan di HMI. Komisariat, kata dia, sangat perlu dikembangkan karena di komisariatlah kader mengawali dan mengenal HMI secara struktural. “Apabila kita mapan di komisariat maka ketika kita naik pada jenjang selanjutnya dalam hal ini adalah cabang, maka kita tidak akan mengalami kekakuan begitu juga di struktur PB,” sambungnya.

Materi kedua tentang peran KP (Korp Pengader) sebagai ujung tombak perkaderan yang dibawakan langsung oleh Fendi Tulusa. Dalam materinya Fendi menekankan implementasi kultur HMI yang sudah menjadi tradisi HMI Cabang Gorontalo. “Korps Pengader adalah wajah asli HMI atau HMI berjalan, rusaknya KP maka rusak pula HMI sebagai representasi dari organisasi, kultur HMI harus terjaga dan terpelihara dan ini harus dilakukan oleh seluruh kader HMI khususnya KP, aturan HMI adalah aturan Islam sehingga kita ber-HMI berarti kita ber Islam,” kata Ketua Umum HMI Cabang Gorontalo periode 2011-2012 ini.

Terakhir materi dibawakan oleh Iskandar Matiti yaitu manfaat ber-HMI secara struktural. Ia menekankan kerja-kerja setiap aparat dan lembaga-lembaga yang ada di HMI yang harus bersifat konsultatif terhadap cabang, setiap kegiatan di lembaga HMI tidak boleh tumpang tindih antara lembaga yang satu dengan yang lainnya, sehingga perlunya sebuah kerja sama yang baik antara semua lembaga yang ada di cabang.

Menurut Ketua Umum 2 periode ini (2008-2010), sifat jama’ah HMI tidak boleh saling terpecah sehingga semua persoalan dapat terselesaikan dengan baik. Upgreading ini berlangsung selama sehari dari Pukul 09.00 Wita-17.00 Wita yang bertempat di Sekretariat HMI MPO Cabang Gorontalo.