Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa Jahit Mulut dan Mogok Makan

HMINEWS.Com – Rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) diprotes dengan aksi jahit mulut dan mogok makan. Adalah gabungan mahasiswa dari Universitas Bung Karno (UBK) dan Universitas Satya Negara Indonesia (USNI) yang melakukan aksi nekat tersebut.

Ada tiga mahasiswa yang menjahit mulut di posko yang mereka dirikan sejak 17 April 2013 lalu di depan kantor YLBHI, Jakarta Pusat. Mahasiswa menilai kenaikan harga BBM hanya upaya menutupi kebocoran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang mencapai 60 persennya.

“Dan ngerinya kebocoran anggaran itu bukannya ditutupi dengan uang-uang yang telah dikorupsi oleh anggota DPR dan pejabat, melainkan ditutupi dengan menaikkan harga BBM. Ini adalah bukti kegagalan Rezim SBY-Boediono yang tidak pro terhadap rakyatnya,” tulis kelompok yang menamakan diri “Mahasiswa Melawan” tersebut.

“Mahasiswa Melawan” juga menyoroti pembuatan akun twitter @istanarakyat dan @sbyudhoyono (milik Presiden SBY) tidak dapat menjadi jembatan antara rakyat dengan pemerintah. Mereka juga mendesak rezim SBY-Boediono dilengserkan.