Kongres HMI MPO Ke-29 Akan Gunakan Model Pemilihan Baru

HMINEWS.Com – Pada Kongres HMI (MPO) ke-29 mendatang akan digunakan model pemilihan yang berbeda. Pemilihan formatur, mide formatur dan anggota Majelis Syuro Organisasi (MSO) akan disatukan, sehingga menjadi lebih efektif. Demikian model yang diusulkan ┬áMajelis Pekerja Kongres (MPK) dalam rapat ┬ádi Sekretariat PB HMI (MPO) di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Ahad (9/6/2013).

Menurut salah seorang anggota MPK Kongres, Abdul Gofar (mantan Ketua Umum HMI Cabang Jakarta), pemilihan nanti akan menggunakan surat suara untuk tiga calon sekaligus yang diusulkan oleh masing-masing utusan cabang.

“Surat suara dibuat berisi tiga kolom; untuk formatur, mide formatur dan MSO, sehingga prosesnya menjadi lebih cepat,” ujar Abdul Gofar.

Anggota MPK yang lain, Agus Thohir dan Burhanuddin Arifin, sebelumnya telah membahas perihal pemilihan formatur, mide formatur dan MSO yang terpisah-pisah dan prosesnya memakan waktu lama. Apalagi dengan urutan pemilihan formatur-mide formatur dan MSO, biasanya para peserta kurang terkonsentrasikan setelah formatur dipilih, sehingga dua hal lainnya dianggap kurang menarik dan dikesampingkan.

Dalam rapat yang berlangsung hingga dini hari tersebut juga dibahas sejumlah syarat dan kriteria calon formatur yang akan dipilih seperti loyalitasnya terhadap HMI, kesediaan tinggal di ibukota negara, terjaga moralitasnya, kefasihan dan lainnya. MPK juga berdiskusi dengan Sekjen PB HMI MPO, Muhammad Akbar mengenai indikator dari kriteria yang dipersyaratkan tersebut.