Jusuf Kalla: Fastabiqul Khairat Dua HMI

Puji Hartoyo (kiri, Ketua Umum PB HMI 'MPO') dan Arif Rosyid (kanan, Ketua Umum PB HMI)

HMINEWS.Com – Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyatakan adanya dua HMI harus disikapi secara positif. Selama belum menyatu, dua HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) harus tetap akur, berkarya dan berlomba-lomba dalam kebaikan, serta tidak saling bertikai.

“Tidak apa-apa asal jangan bertikai. Silaturrahmi harus tetap dibangun dan fastabiqul khairat, berlomba-lomba dalam kebaikan,” kata Jusuf Kalla dalam acara buka puasa Korps Alumni HMI (KAHMI) di kediamannya di Pondok Indah, Sabtu (21/7/2013).

Dalam acara tersebut, JK merasa surprise dengan kehadiran dua Ketua Umum masing-masing Pengurus Besar HMI; Arif Rosyid (yang terpilih dalam Kongres HMI ke-28 di Jakarta) dan Puji Hartoyo (yang terpilih dalam Kongres ke-29 HMI ‘MPO’ di Bogor). Ia juga menegaskan, HMI sebagai bagian dari kaum intelektual harus menjunjung intelektualitas.

“Forum-forum HMI jangan kembali ke zaman purbakala. Di zaman purbakala manusia mengandalkan batu dan kayu, kalau intelektual itu pakai pulpen dan buku, sekarang malah sudah ada ipad,” lanjutnya berkelakar disambut tawa hadirin.

Dalam acara buka puasa KAHMI di rumah JK tersebut, sejumlah alumni yang hadir di antaranya Fahmi Idris, Musni Umar, Mahfud MD, Sekjen KAHMI Subandrio, dan lainnya serta para pengurus PB HMI dan cabang. Sebagaimana lazimnya, buka puasa dilrangkai dengan shalat maghrib, isya dan tarawih berjama’ah.

Fathur