HMI Unhas Harus Jadi Aktor Utama

Makassar, Buletinsia.com-Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) Komisariat Universitas Hasanuddin (Unhas) diharapkan mampu memberikan solusi konkrit terhadap kebijakan kampus yang dianggap tidak pro mahasiswa.

Restorasi gerakan mahasiswa dibutuhkan untuk mengubah gerakan mahasiswa yang selama ini dianggap tidak lagi produktif dalam memecahkan problematika kemahasiswaan dan keummatan.

Demikian disampaikan oleh Ketua HMI Komisariat Unhas, Acho Noor Salam saat memberikan sambutan dalam acara penutupan basic training akbar se Unhas di Gedung Aptisi sejak Rabu (14/5) lalu hingga Minggu (18/5). Acara basic training ini meluluskan sekitar 20 peserta dari kampus Unhas dan beberapa dari kampus lain yang ada di Makassar.

“Saat ini khususnya dikampus Unhas gerakan mahasiswa memang marak, namun gerakan-gerakan mahasiswa tersebut tak ada yang memberikan solusi konkrit,” ujarnya.

Setelah perekrutan kader baru di kampusnya ini, Acho mengharapkan kader-kader lepasan basic training dapat menghidupkan kembali kajian-kajian ilmiah, kemudian dengan modal intelektual tersebut kader HMI mampu mengambil peran populis di tengah-tengah dinamika kehidupan kemahasiswaan yang selama ini seakan hilang kekritisannya.

“Semoga berawal dengan kegiatan basic training ini HMI MPO dapat kembali bangkit memberikan warna baru gerakan kemahasiswaan di kampus Unhas setelah beberapa tahun terakhir ini vakum,” harapnya. (abr