Tolak RUU Pilkada, HMI Kendari Hearing dengan DPRD Sultra

kendariHMINEWS.Com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) Cabang Kendari menghadiri undangan dengar pendapat bersama DPRD Provinsi Sultra yang di gelar di aula Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi  Sulawesi Tenggara (22/09/2014).
Ketua Umum HMI-MPO Cabang Kendari, Budiman mengatakan agenda dengar pendapat bersama DPRD Provinsi
Sultra merupakan tindak lanjut dari aksi sebelumnya  (17/9) terkait penolakan RUU PILKADA yang tengah digodok di Komisi II DPR-RI.
“Subtansi dari rapat dengar pendapat ini adalah mendengarkan langsung sikap dari fraksi-fraksi yang berada di DPRD  Prov Sultra,” ujarnya.
 
Dalam dengar pendapat tersebut, tak ada satupun legislator yang menegaskan sikapnya secara kelembagaan. Menurut Ketua DPRD Prov. Sultra, Sabaruddin Labamba dari Fraksi Amanat Reformasi mengatakan secara individu dari nurani kecilnya ia menolak RUU Pilkada atau kepala daerah hanya dipilih oleh DPRD. “Secara fraksi saya tidak dapat menyampaikan, sebab melalui mekanisme partai karena saya bukan Ketua Fraksi,” ucapnya.
 
Sementara itu kata Ketua Fraksi Partai Demokrat Endang yang juga sebagai wakil ketua DPRD Prov Sultra mengungkapkan perlunya mengevaluasi Sistem Pemilihan Kepala Daerah karena  masih banyak problem yang tak dapat dinafikan. Seperti biaya politik yang mahal, money politik, konflik horizontal ini harus kita carikan solusi.
 
“Sebelum SBY mengambil sikap, saya terlebih dulu secara pribadi hari Rabu (17/9) lalu telah menolak RUU Pilkada,” tegas alumni HMI Cabang Kendari ini.

Training Google Application Unila Latih Kader Ahli Teknologi

trainingHMINEWS.Com – Masih dalam rangkaian Creology Week 2014, Pers Mahasiswa Pilar Ekonomi mengadakanTraining Google Application for Education (GAFE) untuk kadernya, Jumat (19/9), di Gedung D101 FEB Universitas Lampung (Unila).
Kegiatan yang didukung Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia itu, dimaksudkan untuk memperkenalkan aplikasi Google untuk pendidikan. “Kemarin kami sudah mengadakan lomba esai, lomba foto, bazzar hingga festival musik (lomba akustik) untuk mendukung ekonomi kreatif, sekarang kami gandeng Google Student Group Unila buat bekal teknologi,”  ujar Gita Leviana Putri, Pemimpin Umum Pilar Ekonomi Unila, Sabtu (20/9).
Dia juga menambahkan, pada Sabtu-Minggu (20-21/9), diadakan Pelatihan Jurnalitik Mahasiswa Tingkat Dasar yang diikuti Pers Mahasiswa se-Lampung.
Disebutkan, pembicara dalam acara GAFE ini yaitu Rizki Kesuma Putra yang merupakan Google Students Ambassador 2014. Beberapa bulan lalu Rizki Kesuma Putra sempat mewakili Indonesia ke Filiphina untuk berkumpul dengan Ambassador Google lainnya.
Sementara Google Student Ambassador 2014 Rizki Kesuma Gutra mengatakan, dia sangat berharap peserta terinspirasi untuk mengeskplorasi lebih banyak manfaat dari produk-produk GAFE yang memang gratis.
“Sehingga kita bisa memberikan suatu pergerakan lebih dalam untuk mendukung perkembangan dunia pendidikan,” katanya.
Pemimpin Umum Pilar Ekonomi Unila Gita Leviana Putri juga menyampaikan hal senada dengan Rizki, dia berharap setelah training ini, kader-kadernya semakin paham dengan produk aplikasi Google, dan bisa mengimplementasikannya di Pilar Ekonomi, di bangku perkuliahan maupun di tengah masyarakat. (rel)

Komisariat UMT Tangerang dan UIKA Bogor Gelar LK1 Bersama

UMT TangerangHMINEWS.Com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Komisariat Universitas Muhammadiyah Tangerang dan Ibnu Khaldun Bogor melakukan Latihan Kader 1 (LK1) bersama guna membangun sinergitas antar cabang.

Menurut Abdul Muhyi Ketua Pelaksana dari komisariat UMT mengatakan “kegiatan ini merupakan agenda bersama kamu dengan Komisariat UIKA guna menciptakan sinergitas antar dua cabang khususnya Bogor dan Tangerang Raya.” Terangnya

Muhyi juga menambahkan “kegiatan ini mengangkat tema Merevolusi gerakan mahasiswa Islam menjadi insan ulil albab guna terwujudnya tatanan masyarakat yang di ridhoi Allah SWT, kegiatan ini dilaksanakan di Villa Sugeng, Kemang Bogor yang dilaksanakan selama 3 hari yang dimulau sejak tanggal 19-21 September 2014”. Imbuhnya

Sementara ketua umum HMI Cabang Tangerang Raya mengatakan “Jumlah peserta kalai ini cukup luat biasa terbukti dengan jumlah peserta 68 calon kader yang terdiri dari 35 Tangerang dan 33 Bogor.”

Faridal berharap setelah Lk1 ini HMI Tangerang Raya dan Bogor menjadi episetrum gerakan mahasiswa di daerah masung-masing dan membawa perubaham yang diridhoi Allah SWT yang sesuai dengan tema kali ini,” kata dia

Salah seorang peserta LK1 dari komisariat UMT, Agus Christian berkomentar “kegiatan ini sangat luar biasa dengan penuh kesederhanaan dan keakraban sehingga terbangun sebuah satu gerakan mahasiswa yang mempunyai pemikiran yang revolusioner,” katanya.

Creology Week Persma Unila Diminati Pengunjung

HMINEWS.Com – Sejak dibuka pada Senin (15/9) lalu,  acara bazzar yang merupakan rangkaian Creology Week 2014 yang digelar Pers Mahasiswa Pilar Ekonomi Universitas Lampung (Unila) semakin ramai didatangi pengunjung.
Acara yang didukung Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia itu, hingga kemarin, terlihat antusias pengunjungbazzar yang menyaksikan kegiatan bazzar. Bazzar Creology Week 2014 penuh kreativitas dan seni, sehingga membuat semua mata tertuju ke kampus itu.
Ketua pelaksana kegiatan Creology Week 2014, Fachrul Rozie mengungkapkan, sejumlah kegiatan telah berlangsung, di antaranya penampilan group musik lokal, penampilan teater hingga musik daerah menghiasi panggung Creology Week.  Fachrul Rozie menceritakan, penampilan kabaret dari Kolastra SMA Negeri 9 Bandarlampung tadi membuatbazzar berkali lipat lebih ramai dari hari sebelumnya, ditambah dengan adanya group keroncong Kribo yang turut menyemarakkan acara.
“Mereka semua keren, sehingga para pedagang yang membuka stand di lokasi bazzar kami laris, kami juga senang acara kami sangat diminati khalayak ramai,” ujar Oji, sapaan akrab  ketua pelaksana.
Sementara itu, Pemimpun Umum Pilar Ekonomi, Gita Leviana Putri mengaku senang karena acara yang digagas oleh lembaga pers yang dia pimpin bisa diterima semua pihak dan terlihat autiasme pengunjung.
“Jumlah pengunjung yang hadir berbanding lurus dengan sampah yang berserakan di beberapa tempat lokasi acara. Harapannya sih ke depannya pengunjung lebih bisa menjaga kebersihan,” tambah Gita. (rel)

Pledoi Anas Urbaningrum: JPU Hanya Percayai Omongan Nazar

Anas UHMINEWS.Com – Terdakwa kasus dugaan suap proyek Hambalang, Anas Urbaningrum menyatakan Jaksa Penuntut Umum KPK sejak awal hanya mempercayai Nazarudin, mengabaikan saksi lain dan menihilkan fakta-fakta persidangan.

“Keterangan para saksi telah dengan jelas membantah dakwaan Jaksa Penuntut Umum yang diulangi lagi dalam surat tuntutan, seolah-olah keterangan para saksi dianggap tidak ada, hanya keterangan saksi Muhammad Nazarudin yang dianggap ada dan benar, padahal justru kenyataannya adalah sebaliknya,” kata Anas Urbaningrum dalam pembelaannya  di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (18/9/2014) sore.

Anas membeberkan, JPU sejak awal selalu mengaitkan dirinya selaku anggota DPR RI dengan proyek-proyek dari pembiayaan APBN dan APBNP yang digarap Nazarudin. Ia secara rinci juga membantah dakwaan bahwa dirinya menerima Rp 118.704.782.230 dan uang sebesar 5.291.070 USD.

“Adalah pemaksaan dakwaan dan tuntutan, tidak berdasar, tidak memakai logika, tidak berdasarkan bukti, irasional dan hanya berdasarkan keterangan sepihak di dalam BAP saksi Muhammad Nazarudin serta telah terbantah secara telak oleh para saksi yang dihadirkan sendiri oleh Jaksa Penuntut Umum di dalam persidangan yang terhormat ini,” lanjut Anas.

Sementara mengenai uang senilai Rp 2,305 miliar dari PT Adhi Karya untuk membantu pencalonan dirinya dalam kongres Partai Demokrat juga tidak terbukti. Bahkan untuk poin tersebut, JPU berubah-ubah menyebut besarannya terhadap terdakwa lain.

Sidang 1/3 Kongres Partai Demokrat

Anas menyatakan, sejak awal JPUhanya mengkhususkan dirinya. KPK juga tidak mampu menyentuh pihak lain yang secara objektif hukum setara dengannya, tetapi secara politik tidak boleh tersentuh oleh proses hukum terkait kongres.

“Pada saat disebut bahwa bukan panitia kongres yang dihadirkan, tentu yang dimaksudkan adalah panitia pengarah yang ketuanya adalah Edhy Baskoro Yudhoyono karena faktanya adalah telah dihadirkan Didik Mukrianto ketua panitia kognres yang telah diperiksa sebagai saksi pada proses penyidikan, padahal siapapun mengerti bahwa tentang penyelenggaraan kongres pasti melihat kepada panitia pengarah sebagai pihak yang paling paham tentang seluruh rangkaian acara dan bagaimana kongres diselenggarakan,” paparnya.

Usai pembacaan pledoi pribadinya, sidang dilanjut dengan pembacaan pledoi oleh tim kuasa hukum yang dimulai oleh Hindun Anisah dan dilanjut oleh Adnan Buyung Nasution.

34 Kementrian, Jokowi ‘Bagi-bagi Kue’

Jokowi jkHMINEWS.Com – Ketua Umum PB HMI MPO, Puji Hartoyo menilai postur kabinet Jokowi-JK yang berjumlah 34 kementerian terdiri dengan komposisi 18 dari kalangan profesional murni dan 16 dari partai sebagai bukti ketundukan Jokowi-JK pada partai. Padahal dalam kampanye sebelumnya Jokowi-JK mengumumkan koalisi tanpa syarat dan akan merampingkan kabinet.

“Kabinet Jokowi-JK dengan perpaduan dari parpol yang masih cukup tinggi memperlihatkan Jokowi-JK kompromistis dengan kepentingan partai,” kata Puji Hartoyo, Selasa (16/9/2014).

Kata Puji, postur kabinet yang demikian jauh dari harapan masyarakat. Ia mengingatkan, rakyat memilih Jokowi-JK pada pilpres lalu karena dianggap bisa mewujudkan harapan rakyat 5 tahun mendatang, salah satunya janji koalisi tanpa syarat dan kabinet ramping.

Di masa Presiden SBY dengan jumlah menteri sama seperti yang diumumkan oleh Jokowi-JK, lanut Puji, paduan profesional dan unsur partai yang sama sama besarnya berasal dari parpol cukup tinggi karena masih adanya unsur ‘bagi-bagi kue.’

“Parpol pendukung dianggap memiliki jasa memenangkan maka harus diberikan porsi yang sepadan. Sepertinya hal yang tidak jauh berbeda dilakukan oleh Jokowi-JK,” ujarnya.

Puji menyatakan tidak seharusnya Jokowi-JK tunduk pada kepentingan partai. “Rakyatlah pemegang mandat sebenarnya. Maka utamakan rakyat dan jauhkan politik bagi-bagi kue,” tandasnya.

Profesional dan Profesional Partai untuk Kabinet Jokowi-JK

Jokowi jkHMINEWS.Com –  Jokowi-Jusuf Kalla telah mengumumkan, akan ada 34 kementrian di kabinetnya. Menteri-menteri yang duduk akan berasal dari kalangan profesional dan partai, yang disebutnya profesional partai.

“Telah kita rumuskan jumlah kementeriannya ada 34 yang nanti akan diisi oleh 18 profesional dan 16 profesional partai,” kata Jokowi didampingi Jusuf Kalla di Kantor Transisi, Jalan Situbondo Menteng Jakarta Pusat, Senin (15/9/2014) petang.

Jokowi juga mengatakan, jumlah Menko (menteri koordinator) tetap ada. “Menko tetep tiga,”lanjutnya.

Meski telah diumumkan jumlah dan komposisinya, akan tetapi Jokowi-JK belum menetukan nama-nama calon menteri yang dimaksud. Menurutnya masih ada waktu sebulan untuk mematangkan hal tersebut, juga karena sejumlah nama masih belum sesuai.

Selain itu nanti akan ada kementerian yang mengurusi persoalan kemaritiman dan kementerian yang mengurusi masalah kependudukan. Ia berharap waktu yang masih ada dapat dimaksimalkan dengan partisipasi masyarakat memberikan masukan.

“Untuk terciptanya pemerintahan yang bekerja dan hadir di tengah-tengah rakyat dan pemerintahan yang berkonsolidasi,” ujarnya.

Tren Baru Pemberantasan Korupsi, Hak Politik Dicabut

BusyroMuqoddasHMINEWS.Com – Mahkamah Agung (MA) memperberat hukuman untuk Luthfi Hasan Ishaq dalam sidang kasasi yang digelar Senin (15/9) kemarin. Hukuman 18 tahun penjara, atau dua tahun lebih lama dibanding putusan sidang pertama, masih ditambah dengan pencabutan hak politiknya.

Demikian disampaikan Wakil Ketua KPK, Busjro Muqodas kepada wartawan, Selasa (16/9/2014). KPK juga bersyukur dengan putusan tersebut yang dinilai pro-penegakan  hukum yang berdaulat, serta bagi perlindungan rakyat dari kekuatan modal.

“KPK mensyukur putusan MA yang progresif dan protektif terhadap peternak sebagai segmen kaum lemah yang ditindas. Vonis MA ini menandai semakin menguatnya spirit kerakyatan sebagai subyek hukum berdaulat yang terus menerus dilemahkan oleh penguasa yang anti kerakyatan dan pro kekuatan modal pemburu rente semata,” kata Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas.

Dicabutnya hak politik LHI ini memang sesuai tuntutan KPK. Luthfi diduga terlibat dalam kasus impor daging sapi. Karena sebagai wakil rakyat, ia menerima fee dari pengusaha.

Bujro, yang kini mendaftar kembali sebagai calon pimpinan KPK itu mengatakan kasus LHI merupakan korupsi yang sistemik dan berimbas langsung kepada peternak sapi. “Mereka mampu untuk memenuhi kebutuhan daging sapi dalam negeri tapi dilumpuhkan oleh kebijakan impor sapi. Adanya unsur mentraksasikan kekuasaan untuk memburu rente adalah bukti terdapatnya pelanggaran HAM Ekosob terhadap kaum peternak,” lanjutnya.

Selain Busjro, sebelumnya Anas Urbaningrum pekan lalu dituntut dicabut hak politiknya.

Sirikit Syah Terima FAM Writer Award 2014

Sirikit SyahHMINEWS.Com – Direktur Sirikit School of Writing (SSW) Dra. Sirikit Syah, M.A., yang juga pegiat literasi Kota Surabaya menerima FAM Writer Award 2014 yang diberikan Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia Wilayah Surabaya. Sirikit Syah merupakan tokoh literasi pertama yang menerima penghargaan itu.

Penghargaan diserahkan Koordinator FAM Wilayah Surabaya, Yudha Prima, dalam rangkaian kegiatan Diskusi Menulis bertajuk “Menjadi Keren dengan Menulis”, Ahad (14/9), di aula Perpustakaan Kota Surabaya, disaksikan puluhan pegiat literasi yang datang dari beberapa kota, di antaranya Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Pasuruan, dan Jombang. Turut hadir tokoh literasi lainnya, di antaranya Much Khoiri dari Jaringan Literasi Indonesia.

Koordinator FAM Wilayah Surabaya Yudha Prima lewat Siaran Pers Senin (15/9) di Surabaya mengatakan, Sirikit Syah adalah sosok pejuang literasi yang istiqamah dalam menekuni dunia kepenulisan.

“Selama puluhan tahun beliau banyak memproduksi karya-karya yang mencerahkan. FAM juga respect atas dedikasi beliau dalam membina generasi muda dengan mendirikan SSW. Selain itu, beliau juga sosok survival yang tak kenal menyerah dengan segala ujian hidup, meski harus terus menjalani kemoterapi secara rutin akibat kanker, namun itu tak membuatnya berhenti berkarya,” kata Yudha Prima.

Ditambahkan Yudha Prima, perjalanan literasi Sirikit Syah selama puluhan tahun di jalur kepenulisan telah dimulai sejak kelas 5 SD. Dengan menulis, beliau mendapatkan banyak reward, mulai dari beasiswa hingga sering diundang berkunjung ke mancanegara, salah satunya undangan dari Walikota San Fransisco.

“Award berupa plakat FAM Writer Award 2014 dan piagam ini semata bentuk perhatian kepedulian FAM Indonesia terhadap tokoh-tokoh peduli literasi,” ujarnya.

Acara tersebut juga merupakan pertemuan ke-20 dalam usia 2 tahun FAM Wilayah Surabaya. Pada kesempatan itu  FAM Surabaya memperkenalkan sejumlah buku karya pengurus dan anggota FAM Surabaya, di antaranya buku Jembatan Merah, Semanggi Surabaya, Meraih Impian, Menjadi Indonesia, dan juga Antologi Cerita Anak yang salah satu ceritanya didongengkan Cak Handoko.

Smada Muslim Competition

Sementara itu, SKI SMA Negeri 2 Surabaya menggandeng FAM Cabang Surabaya untuk menjadi juri lomba karya tulis ilmiah dalam ajang Smada Muslim Competition (SMC) 2014, Sabtu (13/9). Sebanyak sepuluh karya pelajar diuji di hadapan tiga juri, yaitu Eko Praseto (FAM Surabaya), Edy Hartolo Rayes dan Mashudi (keduanya Pengawas PAI Departemen Agama Surabaya).

Setelah melalui penilaian dari berbagai kriteria yang ditetapkan, diputuskan pemenang di antaranya: Juara 1 Rinaldiyanti Rukmana (judul karya: Peranan Sanggar Kepoedang dan Kudaireng Pada Sarana Dakwah dalam Membentuk Muslim Exist Generations), Juara 2 Fatmah Cholid Bawazir (Hijab For A Healthier Life), dan Juara 3 Sandy Gio Pratama (Danadyaksa Pandawa).

Kompetisi bertema “Young Exist Generation of Muslim” itu secara resmi pemenangnya diumumkan bersamaan tabligh akbar Ahad (14/9) di halaman SMA Negeri 2 Surabaya. (rel)

HMI Kendari Gelar LK I, Alumni Ikutsertakan Anaknya

KendariHMINEWS.Com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) Komisariat FKIP Universitas Halu Oleo sukses menggelar Basic Training (LK I). Kegiatan tersebut digelar di Aula SMA IDHATA Kendari mulai 12-15 September 2014. Saat kegiatan berlangsung, ada seorang alumni yang mengantarkan anaknya secara langsung untuk diikutsertakan dalam LK I. Kejadian ini merupakan pertama kali selama proses perkaderan berlangsung di Kendari.

Diketahui, orang tua tersebut adalah alumni HMI era 80-an. Yakni Laode Ta’alami, Pembantu Dekan (PD I) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Avicena (STIK Avicena) dan Samrudin, salah satu birokrat di Kota Kendari. Menurut Ketua Komisariat FKIP UHO, La Susi kejadian ini merupakan tanda simpati yang patut dijaga. “Kita telah dipercaya oleh para alumni. Karena itu, kita mesti jaga nilai-nilai perkaderan supaya kepercayaan itu jadi awet,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Umum HMI (MPO) Cabang Kendari, Budiman mengingatkan agar seluruh Komisariat se-Cabang Kendari tetap fokus pada usaha-usaha perkaderan. “Kita harus jaga kepercayaan alumni. Dari hasil bincang-bincang dengan alumni tersebut, mereka sangat yakin HMI masih produktif menghasilkan kader-kader mumpuni,” terangnya (15/9/2014).

Disisi lain, kata Budiman, kultur intelektual mesti senantiasa terus dibumikan dalam perkaderan. Sebagai syarat kesiapan kader HMI mewujudkan masyarakat ideal. “HMI juga mesti menjadi wadah pendidikan eksternal mahasiswa. Selama ini, banyak kader-kader potensial yang dapat mengisi pola-pola pendidikan HMI yang berorientasi pada edukasi dan keterampilan,” pungkasnya.

Diketahui, LK I ini berhasil meluluskan kader sebanyak 26 orang, yang awalnya berjumlah 48 orang. Lulusan ini merupakan hasil seleksi ketat dari tim kepemanduan.(JU)