Jurnalis Jadi Korban Amukan Polisi Saat Bubarkan Demonstran di UNM

HMINEWS.com- Selain merusak fasilitas kampus dan merusak puluhan kendaraan mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM), aksi membabi buta aparat kepolisian juga terjadi kepada beberapa jurnalis yang sedang melakukan peliputan.

Beberapa wartawan yang sedang dalam tugas peliputan juga menjadi korban amukan polisi saat membubarkan aksi unjuk rasa mahasiswa UNM yang menolak kenaikan harga BBM Kamis, (13/11/2014).

Jurnalis harian Fajar Makassar, Ridwan Marzuki mengecam aksi brutal aparat kepolisian. Ia mengatakan, Kapolda Sulselbar, Irjen Pol Anton Setiadi harus bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

“Kita desak Kapolda untuk bertanggungjawab mengusut tuntas penganiayaan jurnalis,” kata Ridwan.

Mereka yang jadi korban yakni Iqbal Lubis dari Koran Tempo, Waldy dari Metro TV, dan Ikrar dari Celebes TV, fotografer harian Rakyat Sulsel serta jurnalis lainnya yang belum teridentifikasi mendapatkan perlakukan kasar dan mengalami kekerasan dari aparat kepolisian yang menyerbu masuk ke kampus UNM. Bahkan Waldy mengalami pendarahan di bagian kepala akibat hantaman petugas. (*)