Pesan-pesan JK dalam Milad 68 Tahun HMI

HMINEWS.Com – Milad 68 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang digelar PB HMI di JCC Senayang berlangsung meriah. Ribuan kader HMI dari berbagai kota serta ratusan alumni terlihat memadati JCC, Kamis (5/2/2015) malam.

Dalam acara milad atau dies natalis HMI itu juga dianugrahkan HMI Award kepada sejumlah alumni yang dinilai telah berjasa bagi HMI, baik di masa lalu maupun masa kini. Sedangkan untuk orasi disampaikan Wapres Jusuf Kalla (JK) dan Ketua BPK, Harry Azhar Azis.

JK menyampaikan candaan di awal pidatonya, seperti mengatakan bahwa ‘HMI naik kelas’, karena kini menyelenggarakan milad di JCC dengan biaya mahal, sedangkan sebelum-sebelumnya biasa digelar di masjid atau tempat-tempat lain yang sederhana. Setelah itu ia menyampaikan pesan-pesan bagi generasi muda HMI.

Menurut JK, dalam ber-HMI ada 3 cita-cita kader sekaligus yang berjalan beriringan, yaitu cita-cita pribadi, cita-cita kebangsaan dan cita-cita keislaaman. Ia juga berpesan agar gerakan HMI lebih progresif lagi dan tidak mengidentikkan diri hanya pada demonstrasi.

“Seakan-akan digambarkan mahasiswa itu tujuannya di jalan, demonstrasi, mengoreksi penguasa. Walaupun itu perlu, tapi bangsa ini membutuhkan saintis, orang pintar, insinyur, profesor, profesional, orangorang yang punya keahlian, birokrat-birokrat hebat, pemimpin, pengusaha-pengusaha besar.”

“Jadi HMI bukan hanya yang digambarkan secara sederhana seperti tadi. Jadi jangan hanya diberikan kesan perjuangan HMI hanya jika berdiri di Kopaja melambaikan bendera, bukan… Jangan digambarkan HMI sesederhana tadi saja. terlalu sederhana untuk organisasi sebesar HMI.”

JK pun mengakui, jumlah anggota HMI saat ini memang besar. Sebagaimana disampaikn Arief Rosyid Hasan, ada 215 cabang HMI se-Indonesia, 600.000 kader, serta 6 juta alumni.

“Kita memang banyak, tapi kita perlu prestasi yang tinggi lagi, dan itu bisa kita peroleh dari pengetahuan, pengetahuan kita peroleh dari pendidikan. Kita butuh lebih bnyak lagi inovasi2 besar, karena dunia sekarang dan yang akan datang kemajuannya berdasarkan ilmu pengetahuan,” lanjut wapres yang punya akun @Pak_JK itu lagi.

“Insan akademis pencipta dan pengabdi, bisa mencipta jika pintar, bisa mengabdi karena ikhlas. Pintar dan ikhlas adalah kunci HMI besar. Karena itulah saya selalu memimpikan kembali, mendorong kembali kejayaan HMI di kampus-kampus besar. Bukan hanya di sini tapi juga di luar negeri.”

Tak lupa ia mengkritik kongres HMI ‘Dipo’ yang lalu yang berlangsung hingga sebulan. “Jangan lagi terulang, berkongres lebih dari satu bulan. Datang ke alumni mengemis-ngemis untukĀ  perpanjangan waktu kongres. Berilah contoh yg baik kepad bangsa ini. Berikanlah contoh yg baik. lihatlah, karena jika anda generasi muda berkonflik, maka anda membawa konflik untuk 25 tahun yang akan datang.”