Temu Pemuda Serantau Indonesia-Malaysia: Mahasiswa dan Pemuda Islam Peduli Rohingya dan Suriah

HMINews.com – Temu Pemuda Serantau Indonesia-Malaysia, yang dihadiri oleh perwakilah Persatuan Kebangsaan Pelajar Islam Malaysia (PKPIM), Pelajar Islam Indonesia (PII) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) berlangsung pada 25 Mei 2016 di Jakarta. Dalam pertemuan kali ini, Pemuda Serantau Indonesia-Malaysia memberikan kepedulian terhadap krisis Rohingya dan Suriah.

Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), menyerukan pemuda dan mahasiswa Islam di kawasan serantau Melayu untuk peduli dengan apa yang terjadi di Rohingya dan Suriah.

“Hingga hari ini, krisis Rohingya dan Suriah belum kunjung berakhir, etnis Rohingya tanpa hak kewargaan dan dalam upaya genosida, sedangkan perang sipil di Suriah memicu krisis kemanusiaan yang luar biasa, untuk itu perlu kepedulian lebih dari elemen muda umat Islam, khususnya di kawasan serantau Melayu, karena negara-negara Asean menganut Principle of Non-Interference, perlu dukungan publik yang luas agar bisa mendorong kebijakan terhadap krisis ini” ujar Ketua Komisi Hubungan Internasional PB HMI Ruslan Arief BM dalam keterangan resmi Kamis (26/5).

Selain itu di kesempatan yang sama, Ketua Umum Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII), Munawar Khalil juga menambahkan harus segera dilakukan langkah strategis dari elemen muda umat Islam Indonesia-Malaysia agar bisa turut serta mendesak para pengambil kebijakan memberikan solusi yang konkrit bagi kedua krisis tersebut.

“Perlu segera dilakukan penggalangan dan kampanye masif untuk meningkatkan kesadaran publik akan krisis-krisis di Rohingya dan Suriah. Selain itu harus ada rekomendasi kebijakan yang bisa menjadi solusi, pesoalan pengungsi Rohingya di Aceh dan genosida yang terus berlangsung di Myanmar, kita tidak bisa hanya mengurusi pengungsi saja, namun abai dengan persoalan mendasar dari krisis, begitu juga di Suriah. Pengambil kebijakan perlu didorong untuk memberikan solusi dan kebijakan yang jelas.”

Perwakilan Persatuan Kebangsaan Pelajar Islam Malaysia, Sekretaris Jenderal Ahmad Nazrin Shah, sangat mendukung hasil dari Temu Pemuda Serantau, dan berkomitmen untuk mendorong upaya-upaya yang mungkin untuk bisa dilakukan oleh pelajar dan pemuda Islam di Malaysia.

“Kami sejatinya sangat mendukung sekali, apa yang menjadi rekomendasi dari Temu Pemuda Serantau ini, harapannya boleh menjawab tantangan dari krisis yang berkembang saat ini di Rohingya maupun Suriah dan semakin rekat umat Islam di serantau Melayu ini”.