Pilgub DKI 2017, Mahfud MD: KAHMI Netral

HMINEWS.COM, Jakarta- Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017 mendatang, akan diikuti oleh tiga pasangan kandidat calon gubernur dan wakil gubernur.

Dari tiga pasangan calon tersebut, dua diantaranya adalah alumni HMI atau anggota KAHMI. mereka adalah Anies Baswedan calon gubernur yang berpasangan dengan Sandiaga Salahudin Uno sebagai wakilnya dan Sylviana Murni yang menjadi calon wakil gubernur dari pasangannya Agus Yudhoyono.

Walaupun ada dua anggota KAHMI yang ikut dalam kontestasi pemilihan kepala daerah tersebut, Namun Ketua Majelis Nasional KAHMI, Mahfud MD menyatakan bahwa KAHMI secara institusi akan bersikap netral.

“HMI tidak mendukung secara institusi,” Kata Mahfud MD, usai acara Milad KAHMI Ke 50, di Hotel Bidakara, Jakarta Rabu malam (28/09/2016)

Menurut Mahfud, Anies Baswedan dan Sylviana Murni merupakan sosok kader yang bagus, Namun KAHMI tidak dapat mendukung salah satunya secara Institusi, namun hanya membantu dengan do’a saja.

“KAHMI secara organisasi hanya dapat mendoakan kandidat kepala daerah yang merupakan warga KAHMI dapat bertarung dengan baik dan mengedepankan kejujuran” Ujar Mahfud

Lebih lanjut Mahfud mengatakan, ungkin, secara perorangan, banyak yang mendukung Anies. Tapi, dari sisi institusi, KAHMI tidak mendukung calon manapun.

Anies Baswedan adalah alumni HMI UGM dan pernah menjadi Pengurus PB Bidang Hubungan Internasional sewaktu ia belajar di Amerika dan sekarang presidium Nasional KAHMI, sementara Sylviana Murni pernah menjadi Wakil ketua Kohati PB HMI 1981.

Kedua tokoh HMI tersebut hadir dalam acara peringatan Milad KAHMI yang ke 50 tahun di Hotel Bidakara. kehadiran mereka berdua sempat menjadi sorotan dan banyak kader yang meminta berfoto selfie bareng.

Milad Ke 50, Kohati Makassar Gelar Seminar

HMINEWS.COM, Makassar- Korps Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Wati (Kohati) HMI Cabang Makassar memperingati  Milad Kohati yang ke 50 tahun.

Dalam memperingati Milad ini, Kohati Cabang Makassar menggelar seminar bertemakan “Kebangkitan Kohati di Tengah Dinamika Gerakan Perempuan Global”. Seminar ini digelar di Kampus STIA LAN, Jl AP Pettarani, Ahad (18/9)

Ketua umum Kohati HMI cabang Makassar, Rahmi, mengatakan bahwa Kohati memiliki peran yang besar yang harus dilakukan yaitu sebagai pendidik dan pembina muslimah.

Seminar ini menghadirkan tiga pembicara dari senior-senior HMI. Di antaranya Herman S. Pd mewakili Kopel Indonesia yang membahas soal keterlibatan perempuan dalam politik, Suryawati Ningsih mewakili konsultan pendidikan yang membahas soal perempuan dan pendidikan, dan Mauliah Mulkin yang mewakili ibu rumah tangga yang berbicara soal perempuan sebagai ibu.

Dari perspektif politik, Herman menilai bahwa sejauh ini keterlibatan perempuan dalam ranah politik masih sangat minim. Hal tersebut terbukti dari kuota perempuan yang duduk di kursi parlemen.

“Padahal keterlibatan perempuan ini sangat penting. Suara mereka diharapkan dapat mendorong kebijakan-kebijakan terkait dengan isu perempuan,” ujarnya.

Seminar ini diikuti puluhan peserta dari kader HMI cabang Makassar maupun dari senior-senior HMI.

Anies Baswedan Raih Tokoh Literasi Indonesia

HMINEWS.COM, Jakarta- Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Rasyid Baswedan terpilih sebagai Tokoh Literasi Indonesia.

Penghargaan ini diberikan oleh Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) atas kiprah dan aktivitas Anies selama ini dalam memajukan dunia literasi (baca tulis) di Indonesia. Anies juga berperan menerapkan Budaya membaca minimal 15 menit setiap hari bagi para pelajar di sekolah di seluruh Indonesia.

Penghargaan ini diberikan saat pembukaan Indonesia International Book Fair (IIBF) 2016, Rabu (28/9) di Jakarta Convention Center (JCC). Penghargaan diserahkan oleh Ketua Umum Ikapi Rosidayati Rozlina, disaksikan Mendikbud Muhadjir Effendy.

Dalam sambutannya, Anies menyatakan terharu Dan berterima kasih atas penghargaan tersebut. “Penghargaan ini untuk seluruh Rakyat Indonesia yang semakin giat membaca Dan menulis Serta kepada siapa saja yang terus memberikan upaya untuk mencerdaskan Anak Bangsa,” ujar Anies

Dalam kesempatan pembukaan IIBF ini, Ikapi juga memberikan penghargaan kepada Tere Liye sebagai Penulis (Writer of the Year) 2016, dan Dee Lestari sebagai Book of the Year atas karya-karyanya yang menginspirasi.

Rosidayati berharap, dengan penghargaan yang diberikan itu makin memacu para Penulis untuk semakin aktif menulis Dan melahirkan karya-Karya yang berkualitas. (Republika)

KAHMI Peringati Milad Ke 50 Tahun

HMINEWS.COM, Jakarta- Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) memperingati hari ulang tahunnya yang ke 50, acara tersebut digelar di Hotel Bidakara Jakarta, Rabu malam (28/9/2016).

Ketua KAHMI Mahfud MD, Dalam sambutannya mengatakan bahwa sejak dibentuk pada 17 September 1967, organisasi KAHMI berniat melanjutkan idealisme Himpunan Mahasiswa Islam yang sangat indonesiawi, manusiawi dan Islami.

Ia juga menuturkan bahwa tujuan KAHMI bukan mengislamkan Indonesia, tapi mengindonesiakan islam, KAHMI membawa islam ke dalam realitas NKRI yang multikultural dan menjadikan islam sebagai rahmat bagi masyarakat Indonesia.

oleh karenannya ia berharap, di usianya yang ke 50 tahun ini, KAHMI mampu mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dalam visi dan bersinergi dalam merawat indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika

Kegiatan yang bertema Sinergi Merawat Indonesia ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan-kegiatan KAHMI dari tanggal 2 september 2016, diantaranya Temu Nasional Alumni HMI pemangku Jabatan Publik Daerah, Tadarus Nasional, Jalan Sehat, Diskusi Publik, dan Seminar Diplomasi Dagang 27 September yang lalu.

Hadir sejumlah tokoh nasional yang juga alumni HMI diantaranya adalah Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, Ketua KPK Agus Rahardjo, Ketua Bawaslu RI Muhammad, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Ketua BPK Harry Azhar Aziz, Ketua KY Aidul Fitriciada Azhari, Mantan Ketua MK Hamdan Zoelva, Mantan Ketua DPR Akbar Tanjung, Ferry Mursidan Baldan, dan sejumlah tokoh-tokoh lainnya serta ribuan kader HMI.

Juga tidak ketinggalan dua alumni HMI yang akan bersaing di Pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017 mendatang, Anies Baswedan dan Sylviana Murni.

 

Pengurus HMI Cabang Mataram Resmi Dilantik

HMINEWS.COM, Mataram- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) Cabang Mataram periode 2016-2017 M resmi dilantik, acara pelantikan tersebut digelar di Aula Wisma Seruni di Mataram pada Sabtu (24/09/2016) Siang.

Pengurus HMI cabang Mataram yang baru tersebut dilantik oleh Ibrahim Bram, Staff Komisi Pemuda dan Kemahasiswaan PB HMI. Pelantikan itu dihadiri oleh seluruh kader di enam komisariat yang berada dibawah naungan HMI cabang Mataram.

Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum HMI Cabang Mataram demisioner Muslimin Syahrijal, Dalam sambutanya mengakui bahwa beberapa program kerja yang telah ia laksanakan pada kepengurusannya jauh dari harapan kader.

“Oleh karena itu, saya berharap kepada kepengurusan  dikukuhkan ini agar melampui program kerja yang telah kami laksanakan pada periode sebelumnya. Harap Rijal

Lebih lanjut ia menmbahkan Bahwa setiap masa ada orangnya dan setiap orang punya cara tersendiri untuk melakukan kerja-kerja yang baik begitupun dengan kami (periode sebelumnya)”. Tambahnya.

 

Sementara Ketua Umum HMI Cabang Mataram yang baru dilantik, Sadam berjanji akan melaksanakan kinerja yang baik untuk keberlangsungan HMI Cabang Mataram.

“Kami akan melakukan kinerja yang terbaik untuk satu periode Kepengurusan ini”, Paparnya, disambut tepuk tangan meriah oleh seluruh kader.

Ia berharap dapat bersinergi dengan PB HMI dalam mengawal kebijakan-kebijakan nasional.

“Kami akan mengawal dan bersinergi dengan PB HMI”. Tutupnya.

Mewakili ketua umum PB HMI Ibrahim Bram Lido, Dalam kesempatan ini memaparkan beberapa program kerja yang sudah dilaksanakan serta yang akan dilaksanakan oleh PB HMI.

“Beberapa agenda telah PB Laksanakan dinataranya adalah Advance Training (LK III), Pelatihan Enterpreneurship Nasional, Temu Pemuda serantau di Kuala Lumpur Malaysia, dan sementara lagi persiapan Pleno II PB HMI di Depok”, Paparnya

Lebih lanjut,  Bram (Sapaannya) berharap pengurus yang baru dilantik agar intens melakukan kajian-kajian keilmuan, kajian isu tentang Regional, Nasional, dan bahkan Internaaional. Sehingga HMI cabang Mataram tidak ketinggalan dengan isu-isu kekinian.

Lapmi Mataram

MKD Belum Terima Surat Rehabilitasi Setya Novanto

HMINEWS.COM, Jakarta – Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sufmi Dasco Ahmad menyatakan MKD belum menerima surat terkait permintaan rehabilitasi Setya Novanto yang ramai di perbincangkan di media.

“Sampai saat ini MKD baru hanya mendapatkan berita dari media masa tentang adanya surat dari Fraksi Golkar, tapi kita belum menerima tembusan ataupun surat yang masuk ke MKD mengenai surat permintaan rehabilitasi nama Setya Novanto,” katanya di Ruang MKD, Gedung DPR, Jakarta, Kamis (15/9/2016).

Dasco menjelaskan, pengajuan permintaan pemulihan nama baik Setya Novanto harus atas permintaanya pribadi bukan fraksi. Ia pun mengingakan, MKD tidak pernah memutuskan Novanto melanggar etik dalam kasus ‘Papa Minta Saham’ .

“Waktu sidang kan atas pelaporan di rekaman, terus diputuskan (MK) tidak sah. Nah silakan kalau mau mengajukan peninjauan kembali atas pelaporan itu ke MKD nanti kita tinjau, tapi MKD itu belum dan tidak pernah menjatuhkan hukuman atas suatu pelanggaran kode etik, beliau pada waktu lalu mengajukan surat pengunduran diri sebagai ketua DPR. ”tandasnya.

Ia melanjutkan, apabila Setya Novanto merasa keberatan dengan proses-proses persidangan yang telah berlangsung beberapa waktu yang lalu, bisa mengajukan surat keberatan atas sidang tersebut kepada MKD dan apabila kemudian suratnya masuk dan bisa di teruskan akan diproses sesuai dengan tata cara yang ada.

“Nanti kita bicara kalau sudah sampai suratnya. Persoalan mekanisme pengusulan ketua DPR kembali ada di fraksi, disini hanya bicara soal permintaan rehabilitas Pak Setnov mekanismenya berbeda. Kecuali kalau pada waktu itu yang bersangkutan dijatuhi hukuman pelanggaran kode etik karena ada keputusan MK, mekanismenya mungkin lewat MKD tetapi karena ini dua hal yang berbeda jadi diatur sendiri-sendiri, tapi saya pikir itu internal partai golkar lah itu,” ujarnya.

Penyerapan Anggaran BNPT Kurang Maksimal

HMINEWS.COM, Jakarta –  Anggota Komisi III DPR RI, Didik Mukrianto prihatin penyerapan anggaran BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Teroris) hingga bulan september 2016 sangat rendah. Hal tersebut diungkapkannya dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi III DPR dengan Kepala BNPT, Suhari Alius beserta jajarannya di ruang rapat Komisi III DPR, Gedung DPR, Jakarta, Kamis (15/9/2016).

“Kami menyadari bahwa terorisme merupakan sebuah tindak pidana yang sangat bahaya dan tidak bisa diprediksi karena tidak hanya menyangkut jaring nasional, namun juga internasional. Melihat ancaman dan potensi teroris yang demikian tinggi serta tanggung jawab BNPT yang tidak ringan, maka kami (DPR khususnya Fraksi Demokrat) ingin memberikan penguatan agar anggarannya juga ditambah, diperkuat,”ungkap Didik.

Sayangnya, lanjut Didik, penyerapan anggaran BNPT hingga bulan September sangat rendah, yakni hanya empat puluh persen dari total anggaran BNPT yang lebih dari 531 Miliar. Hal ini merupakan PR (Pekerjaan rumah) BNPT yang notabene sebagai leading sector atau kordinator seluruh lembaga dan instansi dalam hal penanggulangan terorisme.

“Bagaimana mereka memiliki tanggung jawab yang besar, dianggarkan anggaran yang kecil pun tidak terserap, hal ini menjadi tanda tanya kami. Sesungguhnya ambivalensi apa yang dikatakan BNPT bahwa tugas dan tanggung jawabnya besar, sementara serapan anggaran kecil ini tidak in line atau tidak sinkron. Kami mendorong agar penguatan kelembagaan BNPT betul-betul menjadi lembaga yang kuat dengan renstra yang utuh dan blue print yang terencana dengan baik sejak beberapa tahun lalu. Sehingga Komisi III bisa melakukan penguatan terhadap hal itu. Karena potensi acaman terorisme kedepan ini semakin menakutkan kita dan membahayakan NKRI. Terorisme selalu update dengan segala kondisi, update dengan teknologi ,dan persenjataan, kalau kita tidak bisa mengantisipasi tentu akan ada lagi terorisme yang lebih besar,”papar Politisi dari Fraksi Demokrat.

Oleh karena itu, Komisi III mendorong BNPT membuat road map yang utuh untuk penguatan kelembagaan, dan renstra penangulangan terorisme dalam bertahun-tahun. Sehingga DPR juga bisa merencanakan penguatan anggaran dari tahun ke tahun yang struktur dan berkesinambungan.

Didik menyadari bahwa penyerapan anggaran penindakan tidak bisa direncanakan, karena itu sangat kasuistik, karena pihaknya juga tidak berharap akan banyak teror. Namun, tugas BNPT tidak hanya melakukan penindakan, melainkan juga pencegahan, pembinaan, penguatan struktur kelembagaan, penguatan SDM, membuat roadmap. Oleh karena itu ia berharap anggaran yang telah dianggarkan itu dapat dipergunakan secara maksimal dan optimal oleh BNPT, sehingga BNPT dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

HMI Mercu Buana Sukses Mengadakan Bassic Trainning

HMINEWS.COM, Jakarta- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Mercu Buana cabang Jakarta Barat sukses mengadakan kegiatan Bassic Training (LK I). Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 16-18 September 2016 bertempat di World Assembly Muslim Youth (WAMY) Jakarta.

Kegiatan yang mengangkat tema “Peran HMI: Untuk Melahirkam Kader, Cendikia Muslim & Pemimpin,” ini diikuti oleh peserta dari kampus Mercu Buana Jakarta (UMB) dan Institut Ilmu Al-Qura’n (IIQ) Jakarta.

Ketua Umum HMI Komisariat Mercu Buana Rizki khaeril amin, mengatakan tema tersebut diangkat dengan harapan lulusan LK I kelak mereka memiliki karakter dan kepribadian yang ideal sesuai dengan ekspetasi HMI.

senada dengan hal tesebut, Ketua Umum HMI cabang Jakarta Barat, Satria Alza Perdana menyampaikan bahwa untuk menjaga eksistensi HMI, maka harus tetap menjaga proses perkaderan itu sendiri.

“Untuk menjaga hal itu, kami yang berada di kepengurusan tingkat Cabang pun harus selalu bersinergi dengan para kepengurusan di tingkat Komisariat-komisariat HMI Cabang Jakbar, untuk berkomitmen mewujudkan program-program yang ada di HMI itu sendiri”. Ujar Satria

Basic Trainning tersebut adalah Bastra pertama Komisariat Mercu Buana setelah ditetapkannya HMI Cabang Jakarta Barat 3 September 2016 lalu sebagai cabang baru.

Hadir membawa materi dalam Trainning tersebut Ahmad Muzakki (Ketua HMI Cabang Jaksel 2010-2011), Farid Al Habsy (Alumni Cabang Jakarta Angkatan 1985), Tri Ady Kurnia (Ketum HMI Cabang Jaksel 2011-2012), Alfin (Mantan Ketua Korkom UMY), Kanda Adharu Dhahiru (Ketum HMI Cabang Jaksel 22013-2014), Furqon (Cabang Mataram), dan lainnya.

Kegiatan ini di tutup dengan sesi pembacaan Ikrar pelantikan anggota HMI, Proses yang sangat sakral  sebagai langkah awal anggota baru untuk mempelajari dan merasakan kedinamikaan organisasi HMI.

Laporan: Hendy (Sultra)

Pecahkan Rekor, Astronot Jeff Williams Mengangkasa 172 Hari

HMINEWS.COM, Jakarta- Seorang astronot asal Amerika Serikat menyelesaikan sebuah misi selama 172 hari di Pangkalan Luar Angkasa Internasional. Kapsul yang mereka naiki terjun payung di bagian tenggara Zhezkazgan, pada fajar di padang rumput Kazakhstan, Rabu (7/9/2016)

Seperti dilansir di National Geographic, bahwa Jeff Williams memecahkan rekor sebagai astronot NASA terlama yang telah menghabiskan waktu di ruang angkasa. Williams bertugas di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Ia membantu untuk meng-upgrade laboratorium, mengaitkan stasiun, dan melengkapi ISS dengan kamera definisi tinggi (HD).

Tugas selama 172 hari merupakan kali ke-empat bagi Williams. Menggenapkan jumlah hari yang ia habiskan di ruang angkasa menjadi 534 hari. Rekor tertinggi bagi astronot NASA yang sebelumnya dimiliki oleh astronot Scott Kellya selama 20 hari.

“Ini merupakan pengalaman yang luar biasa, dapat melihat rincian bumi dari sudut pandang itu dan melihat Bumi secara unik sesuai untuk kehidupan,” kata William diktip dari National Geographic

Sementara ini, memang Williams memegang gelar astronot NASA terlama di ruang angkasa. Sayangnya, ia memiliki selisih beberapa hari dari durasi astronot Peggy Whitson. Whitson diperkirakan menghabiskan waktu 560 hari hingga November 2016, waktu kepulangannya ke Bumi.

Kosmonot Rusia, Gennady Padalka tetap menjadi juara dunia dalam durasi penerbangan ruang angkasa. Padalka telah menghabiskan 879 hari di luar angkasa. Ia melaksanakan lebih dari lima misi ke ISS dan pendahulunya, stasiun ruang angkasa Rusia, Mir.

Rekor durasi keberadaan astronot di ruang angkasa sangat menarik untuk NASA, sebagai badan yang mengeksplorasi tantangan untuk mengirim manusia lebih banyak dan lebih jauh dari rumah, katakanlah, ke Mars. Menurut visi NASA saat ini, misi ke planet merah bisa bertahan sampai 1.100 hari. Jadi, penting untuk mengetahui bagaimana manusia menanggapi gravitasi rendah yang berkepanjangan, dan radiasi kosmik.

Komisi VII : Hilir Migas Harus Ditegakkan!

HMINEWS.COM, Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI Satya Widya Yudha menekankan dalam Revisi Undang-Undang Minerba yang menjadi poin penting adalah hilirisasi sumber daya alam seperti mineral, migas dan batu bara, sebagai bahan mentah menjadi produk yang bernilai tambah di dalam negeri.

Poin penting tersebut dia sampaikan saat menerima kunjungan  Mr. Tsujimoto, Mr. Iwata beserta tim dari delegasi Ministry of Economic, Trade and Industry (METI) Jepang. “Kita konsisten, hilirisasi harus ditegakan, dan kita menghargai perhatian dari stakeholder industri,” papar Yudha di Gedung DPR, Nusantara I, Jakarta, Selasa (13/9/2016) sore.

Dia mengungkapkan, diskusi kedua belah pihak dalam rangka memberi pemahaman, sehingga jika terjadi kerja sama akan ada win-win antara dua pemangku kepentingan. “Poin-poin yang kita sampaikan kepada mereka, dalam kerangka diskusi, supaya METI atau Kementerian lain yang ada di Jepang mengerti kira-kira undang-undang ini akan membuat baik hubungan kedua negara atau tidak,” jelas Yudha.

Dia juga mengatakan, selama ini kerja sama antara Jepang dengan perusahaan-perusahaan BUMN, seperti PT Antam sudah cukup baik, dan hubungan ini akan dijaga agar saling menguntungkan.

Yudha juga menjelaskan tentang divestasi, menurutnya dalam Revisi UU Minerba nanti divestasi harus 51 persen. Selain itu juga, divestasi harus memberi kesempatan kepada BUMN dan perusahaan dalam negeri atau perseorangan yang berstatus WNI, serta meminimalisir pihak asing dapat membeli.