HMI Cabang Serang Gelar Aksi Tuntut Ahok

HMINEW.COM, Serang- Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) Cabang serang melakukan aksi demonstrasi terkait  kasus penistaan agama yang oleh Basuki Cahaya Purnama alias Ahok, Aksi tersebut dilaksanakan di depan kantor POLRES Serang, Banten, 02/11/2016.

Mereka menilai apa yang disampaikan Ahok di kepulauan seribu pada tanggal 27 September 2016 yang lalu telah melewati batas, pasalnya, Ahok telah  menuduh Al-Quran Surat Al-Maidah ayat 51 sebagai alat kebohongan dan pembodohan

Padahal menurut mereka, Al-Quran merupakan pedoman hidup bagi Ummat Islam dan juga sumber ilmu paling utama.

Dalam orasinya, Ketua Umum HMI-MPO Cabang Serang, Suhendra mengatakan bahwa apa yang telah dilakukan Ahok telah melukai hati umat Islam.

“Polri dan Presiden harus tegas dan segera penjarakan Ahok sesuai dengan KUHP 156 A” Tegasnya

 

Aksi yang dilkasanakan depan kantor Polres Serang tersebut kemudian dibubarkan secara paksa oleh aparat kepolisian Serang dengan dalih tidak mengikuti prosedur yang berlaku.

Massa aksi kemudian melanjutkan aksinya dengan long march ke lampu merah ciceri.

Setelah aksinya dibubarkan, dugaan mereka bahwa Ahok dilindungi oleh penguasa sehingga letupan aksi di daerahpun dibubarkan paksa.

“Kami melakukan aksi ini dengan damai, tujuannya jelas yaitu mendorong dan mendukung POLRES Serang untuk mendesak POLRI dan Presiden memenjarakan AHOK, tapi aksi belum sampai 30 menit kami di bubarkan paksa oleh polres dengan dalih tidak mengikuti prosedur padahal kami sudah mengikuti sesuai dengan praturan, sehingga kami melanjutkan aksi dengan long march ke lampu merah ciceri dan menyampaikan aspirasi kami” Ujarnya

Sementara itu Andrika Mutiara selaku koordinator lapangan menagatakan bahwa pihaknya sudah melayangkan surat pemberitahuan pada hari senin, hanya saja polres mengembalikan suratnya dan meminta lokasi aksi di rubah ke-alun alun, akan tetapai sesuai dengan intruksi ketua umum dan hasil kesepakatan tekalap aksi mereka tetap dilaksanakan di polres serang.

“Surat sudah kami layangkan dan kemudian dikembalikan kembali. padahal jelas bahwa tempat aksi ya sesuai kesepakatan kami di teklap yaitu di depan kantor POLRES Serang” Sesalnya.