Jasa Outsourcing Security Service

Security service sangat diperlukan dalam dunia bisnis, selain karena tingkat persaingan yang semakin ketat serta pasar global yang kompetitif seperti yang terjadi saat ini meningkatkan tingginya angka kejahatan atau ancaman bagi sebuah perusahaan yang terlibat dalam lingkaran bisnis. Ditambah lagi dengan diikuti tingginya kebutuhan tenaga kerja yang profesional serta iklim ekonomi yang saat ini tidak menentu menuntut perusahaan-perusahaan harus tetap melakukan effisiensi dan meningkatkan produktivitas.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mempekerjakan tenaga kerja seminimal mungkin untuk dapat memberi kontribusi maksimal sesuai sasaran perusahaan. Untuk itu perusahaan berupaya fokus menangani pekerjaan yang menjadi bisnis inti tanpa kendala. Menanggapi permasalahan di atas, solusi yang ditawarkan salah satunya dengan menggunakan jasa outsourcing security service.

Fokus ke inti bisnis Anda

cleaning service murah jogja

Ada beberapa jenis pekerjaan yang dapat masuk dalam kategori outsourcing. Salah satunya adalah jasa outsourcing security service, mengingat perusahaan membutuhkan keamanan untuk menjaga keamanan dan kenyaman pegawai serta klien perushaan. Jasa outsourcing dapat membantu perusahaan agar tidak perlu repot menyediakan fasilitas maupun tunjangan makan, hingga asuransi kesehatan. Karena yang bertanggung jawab adalah perusahaan yang menawarkan jasa outsourcing security service tersebut sehingga perusahaan bisa lebih fokus mengurusi bisnis intinya.

Sumber daya manusia yang berkualitas

security service

Jasa security service menjadi tenaga yang penting dalam sebuah perusahaan. Jasa security service merupakan jasa yang menyelenggarakan keamanan. Dalam menjaga keamanan, sumber daya manusia sangat berperan penting dalam menawarkan suatu konsep pengamanan secara menyeluruh dan terpadu dengan profesionalisme.

Sehingga sumber daya manusia perlu optimalisasi baik secara fisik, pengetahuan, maupun penggunaan alat elektronik. Mengingat zaman sekarang teknologi pesat berkembang dan telah merambah ke berbagai bidang, sehingga pembekalan penggunaan teknologi bagi tenaga keamanan sangat diperlukan. Dengan begitu, security service akan mengetahui ancaman atau bahaya yang datang dari luar dari hasil deteksi. Informasi akan segera di sampaikan ke perusahaan. Sehingga perusahaan akan mempersiapkan diri untuk mencegah dan menanggapi ancaman atau bahaya yang datang tersebut.

Layanan outsourcing security service terbaik

Jangan khawatir, kami hadir untuk menjadi solusi bagi perusahaan Anda. CV Asa Mandiri merupakan perusahaan outsourcing yang menawarkan jasa security service. Anda tidak perlu repot melakukan rekuitmen, pelatihan security service, dan tentu saja Anda tetap dapat fokus pada inti bisnis perusahaan Anda. Cukup dengan menyediakan kontrol room dan semua level keamanan akan menjadi tanggung kami sebagai perusahaan outsourcing yang menawarkan jasa security service.

Dengan menggunakan jasa outsourcing security service kami, Anda akan mendapatkan tenaga keamanan yang profesional. Tenaga keamanan kami telah dilatih secara khusus dan sudah berpengalaman. Sehingga menciptakan tenaga keamanan yang terampil baik dalam keterampilan dasar maupun keterampilan pendukung. Jasa security service yang kami tawarkan sudah tidak diragukan lagi.

HMI Komisariat UPN dan Komisariat Pertanian UGM Selenggarakan LK1 Bersama

HMI UPN “Veteran” Yogyakarta dan HMI Pertanian UGM menyelenggarakan Latihan Kader 1 (LK1) selama 3 hari, sejak hari Jum’at (8/10) hingga hari ahad (10/10) di rumah milik salah satu alumni HMI Pertanian UGM, kanda Reddi, yang berlokasi di Pakem, Sleman.

LK 1 kali ini mengangkat sebuah tema “Ikhtiar HMI dan Bela Negara. ” Dalam sambutannya, Husain, Ketua HMI UPN “Veteran” Yogyakarta, menyampaikan bahwa tema ini lahir dari lekatnya peran HMI dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. “Phobia terhadap gerakan mahasiswa Islam, terkhusus labelling buruk yang disematkan kepada HMI oleh beberapa oknum tidaklah benar mengingat pendiri HMI, Lafran Pane adalah seorang pahlawan negara,” tambahnya. Senada dengan itu, Surisman, Ketua HMI Pertanian UGM, juga menyampaikan peran penting HMI dalam sejarah kemerdekaan Indonesia hingga detik ini. Ia pun berharap “HMI dapat menjadi wadah berproses bagi mahasiswa, terkhusus mahasiswa muslim.”

Dalam kesempatan yang sama, Fakhrurrazi selaku ketua umum HMI Cabang Sleman membuka LK 1 ini dengan menyampaikan pentingnya LK 1 sebagai tahapan penting dalam perkaderan HMI. “LK 1 merupakan gerbang awal bagi teman-teman peserta menjadi bagian dari HMI untuk ber-HMI,” katanya. Di sisi lain, ia pun menegaskan peranan penting HMI dalam membela negara. “HMI tidak pernah absen sebagai gerakan positif mahasiswa dalam sejarah pergerakan mahasiswa. Dengan berlandaskan nilai-nilai Islam, HMI turut serta dalam menjalankan kewajibannya membela negara sebagai kader bangsa.”

Dalam LK 1 ini, diikuti oleh mahasiswa-mahasiswa dari Fakultas Pertanian dan Ekonomi dan Bisnis UGM, dan juga mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta. Rian, salah seorang peserta, mengatakan “LK 1 adalah kegiatan positif yang menyenangkan dan memiliki kesan tersendiri yang mungkin tidak dapat saya dapatkan di tempat lain.” Tak hanya itu, salah seorang alumni HMI yang kini menjadi dosen UPN “Veteran” Yogyakarta, kanda Muhammad Nurcholis, pun turut menyempatkan hadir di tengah-tengah peserta untuk berbagi kisah tentang pengalamannya berproses di HMI saat masih menjadi mahasiswa. “Ada yang membedakan dari mahasiswa yang hanya kuliah saja semasa kuliah dengan mahasiswa yang menyibukkan dirinya dalam organisasi, kelak saat sudah menyelesaikan studinya, yaitu adanya nilai tambah atau sering disebut softskill. HMI memberikan saya kesempatan untuk mengembangkan softskill itu dan pengalaman berorganisasi yang menarik hingga akhirnya saya bisa berada pada posisi saya saat ini,” terangnya.

Di hari Minggu, peserta yang lolos mengikuti LK 1 kemudian dilantik oleh Ketua Umum HMI Cabang Sleman. “Semoga teman-teman tidak berhenti hanya di LK 1, tetapi dapat melanjutkan ke jenjang perkaderan  HMI selanjutnya dan berproses dengan sungguh-sungguh di komisariat masing-masing,” harapnya. [DT]

PB HMI Umumkan 12 Nama Peserta Lolos ‘Call For Paper’ ke Tahap Selanjutnya

HMINEWS.COM, JAKARTA — Dalam rangkaian Milad ke 72 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan jelang pemilihan umum (pemilu) pada 17 April 2019 mendatang, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) MPO menyelenggarakan lomba adu gagasan dengan tema Indonesia Berkeadilan dalam bentuk Call for Paper.

Saat ini, tahap seleksi melalui pengiriman Abstrak sebagai syarat untuk membuat paper telah berakhir. Berdasarkan keputusan dari tim penilai bedasar bobot dan mutu pemikirannya, panitia mengumumkan 12 nama yang dinyatakan lulus seleksi.

Selanjutnya, abstraksi terpilih dari 12 nama ini akan diminta tulisan penuhnya paling lambat 20 Maret 2019 untuk mengirimkan papernya, dan pengumuman pemenang pada 25 maret 2019.

Untuk pengiriman papernya ke email callforpaper@pbhmi.info. Informasi lebih lanjut bisa mengakses langsung ke website https://pbhmi.info dan atau bisa menghubungi 08114167811/083853933566.

Berikut nama-nama peserta yang dinyatakan lulus tersebut :

1. Nama : Muhammad Lutfi Ulinnuha
Asal Cabang : Sukoharjo

2. Nama : Wahyu. K. Sangaji
Asal Cabang : Cabang Yogyakarta (FE UII)

3. Nama : Thoifatun Muslikhah
Asal Cabang : HMI Cab. Purwokerto

4. Nama :Ardan Marua
Asal Cabang : HMI Cabang Makassar (Universitas Islam Makassar)

5. Nama : Israhmat
Asal Cabang : HMI Cabang Kendari (Universitas Halu Oleo)

6. Nama : Adiyat Rizki
Asal Cabang : HMI Cabang Makassar

7. Nama : M. Yunasri Ridhoh
Asal Cabang : HMI Cabang Makassar

8. Nama : Halilintar Yusuf Kohar
Asal Cabang : HMI Cabang Yogyakarta ( FISIPOL UMY)

9. Nama : Puja Alviana Dewantri
Asal Cabang : HMI Cabang Yogyakarta (Fakultas Adab UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

10. Nama : Faisal Muhammad Amanullah
Asal Cabang : HMI Cabang Yogyakarta (UMY)

11. Nama : Rusdianto
Asal Cabang : HMI Cabang Palembang Darussalam

12. Nama : Akbar
Asal Cabang : HMI Komisariat Fisip Unsri

HMI MPO Sultra Tuntut pemerintah Cabut Izin Tambang Wawonii

HMINEWS.COM, SULTRA –– Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Cabang Kendari menuntut pemerintah untuk menolak pertambangan di Pulau Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara, pada Rabu (6/3/19).

Bukan hanya HMI, melansir mongabay.co.id, sekitar 300 warga mendatangi kantor gubernur, didampingi organisasi mahasiswa seperti Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan LMND Kendari. Mereka bersatu dalam elemen bernama Front Rakyat Sultra Bela Wawonii.

Wawonii, merupakan pulau kecil di Sultra, seluas 715 kilometer persegi, tetapi dikerubuti belasan izin tambang. Demonstrasi warga mendesak Gubernur Sultra, mencabut sekitar 15 izin tambang di Wawonii, digelar di Kantor Gubernur.

Di depan gerbang Kantor Gubernur Sultra, mahasiswa menggelar teatrikal dan kubur diri. Dalam teatrikal mereka menggambarkan tanah Wawonii, yang dulu penuh nyiur nan rimbum, seketika berubah. Kelapa tumbang dan tanah dikeruk investor tambang.

Pada demo ini, warga dan mahasiswa juga ada menggelar long march dari Kampus Universitas Halu Oleo (Unhalu) hingga ke depan kantor gubernur. Sampai di kantor gubernur, massa mendorong barikade polisi dan Satpol PP. Demosntrasipun berakhir panas.

Aparat berjatuhan menghalau warga. Massa akhirnya berhasil masuk ke halaman Kantor Gubernur Sultra. Tak mau kalah dari warga, anggota Polres Kendari menembakkan gas air mata tepat di tengah-tengah demonstran. Bukan cuma sekali, ledakan gas air mata terdengar puluhan kali.

Tercatat, ada 11 orang luka, baik warga maupun polisi. Kaca kantor gubernur pecah, pelayanan publik pun juga lumpuh. PNS dan honorer sibuk menyaksikan warga dan aparat bentrok.

“Kawan kami dipukuli Pol PP dan Polisi seperti binatang. Walau sudah terjatuh masih juga dipukuli menggunakan rotan,” kata Mando, kordinator lapangan.

Mando mengatakan, aksi mereka adalah aksi damai. Warga hanya ingin bertemu Gubernur, H. Ali Mazi, agar mencabut 15 IUP di Wawonii. Mando juga kecewa atas sikap Wakil Gubernur, Lukman Abunawas.

Gubernur Lambat Cabut Izin

Gubernur Sulawesi Tenggara, H. Ali Mazi, dinilai lambat mencabut IUP di Wawonii. Gubernur juga terkesan membiarkan masalah ini berlarut dan rela melihat korban berjatuhan.

Mando, kordinator warga menolak tambang mengatakan, masalah di Wawonii, sudah disampaikan sejak kampanye Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra 2018.

Kala Ali Mazi menginjakkan kaki di Wawonii, kata Mando, warga sudah menyampaikan keluhan soal tambang.

Kala itu, Ali berjanji siap menolak pertambangan di Pulau Kelapa itu. Setelah duduk jadi gubernur, Ali seakan lupa ingatan. Hal itu terlihat pada program 100 hari Ali Mazi.

“Tak ada penyelesaian konflik Wawonii. Kami sampaikan lewat demo di DPRD Sultra, hasilnya DPRD mengeluarkan rekomendasi agar gubernur segera mencabut IUP. Sampai sekarang, masuk 2019, IUP tidak juga dicabut,” kata Mando.

Mando mengatakan, masalah tambang di Wawonii, menabrak setidaknya dua aturan, UU Pengelolaan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, dan Peraturan Pemerintah Sulawesi Tenggara tahun 2014.

Abe

Jokowi Puji HMI Banyak Lahirkan Intelektual Bangsa

HMINEWS.COM, Organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar syukuran ke-72 dan syukuran gelar Pahlawan Nasional kepada Profesor Drs Lafran Pane di kediaman Ketua Dewan Penasihat Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Akbar Tandjung, di Jalan Purnawarman, Jakarta Selatan, Selasa (6/2/2019) malam.

Dalam acara itu hadir sejumlah tokoh antara lain Presiden RI Joko Widodo, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, politisi senior Golkar Fahmi Idris, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Natsir, dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil.

Hadir pula, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir, anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD

“Terima kasih atas kehadiran bapak Presiden Jokowi” ujar Akbar Tandjung.

Akbar mengatakan acara ini untuk memperingati ulang tahun ke-72 HMI sekaligus pemutaran film tokoh pendiri HMI sekaligus pahlawan nasional Lefran Pane.

“Kita bersyukur dan berterima kasih kepada pak Jokowi, atas pemberian gelar pahlawan nasional kepada pendiri HMI Lefran Pane, karena yang tandatangan itu beliau,” kata Akbar.

Akbar mengatakan peringatan harlah HMI di kediamannya atas permintaan sejumlah pengurus HMI. Para junior HMI juga meminta agar Akbar mengundang Presiden Jokowi. “Padahal ini di rumah bukan di gedung, tapi pak Jokowi hadir,” ujar Akbar.

Dalam acara ini, Joko Widodo mengapresiasi organisasi mahasiswa tertua itu yang telah menghasilkan intelektual-intelektual muda bangsa.

“Ini yang sejak lama saya kagumi dari kader-kader HMI di mana pun berada. Selain menghasilkan intelektual-intelektual muda yang sangat banyak mengenai ke-Islaman, mengenai ke-Indonesiaan benar-benar selalu dijunjung kader-kader HMI,” kata Jokowi.
Menurut Presiden, Indonesia memiliki beranekaragam suku, agama, adat, tradisi, hingga bahasa yang harus dijaga persatuannya. Kekayaan itu menjadi salah satu aset besar bangsa Indonesia.

Terkait peningkatan kualitas SDM, Presiden mengatakan perlu meningkatkan keahlian salah satunya melalui pelatihan kejuruan atau “vocational training”.

Kepala Negara menambahkan pemerintah telah mendata terdapat 67 juta orang yang harus ditingkatkan kemampuannya serta 37 juta pekerja milenial yang harus disiapkan untuk menyongsong revolusi industri 4.0.

“Tidak ada kata lain, tahapan-tahapan besar itulah yang saya lihat kita akan bisa keluar nantinya untuk muncul sebagai negara maju supaya tidak terjebak di dalam ‘middle income trap’. Kalau kita sudah terjebak, akan kesulitan menjadi sebuah negara maju,” ujar Presiden.

Presiden mengatakan perlu ada konsistensi untuk meningkatkan kualitas SDM sehingga dapat menjadi bangsa yang maju.

Sekedar tambahan, Lafran Pane dianugerahi gelar pahlawan pada 2017 melalui Keputusan Presiden RI Nomor: 115/TK/TAHUN 2017 tanggal 6 November 2017 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.

Lafran Pane adalah tokoh pergerakan pemuda dan memprakarsai pembentukan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pada 5 Februari 1947.

Dia juga salah satu tokoh utama yang menentang pergantian ideologi negara dari Pancasila menjadi komunisme.[]

Pleno II PB HMI Sukses Digelar di Jakarta

HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam-Majelis Penyelamat Organisasi (PB HMI MPO) sukses menggelar Pleno II di Hotel Sofyan Inn Tebet, Jakarta. Acara ini digelar pada tanggal 3-5 Februari 2019.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus PB HMI, Lembaga Khusus, Lembaga Kekaryaan dan Badan Koordinasi PB HMI seluruh Indonesia yang dibuka secara resmi oleh Ketua Umum, Zuhad Aji Firmantoro.

Ketua Panitia Pleno II PB HMI, Kaslan dalam laporannnya mengatakan bahwa acara ini digelar dalam rangka mengevaluasi kinerja PB HMI selama satu tahun kepengurusan. Selain evaluasi kinerja pengurus, forum ini juga diharapkan dapat menjadi ajang konsolidasi dalam merumuskan gagasan dan kebijakan HMI kedepan.

“Kita berharap ini menjadi sebuah momentum merumuskan gagasan yang lebih progresif dan aplikatif tentunya sesuai dengan tantangan kebangsaan dan keummatan,” jelas Kaslan dalam laporannya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PB HMI, Zuhad Aji mengingatkan para pengurus untuk lebih progresif lagi dalam melakukan sejumlah kegiatan dan program kerja yang telah direncanakan. Sebab, kepengurusan sudah memasuki satu tahun periode. Namun belum banyak agenda yang dilakukan .

Oleh karenannya, Alumnus Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta itu meminta semua pengurus lebih solid lagi dalam memanfaatkan sisa waktu kepengurusan satu tahun kedepan.

“Sisa waktu kita tinggal satu tahun. Paling efektif 6 bulan kedepan karena enam bulan terkahir fokus ke Kongres. Mari kita bersama solidkan, atur ulang strategi 12 bulan kedepan supaya kita bermanfaat untuk PB, anggota HMI, personal kita masing-masing serta umat dan bangsa,” harapnya.

sd

Dalam forum Pleno II juga digelar Forum Group Discusion (FGD) dengan membahas sejumlah isu Sentral seperti Ekonomi, Politik, Hukum dan Pendidikan. Hadir sebagai pembicara antara lain, Komisioner KPU RI 2012 – 2017 yang juga Direktur Eksekutif Netgrit Sigit Pamungkas,  Dr. Muhamad Murtadho, Kepala Bidang Litbang Pendidikan Kementerian Agama RI, Dr. Aji Dedi Mulawarman Ketua Yayasan Rumah Peneleh dan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Fordebi, Ari Yusuf Amir dan Andy Radimad Wijaya.[]

5 Februari, HMI MPO Makassar Salurkan Bantuan Korban Banjir di Jeneponto

Makassar, HMINEWS.COM — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Cabang Makassar bekerjasama dengan HMI Cabang Jayapura dan HMI Cabang Palopo akan menyalurkan bantuan ke daerah terdampak banjir Sulsel, Selasa, 5 Februari 2019.

Ketua HMI MPO Cabang Makassar, Hirjayadi mengatakan, bantuan berupa sembako atau kebutuhan rumah tangga akan dipusatkan di Jeneponto sebagai salah satu kabupaten yang terdampak paling parah.

“Untuk kali ini, kita akan memusatkan bantuan ke daerah Jeneponto terlebih dahulu. Sebab kita tahu, daerah tersebut merupakan daerah yang paling parah,” katanya, di Makassar, Senin (4/2/2019).

Jayadi mengatakan, ini adalah bantuan yang akan pertama kali disalurkan HMI setelah banjir yang melanda beberapa daerah di Sulsel pada 22 Januari lalu.

“Selain dari HMI Cabang Makassar, bantuan ini merupakan sumbangan dari berbagai cabang di Indonesia Timur seperti HMI Cabang Jayapura dan Cabang Palopo. Kita juga masih menerima apabila ada dermawan yang ingin turut membantu korban bencana,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Penyaluran Bantuan, Abrar Agus juga mengatakan bahwa, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat terkait teknis penyaluran bantuan di Jeneponto.

“Untuk teknisnya, kita telah melakukan kordinasi dengan pemerintah setempat. Yang jelas bantuan ini kita akan salurkan ke daerah yang terdampak parah, bahkan sampai kehilangan rumah,” jelas Abrar.

Sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan menyebut banjir dan longsor di Sulsel sendiri menelan korban jiwa sedikitnya 79 orang dan puluhan orang luka-luka.
Abe

Gempa Sulteng, PB HMI Buka Posko dan Instruksikan Aksi Nasional

HMINEWS.COM- Bencana gempa dan tsunami yang melanda wilayah Sulawesi Tengah Terbatas Palu dan Donggala telah menelan korban jiwa dan sampai saat ini terus bertambah.

Ketua UmumPengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (MPO), Zuhad Aji Firmantor mengatakan jika saat PB HMI bergerak cepat dalam soal gempa yang terjadi pada Jumat, (28/9/2018) dengan posisi posko dan koordinator nasional HMI Peduli Bencana Sulteng dan menginstruksikan secara resmi cabang -cabang HMI seluruh Indonesia untuk melakukan aksi penggalangan

Melalui koordinator Nasional HMI Peduli Bencana Sulteng, Kaslan, Sajak Aman Sungkawa Sedalam-Pusaka atas bencana yang berdampak juga pada beberapa kabupaten di Sulawesi Barat.

“Turut berduka cita atas musibah yang di alami sudara-saudara kita di Palu, Donggala, Sulteng dan sekitarnya, semoga yang terkena bencana diberikan ketabahan dan Selalu dalam keadaan khusnul khotimah” katanya di Jakarta, Sabtu (29/9/2018).

Staf komisi komisi politik PB HMI ini menyampaikan bahwa ia menyerukan kepada cabang-cabang seindonesia agar melakukan doa ‘bersama sekaligus menggwla aksi penggalangan dana untuk korban.

“Sambil kita terus mendo’akan, juga sudah kita instrusikan ke cabang HMI seindonesia agar menggelar aksi penggalangan dana“ tutur pemuda asal Mamuju Tengah Sulawesi Barat ini.

Kaslan menambahkan, pihak-pihak yang saat ini terus melalukan komunikasi ke cabang-cabang yang berisi bahaya namun masih terus berlanjut, ia terus memisahkan agar kader-kader HMI agar terus melakukan upaya komunikasi.

“Kita sampaikan kepada pengurus Badko dan pengurus Cabang yang dekat dengang wilayah terjadinya bencana untuk terus melakukan komunikasi, dan mencari tahu informasi-informasi valid tentang kejadian bencana” tutupnya. []

Kohati Pekanbaru Rayakan HUT RI ke 73 bersama anak Panti

 

HMINEWS.COM- Korp HMI-wati (Kohati) cabang Pekanbaru meyarakan HUT RI -73 bersama anak-anak panti asuhan Al-hasanah di Pandau Pekanbaru pada 18-19 Agustus 2018 

Ini merupakan kesekian waktu Kohati cabang Pekanbaru, berbagai kegiatan bersama anak-anak di berbagai panti asuhan yang ada di Pekanbaru.

Ketua Kohati Cabang Pekanbaru, Aksiza Utami Putri menyebutkan jika ini pertama kali kohati cabang Pekanbaru hut RI ke 73 karena Kohati Cabang Pekanbaru baru di tahun ini di Pekanbaru.

“Pada bulan ini adik-adik panti sangat antusias untuk perl retracement,” ‘ujarnya dalam rilis yang dikirim, Ahad (19/8/2018).

Ia menuturkan, sudah menjadi rutinitas kohati cabang Pekanbaru, khususnya di jumat untuk berbagi dalam kegiatan wajib mingguan “jumat berbagi” bersama adik-adik panti yang tersebar di Pekanbaru.

“Karena bertepatan dengan susana HUTRI jadi kami membuat lomba-lomba 17san, dengan persertanya anak-anak yang ada di panti asuhan al-hasanah,” ‘ungkapnya.

“Dengan harapan semoga indonesia menjadi satu dan tidak berpecah belah dan anak bangsa menjadi pondasi utama untuk membangun bangsa ini kemudian,” pungkasnya. ( henk )

Vakum sejak 2011, Pengurus HMI Cabang Jepara Akhirnya Dilantik

HMINEWS.COM – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jepara periode 2018-2019 sukses menggelar pelantikan pada Sabtu (28/7/2018) bertempat di gedung Shima Jepara, Jawa Tengah.

Sebanyak 17 orang pengurus HMI Cabang Jepara dilantik langsung oleh Ketua Umum PB HMI, Zuhad Aji Firmantoro. Sebelumnya, HMI Cabang Jepara mengalami kevakuman sejak tahun 2011 lalu.

Ketua Umum HMI Cabang Jepara, Ahmad Rouf dalam sambutannya mengungkapkan bahwa aktifnya kembali HMI Cabang Jepara tidak lepas dari peran berbagai pihak seperti alumni-alumni HMI di Jepara.

“Fokus kami kedepan adalah perkaderan. Pengurus yang ada akan kami ikutkan latihan kader secara berjenjang. selain itu tentu melakukan perekrutan kader bagi mahasiswa di Jepara untuk bergabung di HMI,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Umum PB HMI, Zuhad Aji Firmantoro menambahkan, dengan kehadiran HMI di Jepara diharapkan akan memberi warna baru bagi kehidupan warga Jepara, terutama dalam pembangunan Sumber Daya Manusianya (SDM).

“Aktifitas intelektual harus lebih hidup dengan orientasi utamanya membangun bumi kartini. Selamat kepada pengurus HMI yang baru saja dilantik, semoga Allah meridhoi. Amin,” pungkasnya.

Dalam pelantikan ini turut hadir Pemda Jepara, KAHMI Jepara, Alumni HMI, dan Ketua Komisi Pengembangan Aparatur Organisasi PB HMI, M Muhtar Nasir.