Code-Switching dalam Pembelajaran Bahasa

HMINEWS-  Dalam ilmu linguistik, code-switching adalah penggunaan secara bersamaan lebih dari satu ragam bahasa dalam percakapan. Seorang multilingual (orang yang berbicara lebih dari satu bahasa) kadang menggunakan unsur-unsur dari berbagai bahasa dalam bercakap-cakap. Jadi, code-switching adalah penggunaan lebih dari satu bahasa dalam percakapan secara konsisten dengan sintaks dan fonologinya.

Nelly Martin

Nelly Martin, mantan pengajar Bahasa Indonesia di Ohio University, AS, yang kini bekerja di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK Bahasa) Departemen Pendidikan Nasional RI menulis buku tentang kode-switching ini. Dalam bukunya Nelly menjelaskan mengenai pengaruh penggunaan code-switching in the classroom (CCS) dalam proses belajar di kelas bahasa Indonesia untuk mahasiswa asing.

Bukunya merupakan hasil risetnya selama ia mengajar sebagai dosen mata kuliah Bahasa Indonesia di Ohio University, Amerika Serikat. Dalam melakukan riset, Nelly yang juga editor volunter HMINEWS menggunakan metodologi etnografi melalui rekaman, wawancara, kuesioner dan pengamatan langsung interaksi kelas.

Kesimpulannya, meskipun beberapa studi menunjukkan bahwa CCS dapat merusak proses belajar bahasa, Nelly memberikan fakta para dosen (guru) dan mahasiswa menggunakan code-switching sebagai strategi pembelajaran dan mempertahankan dinamika di kelas. So, bagi Anda yang menekuni bidang bahasa atau siapa saja yang tertarik dengan topik tersebut, segeralah beli bukunya. Buku bisa dibeli secara online meskipun dengan harga yang tidak murah, 49 Euro. [] lara kelana

Judul Buku :

“Code-switching in Indonesian as a Second Language Classrooms”

Penulis        : Nelly Martin

Penerbit     : LAP LAMBERT Academic Publishing

Cetak           : Januari 2011

ISBN            : 978-3-8433-8938-9

Harga          : 49 Euro

Facebook Gagal Akuisisi Twetter

HMINEWS-  Situs jejaring Twitter menolak tawaran $ 500 juta untuk dibeli oleh jejaring sosial Facebook. Hal tersebut sebagaimana dilaporkan kantor berita AFP hari ini (3/1/2010).

Dalam sebuah wawancara dengan harian bisnis Inggris, pendiri Biz Stone dan Twitter mengatakan bahwa mereka ingin bukan hanya menjadi situs populer saja, melainkan menjadi situs yang layak untuk bisnis, oleh karena itu mereka berusaha mempertahankan jejaring tersebut daripada diambil alih oleh perusahaan lain.

“Kami telah menciptakan sesuatu dimana orang menemukan nilai di dalamnya,”katanya. “Tapi kita belum membuat suatu bisnis dari jejaring ini, dan kita benar-benar ingin melakukannya.”

Menurut Financial Times, CEO dan co-founder Mark Zuckerberg menawarkan $ 500 juta saham Facebook untuk Twitter, tetapi Stone mengatakan bahwa tidak ada satupun dari ketiga pendiri Twitter tersebut – Stone, Evan Williams dan Jack Dorsey – menginginkannya.

Pertengahan Desember lalu, Twitter telah menerima suntikan dana dari kelompok investornya yang nilainya dilaporkan $ 3,7 juta.

Diciptakan pada tahun 2006, Twitter telah memiliki 175 juta pengguna terdaftar per tanggal 1 November 2010 dan memfasilitasi 25 miliar “tweets” tahun lalu. Sekitar 95 juta pesan setiap hari dikirim melalui situs tersebut. [] lara

Mesra Sampai Akhir Masa

HMINEWS.COM- Cinta itu diiringi dengan kesetiaan tanpa batas. Kira-kira itulah yang terjadi antara Pemimpin negeri ini. Kita semua telah ditunjukkan besarnya cinta keduanya, dan karena cinta itulah mereka berdua bisa mengarungi kehidupan bahkan sampai di titik akhir. Pelajaran tentang cinta yang harus diteladani oleh siapa saja. Kesetiaan diakhir kehidupan kita adalah anugerah terbesar dalam kehidupan ini.

Hari ini para pemimpin negeri ini telah mengajarkan bagaimana cinta yang benar dan besar kepada pasangan. bisakah kita belajar dari kesetiaan para pemimpin kita dalam mencintai pasangan kita? Semoga kita bisa berkaca pada keteladanan pepimpin negeri ini  dalam mencintai pasangan.

Iwan Kurniawan

klikiwan@gmail.com


Biografi Gusdur

Judul :  Biografi Gus Dur
Penulis :  Greg Barton
Penerbit :  LKiS 2007 (Hard Cover)
Jumlah Hal : 978 hlm

Review Buku

Jarang seorang penulis biografi tokoh mengalami pengalaman seperti yang dialami oleh Gregory Barton atau biasa dipanggil Greg Barton. Berikut pengalaman Greg Barton selama bertahun-tahun menjadi “Gusdurian” dan melukiskan secara detail tokoh ini dalam buku karyanya. PENULIS sejarah kehidupan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dalam dua versi, Indonesia dan Inggris, ini telah 20 tahun lalu mengenal secara dekat dengan pemikiran dan kehidupan Gus Dur. “Biasanya seorang penulis biografi tokoh hanya memerlukan beberapa waktu untuk mempelajari dokumen dan mewanwancarai keluarga dan kawan dekat tokoh tersebut. Saya termasuk yang beruntung, sebab selain sudah melakukan penelitian terhadap pemikiran Gus Dur selama bertahun-tahun, saya juga mendapatkan pengalaman menarik, masuk dalam keseharian dan kehidupan emosional Gus Dur dari dekat. Saya selalu bersama Gus Dur selama tujuh bulan dari 21 bulan masa kepresidennya,” kenang Greg kepada Duta di sela acara peluncuran biografi edisi bahasa Indonesia di Jakarta beberapa waktu lalu. Continue reading “Biografi Gusdur”

The Lost Symbol

Judul :  The Lost Symbol
Penulis    : Dan Brown
Penerbit : Bentang 2009
Review Buku

”Sekumpulan saudara yang mengelilinginya mengenakan pakaian kebesaran lengkap, terdiri dari celemek kulit domba, selempang, dan sarung tangan putih. Perhiasan upacara–yang berkilau seperti mata hantu dalam cahaya suram–mengalungi leher mereka. Banyak di antara lelaki ini yang punya kedudukan tinggi dalam hidup, tapi kandidat itu tahu bahwa peringkat dunia mereka tidak ada artinya di dalam kungkungan dinding-dinding ini. Di sini semua lelaki setara, saudara-saudara tersumpah yang saling terikat secara mistis. Continue reading “The Lost Symbol”

Atlantis

Judul Buku : Atlantis
Penulis         : Prof. Arysio Santos
Penerbit      : Ufuk Press 2009
15 x 23 cm, 684 hlm

Review Buku

Atlantis berada di kawasan tropis pada zaman es Pleistosen, berlimpah sumber daya alam, seperti timah, tembaga, seng, perak, emas, berbagai macam buah-buahan, padi, rempah-rempah, gajah raksasa, hutan dengan berbagai jenis pohon, sungai, danau, dan saluran irigasi.
—Plato (Filosof Terbesar Yunani) & Prof. Arysio Santos, Ph.D.

Pernahkah terbetik dalam pikiran Anda bahwa negeri yang Anda diami saat ini sangat mungkin dulunya sebuah kekaisaran dunia yang menjadi sumber segala peradaban besar: Atlantis? Surga yang disebut-sebut oleh berbagai Tradisi Suci dunia? Setelah melakukan penelitian selama 30 tahun dan menemukan bukti-bukti yang meyakinkan, Prof. Arysio Santos, Ph.D. memastikan kepada dunia bahwa situs Atlantis adalah Indonesia. Ciri-ciri Atlantis yang dicatat Plato dalam dua dialognya berjudul Timaeus dan Critias, secara mengejutkan, sangat cocok dengan kondisi geografis Indonesia.

Atlantis adalah negeri tropis berlimpah mineral dan kekayaan hayati. Namun kemudian, segala kemewahan itu lenyap, tersapu bencana mahabesar yang memisahkan Jawa dari Sumatra, menenggelamkan lebih dari separuh wilayah Nusantara. Gunung Berapi Krakatau menjadi sumber bencana global tersebut (diperkirakan terjadi 11.600 tahun yang lalu). Ia meletus, menimbulkan rentetan gempa dan tsunami mahadahsyat, seratus kali lebih besar dari bencana Aceh 2004, yang pada puncaknya mengakhiri Zaman Es. Beberapa kitab suci menyebut bencana itu sebagai Banjir Semesta. Prof. Santos juga mengungkap fakta bahwa:
• Atlantis adalah tempat ilmu dan penemuan besar manusia muncul kali pertama (budaya bercocok tanam, bahasa, metalurgi, astronomi, seni, dll.).
• Peradaban-peradaban sesudahnya (Yunani, Mesir, Maya, Aztec, Inca, dll.) sesungguhnya dibangun oleh bangsa Indonesia, yang mengungsi dari bencana, dan mewariskan pengetahuannya ke negeri baru mereka; sehingga ada banyak persamaan budaya dan arsitektur di setiap peradaban (teori difusi budaya).

Dalam banyak hal, buku ini berhasil mengkonfirmasi kebenaran kitab suci dan mitologi, mengawinkan sains dan agama, dan pasti akan mengubah cara pandang Anda terhadap sejarah umat manusia.

“Soe Hok-Gie …Sekali Lagi”, Kegilaan yang Menginspirasi

Benar-benar gila. Enam tahun musuhan, hanya karena demi Soe Hok-Gie (lahir di Jakarta, 17 Desember 1942, wafat di puncak Mahameru, 16 Desember 1969), mereka bersatu kembali. Saking tergila-gilanya, dalam tempo dua minggu, seorang Mira Lesmana, misalnya, di sela-sela kesibukan yang luar biasa, bisa menyelesaikan tulisan dua jam menjelang tenggat. Continue reading ““Soe Hok-Gie …Sekali Lagi”, Kegilaan yang Menginspirasi”

Inilah Buku yang Kontroversial Itu : Membongkar Gurita Cikeas

galangpress.com

Inilah buku yang kontroversial itu : Membongkar Gurita Cikeas.

Dengan judul yang membuat heboh, tak heran buku ini langsung mengundang rasa penasaran masyarakat luas untuk mengetahui apa sebetulnya yang dibahas dalam buku ini. Di beberapa daerah, penjual buku sampai kewalahan dan kehabisan stok buku ini karena banyaknya permintaan.

Pesan inti dari buku Gurita Cikeas (Text Only) ini adalah bahwa yayasan-yayasan yang terkait keluarga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pejabat negara (menteri, pimpinan BUMN) wajib diaudit. Tujuannya untuk menghindari konflik kepentingan.