Dosen Arsitek Ciptakan Rumah Pintar Tanpa Energi

HMINEWS.COM, Seorang dosen arsitek bernama Agung Murti Nugroho menciptakan rumah pintar, rumah pintar tersebut menggunakan 0 energi. Inspirasi awal pembuatan karya ini adalah saat sang dosen menemukan rumah yang menyalakan kipas angin hingga 16 jam sehari, ia berpikir bila keluarga tersebut beralih pada Air Conditioner (AC) sekalipun, maka lama penggunaan listrik harian juga akan tetap tinggi.

“Maka dari itu karena memang kan sekarang padat penduduk ya, jadi panas dan sebagainya kita juga tidak bisa menyalahkan. Maka dari itu saya membuat smarthouse ini ada jendela tepat, yang bisa membuka dan menutup otomatis sesuai dengan suhu” beber Agung.

Menurutnya, selain jendela otomatis, masih dibutuhkan beberapa hal agar rumah menjadi dingin tanpa AC, misalnya cerobong surya, taman pintar, dinding bernafas, vertikal garden dll.

Dunia memang sedang mengalami krisis energi, untuk itu setiap keluarga di Indonesia harus jeli memanfaatkan semua sumber energi yang digunakan setiap hari.[]

UIN Alauddin Makassar Akan Terapkan One Touch Data Mulai Tahun Ini

HMINEWS.COM, Dalam beberapa waktu ke depan, pihak yang berkepentingan dengan data UIN, tak perlu lagi susah payah datang ke kampus UIN, cukup menggunakan androidnya dengan ujung jarinya, semua data sudah bisa diambil. Hal tersebut memungkinkan setelah diresmikannya program one touch data, atau dalam terjemahan bebasnya “data di ujung jari anda”. Program ini merupakan salah satu program unggulan Rektor UIN Alauddin Makassar.

Program ini masih sementara dalam proses, pihak kampus menargetkan program one touch data mulai diberlakukan tahun ini. Rektor telah menginstruksikan kepada para dekan dan unit kerja untuk menginput data yang terdapat dalam bidang tugas masing-masing, 2018 akan menjadi fase perbaikan, lalu pada 2019 program ini akan dilaunching dan mulai digunakan secara sempurna.

Menanggapi hal tersebut, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Prof. Dr. Kamaruddin Amin, mengapresiasi program yang dicanangkan ini, menurutnya di tingkat pusat Pendis sementara merancang program serupa.

“Dengan hadirnya program one touch data ini, kiranya entitas UIN Alauddin Makassar, dapat terpantau hingga ke dunia internasional” kata Kamaruddin.[]