Pelantikan HMI MPO Komisariat FE UNA Direcoki Kader-kader HMI Dipo

Pada hari Jum’at 16 Januari 2015 ± pukul 14.00 WIB, bertempat di Aula Fakultas Ekonomi Universitas Asahan. Ketika kami ingin memulai acara tersebut sejumlah mahasiwa yang mengatasnamakan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi UNA menyerang kami dengan ucapan kotor (dengan sebutan Anjing Kau, Babi Kau dan HMI Cabang Asahan dibilang “PKI kalian semua!”) padahal ketika mahasiswa tersebut menyerang kami mereka bukan Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa semua, hanya sebagian kecil, dan selebihnya itu mahasiswa bukan Fakultas Ekonomi UNA melainkan fakultas lain dan perguruan tinggi lainnya.

Dan sangat disayangkan mereka adalah kader – kader HMI DIPO Cabang Kisaran-Asahan. Bukan hanya dengan kata-kata kotor mereka membuat keributan di acara kami melainkan dengan cara menunjang pintu, meja, kursi, mengoyak atribut HMI seperti Bendera yang sampai saat ini hilang dibuat mereka, mengoyak 3 spanduk, mengoyak surat permohonan penerbitan SK Pengurus Komisariat Fakultas Ekonomi UNA, mengoyak Surat Keputusan HMI Cabang Asahan tentang Struktur Pengurus Komisariat Fakultas Ekonomi, mengkoyak Ikrar Pelantikan Pengurus Komisariat Fakultas Ekonomi Universitas Asahan.

Meja dan kursi tamu yang di depan beserta sound system-nya diangkat paksa oleh mereka dan sangat disayangkan ketika bendahara umum HMI Cabang Asahan (Syahrial Manurung) membaca Al-Qur’an mereka berteriak untuk dihentikan dan kabel sound system mereka cabut.

Walaupun kondisi sangat mencekam kami tetap berupaya untuk melanjutkan acara tersebut karena para tamu undangan sudah hadir semua seperti PC PMII Asahan, PC GMNI Asahan, PC IMM Asahan, PC HIMMA Asahan, BEM STMIK ROYAL KISARAN, BEM AMIK ROYAL KISARAN, Pengurus DPC PPI Asahan, unsur Muspida Kabupaten Asahan: Bupati (Asisten 1 dan Rombongan), Kapolres Asahan (Bagian Intel), Dandim 02-08 Asahan (Ajudan Dandim), Dinas Pendidikan. Papan Bunga dari unsur muspida Kab. Asahan juga sampai dalam acara tersebut.

Akibat kributan itu para tamu undangan akhirnya pulang semua karena juga diusir oleh PD 1 Fakultas Ekonomi UNA Bidang Akademik (Ibu Tengku Syarifah) dan PD 3 Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi UNA (Bapak Normasyah), beliau berdua adalah Alumni HMI DIPO dan PD 3 pernah menjabat sebagai Ketua Cabang Kisaran-Asahan HMI DIPO. Alasan beliau mengusir tamu undangan dengan menunjukkan peraturan Mendiknas bahwasanya organisasi ekstra kampus tidak diperbolehkan membuat kegiatan di dalam kampus dengan menggunakan fasilitas kampus. Padahal sebelum kejadian keributan ini berlangsung kami sudah masukkan surat peminjaman Aula kepada pimpinan UNA dan juga kami juga memohon agar pimpinan UNA memiliki kebijakan sehingga kami diizinkan. Sebenarnya mereka mengizinkan secara lisan tetapi karena desakan dari kader-kader HMI DIPO akhirnya pimpinan UNA memakai juru selamat sehingga mengorbankan kami.

Yang juga sangat sayangkan Pimpinan Universitas Asahan dan Pimpinan Fakultas Ekonomi Universitas Asahan tidak adil dalam menegakkan peraturan tersebut. Terbukti dari ketika Pelantikan Pengurus Komisariat Fakultas Ekonomi-FKIP pada bulan April 2014 pada saat itu mau menjelang pemilihan calon legislatif mereka membuat acara pelantikan tersebut begitu besarnya dengan unsur politik yang begitu besar karena calon legislatif DPR RI a.n Ahmad Doli Kurnia Tanjung dan dia juga adalah Alumni HMI DIPO mantan Sekjen PB HMI DIPO sengaja hadir untuk berkampanye di acara tersebut yang dihadiri oleh unsur Pimpinan Universitas Asahan dan Fakultas, dosen-dosen dan juga Mahasiswa Kader-Kader HMI DIPO.

Sewaktu acara mereka tersebut berlangsung kami tidak pernah membuat keributan di acara mereka dan kami juga sampai saat ini juga tidak pernah berbuat buruk kepada mereka walaupun kami tahu perbuatan buruk mereka dan kami juga PC HMI Asahan dan Pengurus Komisariat Fakultas Ekonomi tidak pernah mendoktrin adik – adik untuk membuat kemusuhan kepada mereka.

Bukan hanya sekali ini saja mereka membuat keributan kepada kami padahal kami kader-kader HMI Cabang Asahan sudah berusaha berkontribusi untuk pembangunan Kabupaten Asahan dan Kampus Universitas Asahan seperti peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional (HMPI-BMN) di 25 Kecamatan di se-Kabupaten Asahan: http://beta123.hminews.com/kampus/lagi-hmi-cabang-asahan-gelar-pelatihan-daur-ulang-sampah/

Dalam kegiatan tersebut  kami memohon kepada BEM Fakultas Ekonomi UNA agar bekerja sama dengan kami karena kami sedih melihat kampus kami yang saat itu akreditasnya sudah kadarluarsa dan Alhamdulillah dari kegiatan tersebut dapat menjadi poin peningkatan akreditas juga prospek UNA ke masyarakat terbukti dengan mahasiswa yang sudah kita masukkan ke UNA. Sertifikasi dosen juga kita buatkan lewat kegiatan penanaman pohon tersebut. Kegiatan Daur Ulang Sampah juga kita laksanakan bekerja sama dengan Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan dengan memberikan pelatihan kepada mahasiswa. Dan ketika mahasiswa tersebut sudah pandai membuat daur ulang sampah harapan kami mahasiswa tersebut dapat mengajarkan kepada masyarakat demi kemajuan UNA kedepan.

tautan video kericuhan; https://www.youtube.com/watch?v=wFyToN_9-P4

Tengku Fachruza
Sekretaris Umum HMI MPO Cabang Asahan

 

Lagi, HMI Cabang Asahan Gelar Pelatihan Daur Ulang Sampah

HMINEWS.Com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Cabang Asahan menggelar pelatihan daur ulang untuk keempat kalinya. Kali  ini kegiatan dilaksanakan di Aula Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Asahan (UNA).

Pertama kali HMI Cabang Asahan menggelar pelatihan ini di Desa Bahung, Kecamatan Sei Dadap, Kabupaten Asahan. Kegiatan yang dilaksanakan per satu bulan ini dihadiri oleh sekitar 80 mahasiswa selingkungan Universitas Asahan.

Kegiatan yang hanya bermodalkan kertas koran berkas ini selain melatih kreatifitas mahasiswa juga mempunyai nilai ekonomis yang tinggi.

“Kertas koran bekas bisa dijadikan produk-produk yang bisa dijual kembali seperi, kotak tisu, asbak rokok, vas bunga, bahkan tempat lampu,” ujar Nur Iman selaku Ketum HMI Cabang Asahan, Rabu (14/1/2015).

Dalam sambutannya Dekan Fak. Ekonomi, Drs. Nisfu Fitri, M.Si sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan daur ulang sampah tersebut. Beliau juga mengatakan bahwa kegiatan ini kedepannya akan dijadikan program KKU (Kuliah, Kerja, Usaha) bagi mahasiswa yang akan melaksanakan KKU.

Indra

Peringati Hari Menanam Pohon, HMI Asahan Tanam 2.000 Bibit

HMINEWS.Com – Memperingati hari Menanam Pohon Indonesia, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Cabang Asahan menanam 2.000 pohon di Desa Tangga, Kecamatan Aek Songsongan, Asahan.

Penanaman pohon di desa yang berbatasan dengan Kabupaten Toba Samosir ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi penebangan liar. Sebagaimana diketahui desa ini memiliki potensi alam yang sangat indah.

“Pemerintah derah harus lebih memperhatikan Desa Tangga yang oleh Badan Pertanahan Nasional desa ini dinyatakan sebagai ‘Hutan Register,” kata Ketua HMI MPO Cabang Asahan, Nur Iman di sela kegiatan penanaman pohon ini, Jumat (28/11/2014).

Kepala Desa Tangga, Muslim Siahaan merespon positif kegiatan yang dilakukan HMI MPO Cabang Asahan ini. Sejumlah pejatab juga hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Asahan, Camat Aek Songsongan, Danramil Bandar Pulau, serta Muspika lainnya.

Pengurus HMI MPO Asahan Dilantik

AsahanPengurus  Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Cabang Asahan periode 2014-2015 secara resmi dilantik. Pelantikan pengurus PC HMI Asahan tersebut dihadiri oleh Bupati Asahan yang diwakili oleh staff Ahli Bidang kemasyarakatan, Drs H Asbi MSi, KNPI Asahan serta organisasi kemahasiswaan lainnya di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan.

Periode ini, HMI MPO Asahan diketuai Nur Iman dan sekretaris Umum Tengku Fahruja mengambil tema ‘Reformasi Pemikiran Mahasiswa menjadi Pemimpin yang Berideologi Islam Cerdas, Visioner, Progresif, guna Menjadi Insan yang Ulil Albab yang diridhio Allah SWT.’ Pelantikan ditandai dengan pembacaan surat keputusan dan dibaiat oleh Badko HMI Sumatera Raya, Mizan Mustofa.

Menurut Ketua HMI Cabang Asahan, Nur Iman, regenerasi kepemimpinan selalu terjadi dalam setiap wadah organisasi, tak terkecuali HMI. Proses regenerasi itu menunjukkan terjadinya perpindahan kepemimpinan dari kader yang satu pada kader lainnya.

“Distribusi kader, dalam hal ini, menjadi keharusan demi menjaga keberlangsungan roda organisasi. Begitupun yang terjadi pada HMI Cabang Asahan,” kata Nur Iman dalam sambutannya usai dilantik.

Sementara itu Bupati Asahan dalam sambutannya yang dibacakan oleh Drs. H. Asbi., MSi, mengharapkan adanya sinergitas antara Pemkab Asahan  dan HMI.

“Sinergitas ini bertujuan dalam rangka menjaga stabilitas dan integritas bangsa sebab HMI adalah organisasi yang memiliki peran strategis dalam memainkan peranan dalam menjaga stabilitas bangsa ini,” kata Bupati.

Badko HMI MPO Sumatera Raya Mizan Mustofa, dalam sambutannya menyampaikan pesan-pesan strategis organisasi dalam penguatan internal demi menjawab problematika yang dihadapi HMI di masa depan. (Harian Asahan)