Vakum 4 Tahun, HMI MPO Malang Kembali Aktif

HMINEWS.Com – Setelah 4 tahun mengalami kevakuman, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Malang mengadakan Latihan Kader 1 (LK 1) sebagai wujud nyata perkaderan. Latihan diadakan di Gedung Bani Hasyim, Singosari – Malang, 3-5 Mei 2013.

Tidak banyak peserta pada LK1 tersebut, yaitu 10 mahasiswa. Namun begitu tetap berlangsung secara khidmat dan penuh semangat. “LK kali ini memang tidak banyak, hanya sekitar 10 orang, namun itu tidak menjadikan niat kita ciut untuk meneruskan tekad perjuangan HMI MPO,” tutur Agung W, salah satu kader HMIMalang.

Sebelumnya, sejak tahun 2009 terjadi kemandegan perkaderan HMI MPO Malang, dan hal ini diakui para kader. Berangkat dari kondisi tersebut, sejumlah kader berinisiatif mengadakan LK untuk menghidupkan perkaderansebagai ujung tombak regenerasi organisasi.

Sejumlah alumni juga sempat memberikan semangat kepada penerus estafeta perjuangan agar niat suci berproses di HMI tidak luntur pasca LK 1, karena disinilah diharapkan lahirnya para pemimpin berintegritas.

HMI Yogya Cetuskan Gerakan Literasi

HMINEWS.Com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Cabang Yogyakarta mencetuskan gerakan literasi. 1 kader 1 buku – 1 hari 1 resensi – satu bulan 1 karya.

Gerakan ini berawal dari diskusi HMI MPO Cabang Yogyakarta, di salah satu komisariatnya. Dimaksudkan sebagai upaya awal untuk menjawab lunturnya tradisi intelektual, seperti ditunjukkan dengan minimnya aktivitas membaca, menulis dan diskusi di kalangan mahasiswa.

“Aktifitas membaca menulis dan berdiskusi menjadi hal sangat dihindari terutama oleh sebagian besar mahasiswa, padahal dengan aktifitas inilah banyak lahir para pemikir besar,” tulis Rangga Permata, salah seorang kader HMI Cabang Yogya, Jumat (14/9/2012).

Melalui partisipasi seluruh kader-kader yang ada dan semua partisipan, gerakan ini diharapkan akan menjadi bola salju yang semakin hari semakin besar sehingga terlihat dimana-mana ada orang yang sedang membaca buku, seperti di taman, di mal, di bus, di kereta api, dan di tempat-tempat umum lainnya.

Anjuran mereka meliputi sejumlah hal, yaitu; Mengajak orang untuk membawa buku dalam aktifitasya. Menganjurkan orang untuk membaca di kala ada kesempatan. Mengajak orang untuk saling bertukar pikiran terkait buku yang mereka bawa. Memberikan informasi berkenaan buku apa saja yang sedang populer, dan yang direkomendasikan.

“Bangsa yang besar hanya mampu dilahirkan melalui orang-orang besar yang memiliki pemikiran-pemikiran besar. Hari ini terlalu banyak kita dibuat tidak berdaya akibat kejahatan tersistem yang dilakukan para pemegang kekuasaan, ketidak-mampuan bertindak itu tidak lain diakibatkan oleh lemahnya wacana keilmuan dan pemikiran, sehingga jadilah kita bulan-bulanan para penjahat berkerah putih yang licik lagi kasar,” lanjut Rangga.

Ia mengutip tulisan Sahid Tuhuleley, seorang senior di lingkungan HMI MPO, yang mengatakan bahwa “Semua permasalahan hanya bisa diselesaikan dengan gerakan pemikiran.”