Ramadhan, PB HMI Laksanakan Program ‘HMI Mengaji’

HMINEWS.COM – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1439H/2018M, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI-MPO) melaksanakan program ‘HMI Mengaji’. Program ini telah diinstruksikan langsung kepada HMI Cabang se-Indonesia.

Koordinator ‘HMI Mengaji’, Indra Abdilla Arief saat ditemui di Sekretariat PB HMI, Jalan Kenanga, Tanjung Barat, Jaksel, Rabu (16/5/2018) mengatakan selain untuk mengisi bulan Ramadhan dengan syiar juga sebagai bentuk perkaderan.

“Kita tidak akan menyia-nyiakan akan datangnya bulan Ramadhan yang datangnya setahun sekali. Memang membaca Al-Qur’an di bulan Ramadhan berbeda ketika dibaca di sebelas bulan yang lain. Di bulan-bulan biasa ketika membaca satu huruf, kita akan diberi balasan pahala dengan sepuluh kebaikan,” ujarnya.

Indra mengatakan kegiatan ‘HMI Mengaji’ ini menargetkan kepada seluruh kader HMI se-Indonesia untuk mengkhatamkam Al-Qur’an pada malam nuzulul qur’an. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk kader yang tidak hanya pandai secara akademik, melainkan juga pandai dalam memahami isi dari Al-Quran.

“Bagi PB HMI dan cabang se-Jabodetabek pada malam itu (nuzulul qur’an) selain mengkhatamkan juz 30, akan ada juga tausiah dari mantan penasehat KPK, Abdullah Hehamahua,” imbuh Indra.

PB HMI juga akan melaunching #GerakanHMImemaafkan pada saat bulan Syawal nanti.

Mendikbud Apresiasi Upaya Pemda Merauke Majukan Pendidikan

Hasil gambar untuk mendikbud kunjungi papuaHMINEWS.COM, Merauke – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy mengunjungi beberapa satuan pendidikan di Kabupaten Merauke, Propinsi Papua, Kamis (6/10/2016).

Setelah meninjau proses pendidikan di SD Antonius, Mendikbud meninjau sekolah pencetak guru Kolese Pendidikan Guru (KPG) Papua di Kabupaten Merauke. Dalam kesempatan tersebut, ia sampaikan apresiasi terhadap peran serta masyarakat dalam memajukan pendidikan khususnya daerah Indonesia bagian timur.

“Saya apresiasi upaya pemerintah dan masyarakat dalam memajukan pendidikan di Papua,” ujar Mendikbud.

Pada kesempatan tersebut Mendikbud menyampaikan pesan dari Presiden Joko Widodo mengenai pentingnya pendidikan karakter pada pendidikan dasar, yaitu tingkat SD dan SMP. Selain itu, ia juga sampaikan rencana pemerintah dalam meningkatkan profesionalisme guru. Digambarkannya, bahwa seorang guru harus memiliki 3 hal, yaitu keahlian sebagai pendidik, tanggung jawab sosial, serta semangat kesejawatan.

“Tanggung jawab sosial seorang guru merupakan hal penting karena guru bukan sekadar pekerjaan namun panggilan jiwa,” pesan Mendikbud.

Bupati Merauke Frederikus Gabze menunjukkan perhatiannya pada isu pendidikan di daerah tapal batas. Pria yang akrab dipanggil Freddy itu mengungkapkan keseriusannya dalam memperluas akses pendidikan untuk anak-anak di pelosok, salah satunya melalui penyediaan guru.

“Saya jamin lulusan KPG Papua akan menjadi guru-guru di daerah pelosok, daerah terpencil,” ujarnya.

Acara tersebut juga dihadiri Sekretaris Jenderal (Sesjen) Didik Suhardi, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Sumarna Surapranata, Staf Ahli bidang Hubungan Pusat dan Daerah James Modouw, Direktur Pembinaan SMK Mustaghfirin Amin, Direktur Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Pendidikan Kesetaraan Erman Syamsudin, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Asianto Sinambela.