Tim HMI Wonosobo Berangkat ke Banjarnegara Bantu Warga Korban Longsor

HMINEWS.Com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Cabang Wonosobo menggalang bantuan kemanusiaan untuk korban longsor Banjarnegara. Bantuan berupa dana dan keperluan lainnya tersebut telah dikumpulkan sejak Senin (15/12) lalu.

Bantuan tersebut akan disalurkan ke lokasi bencana di Dusun Jemblung Desa Sampang, Karang Kobar-Banjarnegara hari ini, Jumat (19/12/2014) oleh sejumlahPengurus Cabang yang berangkat dari Wonosobo. Mereka berencana membaur dengan para relawan lain, termasuk mendampingi warga yang kehilangan tempat tinggal dan sanak-keluarga selama berada dalam penampungan.

“Mau ikut melakukan  hal-hal kecil yang dapat meringankan beban mereka, mulai dari membantu memasak di dapur umum, menghibur anak-anak, sampai membikinkan teh hangat buat para relawan dan tim SAR,” kata Ketua HMI Cabang Wonosobo, Sulistiowati.

Dana terkumpul dari para kader, pengurus cabang, serta didapat dari penggalangan yang dilakukan di dekat Plaza Wonosobo, mencapai Rp 3.547.000.

Akhmad Muzayin

108 Korban Longsor Banjarnegara, 87 Telah Ditemukan

HMINEWS.Com – Longsor di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Karang Kobar-Banjarnegara Jawa Tengah diperkirakan menelan korban 108 orang. Menrut Pusat Informasi dan HUmas BNPB Daerah Banjarnegara, korban ditemukan  hingga Kamis (18/12/2014) sore mencapai 87 orang, sedangkan yang belum diketemukan ada 21 orang.

Pencarian terus dilakukan untuk menemukan korban yang kemungkinan tertimbun longsoran yang terjadi pada Jumat (12/12) lalu tersebut. Berbagai pihak turut serta dalam pencarian, terdiri dari tim BNPB, warga sekitar maupun relawan yang berasal dari berbagai organisasi masyarakat dan lembaga kemanusiaan.

Perhatian khalayak terhadap bencana ini cukup besar. Di berbagai daerah relawan mengumpulkan dana, bantuan obat dan makanan serta bantuan lainnya untuk para korban. Seperti dilakukan Aksi Cepat Tanggap (ACT), Dompet Duafa, Rumah Zakat, serta tim relawan kemanusiaan lainnya.

Hari Terakhir Pencarian

Bupati Banjarnegara, Sutedjo Slamet Utomo, tadi malam mengumumkan pencarian korban akan diakhiri hari ini. Sedangkan masa tanggap darurat diberlakukan hingga dua hari ke depan, 21 Desember.

“Nantinya tanggap darurat juga bisa diperpanjang hingga setengah bulan ke depan,” kata Sutedjo Slamet Utomo usai rapat koordinasi dengan muspika dan perwakilan BNPB, BPBD Jawa Tengah serta komandan korem 071/Wijayakusuma.

PB HMI Sampaikan Belasungkawa untuk Longsor Agam

Longsor Agam (foto: metrotv)

HMINEWS.Com – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI-MPO) menyampaikan belasungkawa atas musibah longsor yang terjadi di Agam-Sumatera Barat. Musibah tersebut dinilai sebagai ujian dari Allah, meski menyisakan duka mendalam bagi semua pihak.

“Kami dari keluarga Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam mengucapkan duka yang sangat dalam bagi masyarakat yang telah terkena bencana tersebut. Semoga Allah SWT merahmati kita semuanya. Amin,” demikian ucapan yang ditandatangai Pjs Ketua Umum PB HMI-MPO, Muhammad Akbar dan Sekretaris Jenderal Herman Haerudin, Selasa (29/1/2013).

Sebagaimana diketahui, musibah longsor terjadi di Kampung Dadok-Jorong Data, Nagari Sungai Batang Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam-Sumatera Barat. Mengakibatkan sedikitnya 14 orang meninggal dunia, 6 orang hilang, 9 luka-luka. Musibah terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan perbukitan tersebut Sabtu lalu.