Milad Ke 50, Kohati Makassar Gelar Seminar

HMINEWS.COM, Makassar- Korps Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Wati (Kohati) HMI Cabang Makassar memperingati  Milad Kohati yang ke 50 tahun.

Dalam memperingati Milad ini, Kohati Cabang Makassar menggelar seminar bertemakan “Kebangkitan Kohati di Tengah Dinamika Gerakan Perempuan Global”. Seminar ini digelar di Kampus STIA LAN, Jl AP Pettarani, Ahad (18/9)

Ketua umum Kohati HMI cabang Makassar, Rahmi, mengatakan bahwa Kohati memiliki peran yang besar yang harus dilakukan yaitu sebagai pendidik dan pembina muslimah.

Seminar ini menghadirkan tiga pembicara dari senior-senior HMI. Di antaranya Herman S. Pd mewakili Kopel Indonesia yang membahas soal keterlibatan perempuan dalam politik, Suryawati Ningsih mewakili konsultan pendidikan yang membahas soal perempuan dan pendidikan, dan Mauliah Mulkin yang mewakili ibu rumah tangga yang berbicara soal perempuan sebagai ibu.

Dari perspektif politik, Herman menilai bahwa sejauh ini keterlibatan perempuan dalam ranah politik masih sangat minim. Hal tersebut terbukti dari kuota perempuan yang duduk di kursi parlemen.

“Padahal keterlibatan perempuan ini sangat penting. Suara mereka diharapkan dapat mendorong kebijakan-kebijakan terkait dengan isu perempuan,” ujarnya.

Seminar ini diikuti puluhan peserta dari kader HMI cabang Makassar maupun dari senior-senior HMI.

HMI MPO Cabang Makassar Akan Gelar Sekolah Gerakan

HMINEWS.Com – Mahasiswa dan gerakan sosial meruapakan dua bagian tak terpisahkan, kesadaran ini juga terbangun di kalangan Pengurus HMI MPO Cabang Makassar. Ditambah lagi, dalam konteks gerakan mahasiswa, HMI MPO Cabang Makassar memiliki sejarahnya yang panjang.

Demi menjaga agar tradisi gerakan tetap lestari, Pengurus HMI MPO Cabang Makassar akan mengadakan ‘sekolah gerakan,’ rencananya kegiatan ini akan digelar akhir April 2015. Format kegiatan dibagi ke dalam dua bagian, bagian pertama adalah indoor, dan bagian ke dua adalah outdoor.

“Sebagai langkah awal, sekolah gerakan tahap pertama ini dikhususkan kepada Kader HMI MPO, pendaftaran telah dibuka dari sekarang, tak ada pungutan biaya bagi kader yang ingin mengikuti kegiatan ini, secara khusus kegiatan ini dihandle oleh Bidang Eksternal HMI MPO Cabang Makassar, bidang eksternal juga telah melakukan pertukaran pikiran dengan beberapa pihak guna lebih mematangkan desain kegiatan,” kata Sahril Abdul Salam, Ketua Bidang Eksternal HMI MPO Cabang Makassar (21/4/2015).

Menurutnya kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman gerakan secara utuh pada aspek teori dan praktik kepada para kader. Di sisi lain kegiatan ini juga berguna untuk memupuk militansi gerakan.

Sedangkan menurut Ketua Umum HMI MPO Cabang Makassar, Nasrun Sibela, sekolah gerakan diharapkan mampu meluruskan pemahaman beberapa kader yang masih sempit dalam memaknai gerakan.

“Kami mengharapkan semua kader dapat berperan aktif dalam kegiatan ini,” demikian ia berharap.

Serukan Penertiban Geng Motor, HMI Makassar Dirampok

HMINEWS.Com – Gara-gara menyerukan agar polisi menindak geng motor yang makin marak, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Makassar diserang. Selain menggeruduk sekretariat HMI Makassar, kawanan yang diduga geng motor juga melukai seorang kader dan menjarah isi sekretariat.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (26/2/2015) pagi di sekretariat HMI MPO Makassar (versi Konfercablub yang diketuai Najamuddin Arfah) di Jalan Emmy Saelan Cokonuri dalam No.7, Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini, Makassar.

Seorang kader HMI MPO yang menjadi korban penyerangan, Harimukti Hasan, menjelaskan, sekitar pukul 06.30 Wita, pelaku datang mengendarai sepeda motor matic kemudian diparkir di depan rumah tetangga. Setelah itu dua pelaku masuk ke dalam sekterariat lalu pura-pura bertanya kepadanya.

“Pelaku awalnya bertanya dimana teman-temanmu yang lain, lalu saya jawab ada di lantai dua, masih sedang tidur,” ujar Hari

Saat itu, kondisi sekretariat sedang sepi setelah beberapa menit sebelumnya Ketua HMI Cabang Makassar, Najamuddin meninggalkan lokasi kejadian untuk beraktivitas. Para pelaku berhasil menggasak satu unit laptop, dua handphone, dompet dan beberapa surat-surat berharga lainnya.

Bersamaan dengan itu, dua orang pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam berupa badik dan menodongkan ke leher Hari. Satu pelaku, kata dia, langsung menggiringnya masuk ke dalam kamar mandi dan dikunci dari luar sementara satunya lagi menjarah semua barang-barang berharga di dalam sekretariat.

“Setelah itu para pelaku langsung melarikan diri dengan menggunakan motor matic warna putih yang nomor polisinya tidak diketahui,” pungkasnya. (buletinsia)

Basic Training Akbar HMI MPO Korkom Makassar Timur

HMINEWS.Com – Basic Training (LK I) Akbar HMI MPOKoordinator Komisariat Makassar Timur, resmi ditutup oleh Nasrun Sibela, Ketua Umum HMI MPO Cabang Makassar pada hari minggu 28 desember 2014 jam 8 malam.

Basic Training (LK I) berlansung sejak tanggal 26 – 28 Desember 2014 H atau bertepatan dengan 04 – 06 Rabiul awal 1436 H, bertempat di Perumahan Griya Sudiang Mandiri Makassar. Tema yang diusung pada Basic Training ini adalah “Rekonstruksi paradigma keilmuan dan ke-HMIan; upaya mewujudkan Kemandirian kader.”

Kegiatan basic training ini dikuti oleh 67 orang peserta dari komisariat se-Cabang Makassar. Basic training (LK I) ini terhitung akbar karena diikuti oleh peserta dari beberapa kampus di Makassar yakni, UNISMUH, Univ. Panca Sakti, STKIP Makassar, UNM, UIT, UIM, Sandikarsa Makassar, Univ. “45” Makassar, STIMIK Nitro Makassar, Univ SATRI.

Acara ini berjalan lancar sesuai rencana awal. Salah satu peserta menyanpaikan pesan dan kesannya pada acara penutupan Basic Training, Haerun Edi.

“Saya berharap kepada teman-teman yang mengikuti kegiatan LK I ini agar jangan berhenti sampai di sini saja, tapi terus belajar dan berproses untuk mengikuti kegiatan yang dilaksanakan oleh HMI MPO kapan dan dimanapun kita berada.”

Pada acara penutupan Basic Training ini juga, telah dibentuk panitia pelaksana Basic Training selanjutnya.

Pengurus HMI MPO Cabang Makassar Dilantik

HMINEWS.Com – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Cabang Makassar Periode 1436 – 1437 H / 2014 – 2015 M dilantik. Pelantikan bertempat di gedung LPTQ Propinsi Sulawesi Selatan, Ahad (30/11/2014).

Pelantikan digabungkan dengan Raker, dan mengusung tema “Reinterpretasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Pengkaderan dan Perjuangan; Ikhtiar Mewujudkan HMI MPO Cabang Makassar Berbasis Konteks.” Awalnya Ketua Umum PB HMI MPO, Puji Hartoyo Abubakar, dijadwalkan melantik langsung Pengurus HMI MPO Cabang Makassar, namun kemudian memandat Ketua HMI MPO Badko Sulambanusa, Zaenal Abidin Riam mewakili Pengurus Besar HMI MPO melantik.

Pelantikan juga dihariri tamu undangan seperti Walikota Makassar (dalam hal ini diwakili oleh bawahan beliau), perwakilan Dinas Pendidikan Propinsi Sulawesi Selatan, perwakilan Persatuan Wartawan Indonesia Wilayah Sulawesi Selatan, turut hadir pula beberapa Perwakilan Organisasi Intra dan Ekstra Kampus, perwakilan OKP Se Kota Makassar. Para kader HMI MPO dari berbagai Komisariat di Cabang Makassar, juga turut hadir dalam kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Ketua Umum HMI MPO Cabang Makassar, Nasrun Sibela, menekankan pentingnya memaknai kembali perkaderan dan perjuangan dalam konteks HMI MPO Cabang Makassar masa kini. Ia juga menyoroti kondisi Kota Makassar dalam hal pembangunan manusia, pemberantasan korupsi, tata kelola kota dan pengentasan kemiskinan.

Sementara itu, perwakilan Walikota Makassar dalam sambutannya, mengatakan bahwa Walikota Makassar mendukung penuh kegiatan ini, dan juga berjanji akan menyampaikan pandangan konstruktif dari Pengurus HMI MPO Cabang Makassar kepada Walikota Makassar.

Kegiatan Pelantikan dan Raker, juga dirangkaikan dengan dialog lintas gerakan mahasiswa, dialog ini mengangkat tema “Akselerasi Gerakan Mahasiswa; Upaya Merekonstruksi Paradigma Gerakan Berbasis Konteks.” Turut diundang sebagai pembicara adalah perwakilan HMI MPO Cabang Makassar, IMM Cabang Makassar, PMKRI Cabang Makassar, dan LMND Kota Makassar.

Secara umum Pelantikan dan Raker “berjalan lancar dan dinamis hingga selesai” berbagai ide produktif dirumuskan dalam forum Raker, kader HMI MPO Se-Cabang makassar juga berharap agar kepengurusan cabang kali ini mampu membawa organisasi ke arah yang jauh lebih baik.

Polisi Makin Represif Hadapi Mahasiswa, Satu Orang Tewas Di Makassar

HMINEWS.Com – Protes kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar ricuh. Para pengunjukrasa bentrok dengan polisi, dan seorang pemuda tewas tertabrak mobil water canon, Kamis (27/11/2014).

Korban tewas adalah Muhammad Arif (20), seorang pemuda yang setiap harinya bekerja sebagai ‘Pak Ogah’ di depan Kampus Bosowa 45 Makassar.

Awalnya bentrokan antara mahasiswa UMI dengan polisi terjadi di depan kantor Gubernur Sulsel, kemudian bergeser hingga ke depan kampus UMI, Jl Urip Sumohardjo, Makassar. Polisi memburu mahasiswa yang berdemo hingga ke dalam kampus, dan banyak mahasiswa yang tak terlibat karena sedang mengikuti perkuliahan akhirnya jadi korban.

Masalahnya adalah mahasiswa yang tak berbuat apa2 malah jadi korban, MIRIS!!,” kicau seorang mahasiswi UMI, Andi Arinil Inayah @andrinil

Berdasar pantauan, polisi masuk dan warga, yang diduga ‘massa bayaran’, masuk menyerbu ke dalam kampus UMI, merusak fasilitas kampus; memecahkan kaca-kaca, membakar pos Satpam kampus dan sejumlah sepeda motor milik mahasiswa.

Dipukul Aparat, Unjukrasa HMI Makassar Berujung Ricuh

HMINEWS.Com – Unjukrasa anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Makassar menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di kantor Pertamina Divre VII Makassar berujung ricuh. Kericuhan pecah setelah dipukulnya seorang anggota HMI oleh aparat kepolisian yang menghalangi mahasiswa memasuki perkantoran Pertamina, Senin (3/6/2013).

Kader yang terkena pukulan aparat tersebut, Awi, dan rekan-rekannya tidak terima dengan pemukulan tersebut. Mereka kemudian mensweeping anggota TNI Polri yang melintas di Jalan Botolempangan, di mana sekretariat HMI Cabang Makassar berada. Tidak hanya itu, mahasiswa juga menyandera sebuah sepeda motor milik Satlantas Poltabes Makassar.

Aksi solidaritas atas pemukulan tersebut kemudian digelar di kampus-kampus dengan mimbar bebas, yang berlanjut hingga malam harinya.

Menindaklanjuti pemukulan tersebut, Propam Polda Sulselbar memeriksa AKBP Singgih (Kabag Ops Polrestabes Makassar) dan Kompol Setyo (Kasat Sabhara Polrestabes Makassar), dua perwira yang diduga memukul anggota HMI.