HMI MPO Pekanbaru Selenggarakan LK2

Penataran KOHATI yang diadakan pada 16-18/10, yang kemudian disambung dengan LK2.
Penataran KOHATI yang diadakan pada 16-18/10, yang kemudian disambung dengan LK2.

HMINEWS.Com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Cabang Pekanbaru menyelenggarakan Latihan Kader 2 (LK2). Dimulai tanggal 18 hingga 25 Oktober 2015 di Gedung KNPI Provinsi Riau.

LK2 atau intermediate training ini satu rangkaian dengan Latihan Kader KOHATI yang telah digelar sebelumnya (16-18/10/2015) di tempat yang sama. Bahkan, pada Jum’at (23/10) nanti akan dimulai pula LK1 Cabang Pekanbaru. Demikian kata Ketua Panitia LK2, Fitriani, kepada HMINEWS.Com.

Tema LK2 kali ini adalah pengokohan nilai-nilai dari Khittah Perjuangan HMI MPO, yang dengan demikian diharapkan makin menguatkan pembentukan kader menuju karakter ulul albab. Peserta training ini berjumlah 9 orang dari Cabang Pekanbaru dan sekitarnya.

Sejumlah alumni menjadi pemateri LK2 ini, di antaranya Kanda Hasanududin, Feldi, Fauzi Kadir, Anton Juliandri, Roma Gia, Muhammad Rafi (PB HMI), dengan master of training Nur Alie.

Di Tengah Kabut Asap, HMI MPO UIR Tetap Kajian

uir1HMINEWS.Com – Di tengah kabut asap yang melanda Riau, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Komisariat Fisipol Universitas Islam Riau (UIR) kembali melakukan rutinitas diskusi mingguan. Acara ini diadakan sore hari di Taman FKIP UIR dan dihadiri puluhan kader HMI komisariat.

Ketua umum HMI MPO Komisariat Fisipol UIR, Muhammad Nur, menyampaikan, meski Riau sedang dilanda asap, hal itu tidak menjadi halangan.

“Sebagai kader hal itu tidak menjadi halangan kita untuk terus melakukan budaya HMI yaitu berdiskusi. Karena ketika kita di ikrar di HMI, artinya kita sebagai kader siap di kondisi apapun untuk kemajuan HMI dengan harapan berdampak positif terhadap lingkungan,” ujarnya Selasa (15/9/2015).

Ada beberapa pembahasan pada diskusi hari ini, yang pertama terkait kegiatan yang menjelang Hari Raya Idul Adhha guna mempererat ukhuwah islamiyah kader se-Korkom UIR, khususnya Komisariat Fisipol, karena kadernya lebih dari 150 mahasiswa.

Yang kedua pembahasan terkait HMI di posisi strategis di kampus UIR dikarenakan tidak lama lagi akan ada Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemira) ditingkat fakultas dan universitas. Yang ketiga pembahasan baju HMI. Yang kelima terkait asap yang melanda Riau yang berakibat pada macetnya proses akademik dan banyaknya masyarakat yang sulit bekerja bahkan sakit serta baru-baru ini ada yang meninggal akibat terkena asap, dan akan ditindaklanjuti dangan aksi.

Diskusi sore ini sedikit berbeda karena banyaknya yang perlu didiskusikan. “Terimakasih kepada kader Fisipol tetap semangat ber-HMI meski ditemani kabut asap, semoga semangat juang kader terus terjaga,” tutup Nur.

Pada diskusi tersebut dihadiri juga mantan pengurus Korkom UIR periode 2014-2015, Guntur Hidayat dan Surya.

Ganjar Stiawan

HMI MPO Fisipol UIR Gelar LK 1

Fisipol UIRHMINEWS.Com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Komisariat Fisipol Universitas Islam Riau (UIR) kembali menggelar basic training atau Latihan Kader I (LK 1). Dimulai pada Jum’at (11/9/2015) bertempat di Sekretariat HMI Cabang Pekanbaru, Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru.

Peserta LK-1 yang berlangsung 3 hari ini berasal dari beberapa Universitas yang ada di Pekanbaru seperti UR, UIN dan UIR, dan mencapai 40 orang. Ketua panitia Ahmad Fauzi menjelaskan, masih banyak kendala dalam mengajak kawan-kawan mahasiswa bergabung karena minimnya pengetahuan tentang berorganisasi.

“Selama membuka stand pendaftaran di Fisipol UIR, tidak jarang kami mendapat penolakan dari mahasiswa yang coba kami ajak untuk bergabung. Alhamdulillah dengan sedikit penjelasan, kami berhasil mengajak beberapa untuk bergabung,” jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, Muhammad Nur selaku Ketua Komisariat HMI-MPO Fisipol UIR menegaskan, ilmu yang didapat di HMI belum tentu ditemukan di perkuliahan. “Alhamdulillah, komisariat Fisipol kembali menjadi tuan rumah LK-1. Adapun tujuan diadakannya LK-1 ini agar mahasiswa-mahasiswa di Pekanbaru ini, khususnya UIR menjadi pribadi yang lebih baik, berpikir kritis dan belajar memupuk bagaimana menjadi pemimpin yang berkarakter. Karena sebelum kita memimpin umat terlebih dahulu kita harus bisa memimpin diri sendiri,” paparnya.

Basic Training Komisariat Fisipol UIR ini dibuka langsung Ketua Umum HMI-MPO Cabang Pekanbaru, Bustamin Abidin yang pada kesempatan itu juga mengatakan bahwa ini baru tahapan awal pembelajaran di HMI-MPO, masih ada LK-2, LK-3 dan SC.

“Selamat datang buat peserta, selamat berproses. Hargai proses, semua tidak ada yang instan, berawal dari bawah. Hidup itu memiliki nilai sendiri,” kata Bustamin.

Master of Training (MOT) acara ini adalah Guntur Hidayat, yang pada pertengahan acara digantikan oleh Mizan Mustofa. Dari 40 peserta, 34 dinyatakan lulus pada akhir acara ini dan dinyatakan sah sebagai anggota HMI Cabang Pekanbaru.

Ganjar Stiawan

Pengurus HMI Pekanbaru Dilantik, Dialog Interaktif Digelar

PKUHMINEWS.Com – Pengurus HMI MPO Cabang Pekanbaru hasil konferensi ke-10, 2015 dilantik. Pelantikan dirangkaikan dengan dialog interaktif bersama Bambang Suherly (PB HMI MPO), Kanda Fauzi Kadir (alumni mantan Ketua Umum HMI Yogyakarta yang tinggal di Pekanbaru), serta Kanda Amiruddin (alumni Makassar).

Pelantikan dilangsungkan di Gedung Guru Provinsi Riau, Jalan Lobak Arengka, Pekanbaru, Senin (23/3/2015) malam. Dihadiri para pengurus yang dilantik, kader-kader aktif dari berbagai komisariat di Pekanbaru, serta sejumlah alumni.

Dalam sesi dialog interaktif itu, alumni berpesan agar para anggota Korps HMI-Wati selalu tegar, agar semua anggota lainnya tidak kekurangan semangat. Kondisi kekinian sering menunjukkan banyak kader yang kurang kurang bersemangat.

Amiruddin menyampaikan perlunya terus membenahi (improvement) sistem perkaderan seiring berubahnya zaman. Hal ini dimaksudkan agar HMI tidak hanya tidak kekurangan kader, tetapi juga para kader tidak justru menjadi kader yang merusak Himpunan.

Sedangkan Bambang Suherly (Komisi PAO PB HMI), menyatakan bahwa jabatan di HMI sesungguhnya adalah amanah.

“Jangan bangga dengan jabatan yang diamanahkan oleh Himpunan karena sejatinya kader itu tidak haus jabatan. Degradasi nilai perkaderan di HMI jika kader aktif di HMI dengan tujuan untuk mendapatkan jabataan struktural dan di lembaga kampus, bukan bagaimana caranya untuk membesarkan Himpunan ini,” ujar Bambang.

Ia juga menegaskan, kader HMI juga tidak selayaknya berebut jabatan. Mereka harus ber-HMI bukan untuk tujuan sempit itu, tetapi untuk berproses menuju kualitas insan ulul albab.

Fitri

HMI Pekanbaru Gelar Konferensi Ke-10

HMINEWS.Com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Cabang Pekanbaru menggelar konferensi ke sepuluh. Acara dilangsungkan di Aula Museum Riau, Jalan Jendral Sudirman, Pekanbaru, Ahad  (11/1/2015).

Pada konferensi kali ini HMI MPO mengangkat tema “Memperkokoh Basis Perkaderan Membangun Basis Intelektual Profetik HMI-MPO Cabang Pekanbaru.”

“Perkaderan didalam HMI sebagai ruh dan jantungnya Himpuanan, tentu menjadi keharusan bagi setiap kader HMI untuk terus memperbaiki HMI MPO Cabang pekanbaru. Di samping itu juga perlu melanjutkan perjuangan-perjuangan yang belum kami selesaikan di dalam HMI MPO harus diselesaikan,” kata Ketua Umum HMI MPO Cabang Pekanbaru, Ganjar Stiawan sebelum dirinya lengser.

Ketua Badko Sumatra Raya, Mizan Musthofa,juga mengatakan, HMI harus menjadi wadah perjuangan bagi para mahasiswa. Oleh sebab itu perkaderan harus kokoh, karena perkaderan sejatinya menyiapkan pengganti sebelum mati. Untuk membangun intelektual harus memulai dari dasar perkederan itu sendiri.

“Selama setahun ini HMI MPO Cabang Pekanbaru terus eksis menyuarakan kebenaran dan keadilan ini harus tetap diperjuangkan oleh pengurus baru nantinya,” ujar Ketua Umum Badko Sumatra Raya dalam sambutannya.

PB HMI dalam HMI dawakili oleh Ketua Komisi Kajian dan Kebijakan Strategis, M Rafi, juga menyampaikan hal yang sama. Pengurus baru harus lebih baik dari pengurus-pengurus sebelumnya, dan di HMI, jabatan Ketua Umum adalah amanah yang berat harus ihlas dalam menjalaninya. Demikian ungkapnya sesaat sebelum membuka acara konferensi cabang HMI MPO Cabang pekanbaru ke X.

Dalam pelaksanaannya konferensi cukup ketat peserta sidang cukup kritis keinginannya untuk membangun HMI Cabang Pekanbaru, hingga selesai acara. Akhirnya terpilihlah ketua umum HMI MPO Cabang Pekanbaru priode 2015-2016, Bustamin Abidin, secara aklamasi.

Awalnya ada dua kandidat calon ketua umum, yaitu Hidayatullah dari Komisariat Dakwah dan Bustamin Abidin dari Komisariat Fekonsos. Namun pada sesi tanya kesediannya, Hidayatullah mengundurkan diri dan ahirnya terpilihlah Bustamin sebagai ketua umum HMI MPO Cabang pekanbaru.

HMI Pekanbaru: Alihkan Anggaran Mobil Dinas DPRD Riau!

pkuHMINEWS.Com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI – MPO) Pekanbaru mendesak Pemprov Riau batalkan rencana pembelian mobil dinas DPRD senilai Rp 4,9 miliar. Anggaran sebesar itu dinilai terlalu mewah dan tidak mengindahkan rasa keadilan dan kepatutan terhadap kondisi masyarakat Riau.

Aksi itu dilakukan dengan nama Gerakan Tolak Pemborosan Anggaran (Getbong) Riau. HMI MPO dan aliansinya meminta Plt Gubernur Riau, Arsyad Juliandi Rachman berpatokan pada pagu anggaran dan mengurungkan renana pembelian mobil dinas.

“Pemerintah lagi-lagi menunjukkan perilaku boros dalam meggunakan APBD. Tahun ini saja pemerintah kembali membelanjakan Rp4,9 miliar hanya untuk mobdin Ketua DPRD Riau yang notabene wakil rakyat yang seharusnya mengutamakan kepentingan rakyat, bukan pribadi,” kata Ketua HMI MPO Pekanbaru Ganjar Setiawan, Senin (27/10/14).

Menurut Ganjar, seharusnya pemerintah mau pun wakil rakyat mengutamakan kepentingan masyarakat banyak. Anggaran pembelian mobil dinas tersebut sama sekai tidak memenuhi rasa keadilan dan kepatutan serta kebutuhan.

Plt Gubernur Riau juga disarankan agar mengalihkan anggaran itu untuk kepentingan umum yang lain seperti beasiswa, bantuan orang miskin, atau kesehatan.

22 Peserta Lulus Batra HMI MPO Koorkom UIR

uirHMINEWS.Com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Koorkom Universitas Islam Riau, Pekanbaru mengadakan Latihan Kader (LK) 1, Jumat-Ahad, 24-26 Oktober 2014. Dikuti 30 peserta, dan hingga hari terakhir, lulus sebagai kader sebanyak 22 orang.

Acara itu dilangsungkan di Sekretariat HMI MPO Pekanbaru, Jalan Soekarno-Hatta nomor 81 H, Arengka Pekanbaru. Adapun ketua panitia adalah Zun Nurain, sedangkan yang bertindak sebagai master of training, Ketua Komisi Kajian Strategis PB HMI MPO yang juga kebetulan berdomisili di Pekanbaru, Mohammad Rafi. Sedangkan

Menurut mantan ketua HMI MPO Pekanbaru, Mizan, perkaderan itu mengusung tema ‘Upaya Peningkatan SDM Mahasiswa Islam menuju Kampus Perjuangan UIR.’

Para peserta adalah mahasiswa kampus UIR yang terdiri dari 9 fakultas, yaitu Hukum, Agama Islam, Teknik, Pertanian, Keguruan dan Pendidikan, Ilmsu Sosial dan Politik, Psikologi, dan fakultas Komunikasi.

Kepada para peserta yang telah resmi menjadi kader atau anggota baru,  panitia mengucapkan selamat bergabung. “HMI rumah kita ,semoga kawan-kawan yang telah bergabung di HMI MPO tetap semangat dan mari bersama-sama menghijau-hitamkan Bumi Lancang Kuning,” kata Zun.

Nova & Mizan

Kritisi Gubernur Baru Riau, Dua Aktivis HMI MPO Pekanbaru Dipukul Polisi

HMI MPO PekanbaruHMINEWS.Com – Lima aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) Cabang Pekanbaru dipukuli aparat kepolisian dan Satpol PP saat berunjukrasa mengkritisi gubernur baru Riau, Annas Maamun. Pemukulan terjadi di Tugu Zapin,Rabu (13/8/2014) pagi.

Menurut keterangan Ketua Umum HMI MPO Pekanbaru, Gannjar Stiawan, saat itu 15 anggota HMI MPO Pekanbaru berunjukrasa di Tugu Zapin di depan Kantor Gubernur Riau. Mereka menuntut gubernur mundur dari jabatannya karena dinilai diktator dalam memimpin, serta meminta Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut KKN Gubernur Riau, BKD dan Inspektorat Riau.

Dalam unjukrasa tersebut, mereka disambut puluhan Satpol PP dan anggota kepolisian. Meski merasa ada yang lain, belasan aktivis tersebut tetap menyampaikan orasi.

Saat mereka mulai naik ke atas Tugu Zapin, aparat kepolisian langsung menarik mereka. “Para polisi yang berjaga langsung menarik kami, saat itu juga terjadi percakapan. Inti dari percakapan itu, mereka melarang kami untuk aksi,” kata Ganjar.

Polisi menanyakan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) atau izin dari kepolisian, dan karena belasan mahasiswa tersebut tidak dapat menunjukkan, aksi langsung dibubarkan paksa dipipmin langsung oleh Kapolsek Pekanbaru Kota, Kompol Dhana AS dan KaSatpol PP Provinsi Riau, Noverius. Koordinator aksi, Lukman Hakim menyatakan telah menyampaikan izin 3 hari sebelumnya.

Kemudian terjadi negosiasi dan aksi dilanjut ke Puswil Soeman HS. Disini, mereka berencana untuk melakukan ‘briefing’. Tanpa disangka, puluhan anggota polisi mengikuti dan langsung menghalau mahasiswa tersebut.

“Saat itu juga, salah satu anggota saya, Tape dipukul. Saya melihat dia dicekik dan ditendang oleh seorang Kapolsek,” ujar Ganjar.

Melihat temannya dipukuli, Ganjar datang bermaksud untuk menyelamatkan kawannya, namun dirinya turut dipukul pula. “Saya ditarik dan dipukul bagian perut, pundak dan bahkan saya ditampar di pipi sebelah kiri,” paparnya.

“Ketika saya pergi, aparat kembali menarik dan menghantam bagian perut,” tambah Ganjar. Akhirnya, belasan mahasiswa ini memutuskan untuk pulang.

Senada dengan Ganjar, Lukman Hakim selaku Korlap Aksi mengaku diintimidasi oleh salah seorang pejabat Pemprov Riau sebelum menggelar aksi. Dalam percakapan telepon tersebut, Annas Maamun akan menurunkan massa tandingan jika mereka menggelar aksi. “Hati-hati saja, akan ada massa tandingan,” ujar Lukman menirukan ucapan orang tersebut.

“Usai demo, kami pun dapat ancaman dari seseorang yang tak kami kenal. Dia mengirimi kami pesan, isinya berupa ancaman,” tutur Lukman.

Atas peristiwa ini, HMI-MPO berencana akan melaporkan oknum polisi yang main kekerasan ke Polda Riau. “Sekarang, kami sedang konsolidasi dengan PB HMI-MPO dan akan ada aksi solidaritas,” ujar Ganjar.