Pemuda Yogya Menolak Premanisme

HMINEWS.Com – Sekitar 100 massa yang menamakan Pemuda Yogyakarta menggelar aksi damai menolak segala bentuk kekerasan dan premanisme. Massa dari berbagai elemen tersebut berharap segala kasus kekerasan dan premanisme segera diselesaikan secara hukum tanpa intervensi kelompok.

Aksi dimulai pada pukul 15.30 di Tugu Yogyakarta, kemudian massa bergerak menuju DPRD Yogya dengan berjalan kaki secara tertib. Arus lalu lintas di Jalan P Mangkubumi dan Jalan Malioboro sempat macet akibat aksi tersebut.

“Kami Pemuda Yogyakarta mengajak masyarakat memperteguh Yogyakarta sebagai daerah tanpa kekerasan. Yogya bukan daerah premanisme,” kata koordinator aksi, ‘Mas Gosong’ berorasi, Ahad (7/4/2013).

Aliansi pemuda yang terdiri dari Himpunan Mahasiswa Yogya (Himayo), FKPPI, Rembuk Community, Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar), klub motor Megapro, Supra, dan lainnya tersebut juga mengapresiasi keberanian Kopassus memberangus preman yang dinilai meresahkan warga Yogya, meski tindakan Kopassus tidak bisa dibenarkan sepenuhnya.

Massa menyayangkan negara yang seolah tak berdaya menghadapi maraknya tindakan premanisme yang memicu keresahan dan balas dendam.

Aksi berakhirdi DPRD Provinsi DIY dengan doa bersama para budayawan Yogyakarta dan tabur bunga di depan patung Jendral Sudirman. Terakhir, elemen massa menegaskan Yogyakarta masih dan tetap dan nyaman untuk ditinggali atau dikunjungi.

Harun Aroni