Sambut Ramadhan, Sejumlah OKP di Malra Gelar Pawai

HMINEWS.Com – Menyambut bulan suci Ramadhan, sejumlah Organisasi Kepemudaan dipelopori oleh; HMI MPO, KNPI, PMII, GP Ansor, Remaja Masjid, dan Siswa/i Se-Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara mengelar Pawai Taa’ruf beberapa keliling kota.

Para pegiat pawai mengungkapkan kegiatan ini sebagai bentuk sosialisasi kebersamaan, mempertebal ukhuwah sesama muslim serta kerukunan antar umat beragama.

“Kami berharap masyarakat berpartisipasi sertai memaknai Pawai Ta’aruf sebagai spirit memperbaiki kepribadian diri untuk memasuki bulan suci. Nantinya, malam takbiran di akhir dari bulan Ramadhan juga kami berusaha mengadakannya dengan aman, tentram dan penuh kebersamaan agar hakekat Idul Fitri begitu dijiwai secarah kafah,” kata Ketua Umum HMI MPO Tual, Ismail Rengur.

Warga pun antusias berpartisipasi dalam kegiatan yang dimulai pukul 16.00-18.00 WIT, mulai Start dari Kantor Kementrian Agama Kabupaten Maluku Tenggara dan finish di Balai Kota Tual. Pawai diiringi oleh drum band siswa-siswi dari Madrasah Tsanawiyah Negeri 429 Tual.

Pawai Tanpa Takbir

Kita kian sakit di awal Syawal ini. Ramadhan –yang baru saja berakhir, alih-alih menjadi penawar atas jiwa keberagamaan kita yang sakit, malah menjadi medium inkubasi bagi virus banalitas religius yang diidap ummat.

Begitu syawal merangkak, kita mempertontonkan kedunguan kita sebagai umat. Dengan dalih takbir keliling, kita memuaskan nafsu skopofilia dengan mempertontonkan kehebatan kita meraung-raungkan suara knalpot dan bunyi klakson yang memekakkan telinga, ditingkahi letusan petasan yang membahana.

Karnaval yang sejatinya menjadi ajang mengagungkan nama Allah, sebagai ekspresi rasa keberagamaan yang adiluhung, menjelma menjadi rimba raya yang dihuni orang-orang sakit jiwa dan miskin ekspresi keberagamaan, padahal mengaku baru saja lulus dari ‘Madrasah Ramadhan.’

Tak ada sedikitpun suara takbir yang terdengar, semata hanya bunyi kendaraan yang meraung. Rasa haus akan belaian suara yang mengagungkan Allah, suara-suara yang menunjukkan kerinduan akan ketenangan jiwa dan kemenangan nurani, nyatanya tak secuilpun terdengar. Hingar yang tercipta menunjukkan takbir keliling itu kehilangan ruh, dan menjadi sekedar kedok tanpa isi.

Takbir keliling menjadi legitimasi untuk mempertontonkan betapa kita masih jauh dari taqwa –derajat kemanusiaan ideal yang ingin dicapai melalui shaum Ramadhan. Ini juga menjadi proklamasi bagi kemerdekaan jiwa ke-iblis-an kita semua yang terpenjara selama Ramadhan.

Ramadhan belum lagi jauh, tapi kita kembali terjerembab dalam kebodohan-kebodohan, atau jangan-jangan kita memang tidak pernah benar-benar ber-Ramadhan? Tidak pernah benar-benar menjadi umat beriman yang dipanggil oleh Allah untuk menjalankan shaum?

Berjuta tanya bergelayut di rasa penasaran, beribu suara protes tersendat di tenggorokan. Air mata perlahan merembes di pelupuk mata, membasuh pipi, keluar tanpa suara. Apa yang salah dengan semua ini? Atau Ramadhan memang telah lama meninggalkan kita? Dan yang tersisa hanyalah tiga puluh hari antara bulan Sya’ban dan Syawal yang tak pantas lagi disebut Ramadhan?

Ya Allah, ampuni kami yang tak pernah sadar dan selalu mengikuti kebodohan sendiri, sebab bila bukan diriMu, siapa lagi yang akan menyelamatkan kami? Kami terlalu memperturutkan nafsu sendiri, dan selalu melupakan-Mu –kami hanya mengingatmu dalam ingatan sekedarnya dan jauh dari ingatan yang sempurna.

Allahummaghfirlahum…

Muhammad Kasman

Ballo, 1 Syawal 1434 H – 7 Agustus 2013 M
Dibuat ketika rombongan takbir keliling melintas, pukul 20:46 wita.

Gebyar Ramadhan HMI STKIP Muhammadiyah Bogor

HMINEWS.Com – Hampir sebulan, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) Komisariat STKIP Muhammadiyah Bogor  mengadakan Gebyar Ramadhan. Kegiatan yang diselenggarakan di antaranya: Pesantren Kilat, Asi Solidaritas untuk Kaum Mustadh’afin, Lomba-lomba Budaya Islami, Dialog Kader Komisariat, Santunan Anak Yatim, dan ditutup dengan Buka Puasa Bersama Masyarakat.

Penggalangan Dana

Aksi ini dilakukan puluhan kader HMI MPO Komisariat STKIP Muhammadiyah Bogor dengan turun ke Pasar Leuwiliang. Kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan Komisariat tersebut.

“Kegiatan ini upaya membangun dan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk memikirkan nasib orang-orang yang lemah, para kaum dhu’afa di wilayah tempat tinggal masyarakat pemilik toko atau pengunjung pada umumnya dan kaum dhu’afa di wilayah Pasar Leuwiliang pada khususnya,’’ kata Ketua Panitia penggalangan dana, Ardiansyah.

Buka Puasa Bersama Masyarakat dan Pihak Kampus

Buka Pusa diadakan dua kali, pertama atas ajaan pihak Kampus STKIP Muhammadiyah Bogor, dan kedua yang diadakan para pengurus Komisariat. Kampus ini merupakan salah satu basis perkaderan HMI MPO Cabang Bogor dengan jumlah kader yang cukup banyak dan ramai dalam setiap kegiatannya.

Pembantu Ketua Bidang Keuangan STKIP Muhammadiya Bogor Pevi Januar Pelita pada kesempatan itu mengatakan “Teman-teman HMI harus menjalin komunikasi yang baik sehingga tercipta harmonisasi dengan Lembaga STKIP Muhammadiyah, komunikasi yang baik akan membentuk kesepahaman dengan program lembaga, dalam kontek’s HMI dengan UKM dan organ eksternal lain. Kami mengapresiasi, tetapi teman-teman STKIP harus melakukan kerja nyata sebanyak dan sebaik mungin sehingga berkontribusi terhadap lembaga, juga demi perbaikan kampus,” ujarnya saat acara berlangsung, (31/7/2013).

Kader-kader baru HMI Komisariat STKIP juga menyatakan rasa bangga mereka. “HMI luar biasa, konteks Komisariat saja mereka diberikan porsi yang baik oleh lembaga walau ketika kami belum jadi dan setelah menjadi kader HMI. Kami merasakan HMI organisasi yang mengedepankan ukhuwah, keilmuan, keislaman, memberikan pemahaman, dan gambaran dimana dan harus seperti apa seorang mahasisiwa sebagai umat Islam dan warga negara Indonesia berbuat dan bertindak,” kata salah seorang mahasiswa STKIP, Hadisiswa.

Santunan Dhuafa

Sebagai acara puncak diadakan santunan untuk dhuafa diadakan di Desa Sibanteng, Leuwisadeng. Acara dihadiri para Pengurus Cabang dan pihak kampus yang diwakili langsung oleh Ketua STKIP Muhammadiyah Bogor, Yusfitriadi.

“Apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan dalam kesempatan yang berbahagia ini kepada Jajaran Pengurus HMI-MPO Komisariat STKIP Muhammadiyah Cabang Bogor dalam upaya memberikan pencerahan dalam bentuk pendidikan karena semua kecerdasan apapun itu namanya ada karena proses pendidikan,” kata Yusfitriadi.

Ia juga menambahkan, tidak sedikit mahasiswa yang dibenci masyarakat karena hal negatif tetapi HMI-MPO dinilai mampu memberikan kiprah nyata dimasyarakat. “Maka dari itu, siapun dan di manapun saya dukung dan mari kita dukung gerakan-gerakan untuk  mencerdaskan masyarakat dengan bentuk pendidikan,” lanjutnya.

Ketua Umum HMI MPO Komisariat STKIP Muhammadiyah Bogor, Ana Mulyana, menjelaskan tema kegiatan yang kedua ini adalah Gema Ramadan Sebagai Aktualisasi Nilai Kemanusiaan Upaya Mewujudkan Masyarakat Yang Diridhoi Oleh Allah SWT. “Kegiatan sanlat yang dilakukan kami walau tidak begitu baik tetapi hal ini adalah upanya memberikan dasar tentang nilai dan budaya-budaya islam dan hal ini sebagai investasi jangka panjang buat masyarakat” kata dia.

“Penutupan Gebyar Ramadhan itu juga dihadiri Kades dan warga Desa Cibanteng dan dimeriahkan dengan marawis MA Cendekia Muslim,” terang Ketua Gebyar Ramadhan, Kardi di hadapan warga, pihak kampus, pengurus komisariat dan Ketua Umum HMI MPO Cabang Bogor, saat acara berlangsung, Sabtu (3/8/2013).

Asep Kurnia

Baksos Ramadhan HMI FH UII

HMINEWS.Com – Yogyakarta, Sabtu (20/7/2013) Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (HMI FH UII) mengadakan kegiatan bhakti sosial dan buka puasa bersama santri Pondok Yatim Daar Aytam Baitussalam, Dusun Miri Pendowo Harjo, Sewon, Bantul.

Kegiatan tersebut merupakan inisiasi dari unit Dakwah dan Unit PTKJ yang diikuti oleh semua kader dan pengurus. Acara yang berlangsung dari pukul 16.00-19.00 WIB ini dihadiri oleh para santri Pondok Yatim Daar Aytam Baitussalam dan tentunya dari kader HMI FH UII. Diawali dengan para santri dan pengurus Pondok, buka bersama, shalat maghrib berjamaah, Buka bersama, ceramah islami dan pemberian sumbangan (pakaian, alat tulis, buku tulis dan buku bacaan) yang diberikan secara simbolik oleh Sekretaris Umum HMI FH UII yaitu Irsya Bakhtiar Kepada Ketua Pondok Yatim Bapak Komari.

Dalam kegiatan tersebut Ketua Umum yaitu Dolly Setiawan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan refleksi diri dibulan Ramadhan bahwa dalam kehidupan ini harus saling membantu dan mengistropeksi diri bahwa masih banyak sodara-sodara kita yang mempunyai semangat mengejar cita-cita dengan kekurangan yang ada.

Kegiatan ini HMI FH UII dipersiapkan satu minggu.dimana membuka stand di kampus FH UII untuk mahasiwa/i untuk menyisikan rezekinya dalam bentuk materi atau barang.

Kegiatan ini juga disambut baik oleh Pondok Pantai.Bapak Komari selaku Ketua Pondok Panti mengucapkan terima kasih serta memberikan semangat kepada para Santri pondok untuk tetap semangat dalam mengejar cita-cita karena masih banyak saudara-saudara kita yang peduli yaitu HMI FH UII.

Diharapakan kegiatan serupa lebih sering dilakukan karena banyak memperoleh manfaat yang baik, salah satunya adalah memberikan rasa syukur atas rahmat dan rezeki yang Allah berikan untuk kita serta dapat menjadikan kegiatan untuk saling berbagi.

Adam Hervanda, kader HMI komisariat FH UII

HMI Makassar Adakan Temu Kader-Alumni

HMINEWS.Com –  Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) Cabang Makassar akan menggelar ‘Temu Alumni-Kader dan Buka Puasa Bersama.’ Bertempat di Hotel Lamacca UNM Gunung Sari, Jalan AP Pettarani- Makassar, Senin 29 Juli 2013.

Ketua Panitia Pelaksana, Najamuddin Arfah yang juga ketua LAPMI Makassar, mengatakan bahwa kegiatan tersebut sebagai upaya untuk membangun silaturrahmi sesama kader HMI (MPO) Makassar. Menurutnya, bulan Ramadhan sebagai bulan refleksi diri tentunya menjadi momentum bagi kader-alumni untuk bertemu dan melakukan silaturrahmi serta berbagi pengalaman dan cerita selama di HMI.

Pertemuan tersebut juga diharapkan dapat melahirkan wacana baru bagi gerakan HMI, khususnya HMI MPO Cabang Makassar. “Kemungkinan di pertemuan tersebut akan ada agenda sharing dan pembahasan kerja strategis organisasi HMI MPO Cabang Makassar kedepannya, tapi nantilah kita kondisikan pada saat acara berlangsung,” jelasnya.

Ketua HMI MPO Cabang Makassar, Thakwir, menambahkan bahwa dalam kegiatan temu kader-alumni tersebut juga dirangkaian dengan kegiatan amal HMI yang diberi nama Gerakan Amal HMI (Gerami).

“Ada gerakan sosial yang kami bangun, kami menerima sumbangan materi dan non materi seperti pakaian untuk disalurkan kepada kaum dhuafa,” ujar Thakwir.

Acara akan dimulai pada pukul 16:30, seperti biasanya jelang buka puasa ada tausiah Ramadhan setelah itu dilanjutkan dengan forum diskusi terbuka bagi kader-alumni HMI MPO Makassar.

Ta’jil HMI Komisariat FH UII

HMINEWS.Com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) Komisariat FH UII mengadak kegiatan buka puasa bersama. Acara dihadiri lebih dari 50 kader, dengan menu yang dimasak sendiri oleh kader-kader Komisariat FH UII, terutama kader akhwat.

Momen buka puasa diisi dengan sarasehan dan dijadikan sebagai ajang berkumpul dan saling bersilaturrahim, memberikan masukan, kritik dan saran untuk HMI. Kegiatan tersebut diprakarsai Unit PSDK dan Unit PUT HMI, yang juga dimaksudkan untuk meningkatkan semangat kolektif semua kader dan pengurus.

“Tujuan serta harapan dari kegaitan ini, selain buka puasa, adalah untuk kerjasama kolektif serta mengajak kader-kader untuk lebih intens melakukan kegiatan di komisariat,” kata Hafiedz dari Unit PSDK saat acara berlangsung, Jum’at (19/7/2013).

Respon kader-kader atas acara tersebut pun positif, seperti dikatakan Mutia Khanandita, kader angkatan tahun 2012, dan Lauren, yang menilai kegiatan tersebut bermanfaat untuk mengakrabkan sesama kader, mempererat silaturrahim dan meningkatkan loyalitas terhadap komisariat.

Dalam kegiatan buka bersama ini, Dolly Setiawan selaku Ketua Umum HMI Komisariat FH UII pun menjelaskan esensi dan harapan dari kegiatan buka bersama.

“Komisariat dengan kuantitas kadernya yang sangat banyak tentu memerlukan wadah untuk mempererat tali kekeluargaan antar kader. Buka puasa bersama ini merupakan salah satu cara pengurus untuk mewujudkannya. Patut untuk diapresiasi, kontribusi kader sangat luar biasa ditambah rasa masakan karya kader tersebut sangat istimewa sedapnya serta suasana Ramadhan yang begitu menyejukan hati,” ucap dia.

Menurutnya, Ramadhan kali ini harus digunakan untuk merenungkan kondisi kekeluargaan dan mendukung kepengurusan periode ini. Setelah acara ini harapannya hubungan kekeluargaan sesama kader akan semakin baik.

Muhammad Adam Hervanda

HMI FH UII

Alhamdulillah, Idul Fitri 1433 H Serempak

HMINEWS.Com – Meski berbeda dalam penentuan awal Ramadhan, umat Islam Indonesia dan dunia serempak berhari raya Idul Fitri bersamaan. 1 Syawal 1433 H, sesuai metode perhitungan (hisab) dan ru’yat (melihat bulan) jatuh pada 19 Agustus 2012, dengan posisi hilal (bulan sabit) 6 derajat yang terlihat di Pelabuhan Ratu.

Di Indonesia, sidang itsbat (penetapan) tersebut berlangsung di Kementerian Agama RI, dipimpin Menteri Agama Suryadharma Alie dan dihadiri ormas-ormas Islam se-Indonesia kecuali Muhammadiyah, Sabtu (18/8/2012).

“Awal 1 Syawal 1433 yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri akan dilaksanakan serentak pada Minggu, 19 Agustus 2012,” kata Menteri Agama Suryadharma Ali.

Demikian juga kawasan Timur Tengah; Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Yaman, Libya, Palestina dan Libanon. Idul Fitri disepakati Ahad 19 Agustus 2012. Kawasan Eropa pun sama, hari Lebaran serempak Ahad.

KOHATI Karawang Buka Puasa Bersama Anak Jalanan

HMINEWS.Com – Korps HMI-Wati (KOHATI) Cabang Karawang membagikan takjil untuk anak jalanan. Pembagian dilakukan di sejumlah ruas jalan raya, seperti di pertigaan lampumerah Karang Pawitan, Karawang Barat.

“Terlepas mereka (anak jalanan) puasa atau tidak, kami hanya ingin peduli terhadap anak jalanan. Mereka butuh perhatian, telrebih mereka adalah saudara kita juga,” kata Ketua Umum KOHATI Karawang, Rudita Hasnatul Aeni.

Menurut Aeni, umumnya masyarakat memandang sebelah mata terhadap anak jalanan. Keberadaan mereka dianggap sebagai biang masalah sosial perkotaan.

“Kenapa berasumsi buruk dan tidak melakukan terobosan baru yang efeknya tidak hanya berkurangnya pengangguran, sehingga tidak ada lagi anak jalanan karena keadaan?” tanyanya.

Kegiatan yang dilakukan sejak Jum’at (10/8/2012) tersebut diikuti kader KOHATI Karawang dari berbagai kampus.  Rudita Aeni berharap kegiatan tersebut dapat bermanfaat bagi semua kalangan, baik pemberi maupun penerima. Juga dapat mengundang simpati orang lain, guna sama-sama memperhatikan nasib mereka, untuk kemudian memikirkan solusinya.

Tidak hanya di jalanan, KOHATI juga menggelar acara buka puasa bersama di sekretariat HMI Cabang Karawang, dengan  Ketua Umum Cabang, Ali Said dan jajaran pengurusnya serta hadir pula mantan Ketua KOHATI Karawang, Ade Endah.

Asep Riyadi

Ribuan Botol Miras dan Petasan Disita

HMINEWS.Com – 1.151 botol miras dan 123.748 petasan diamankan Polres Karawang. Didapat dari tempat-tempat penjualan minuman keras di semua kecamatan yang dilakukan masing-masing Polsek dalam operasi yang digelar pada 20-22 Juli 2012.

“Kali ini kami menggelar oprasi sekedar mencegah saja. Tapi kalau mereka melakukan penjualan secara rutin kembali dalam jumlah besar dan tidak melihat suasana bulan Ramadhan, kita akan melakukan tindakan yang lebih tegas lagi,” kata Kapolres Karawang Arman Achdiat kepada HMINEWS, Senin (23/7/2012) malam.

Menurut Kapolres, peredaran kedua jenis barang tersebut masih dalam taraf wajar. Meski begitu akan terus diikuti dengan razia-razia berikutnya secara rutin. Hal lain yang menjadi perhatian adalah lokalisasi, maraknya gelandangan dan pengemis, serta pencurian sepeda motor.

“Hal itu juga mesti dibenahi, operasi akan dilakukan selama sepuluh hari,” lanjutnya.

Dengan operasi tersebut pihaknya berharap tidak ada aksi sweeping yang dilakukan oleh ormas atau LSM, sehingga meminimalkan kemungkinan terjadinya bentrokan.

Asep Riyadi

Puasa Sehari, Harga Daging Melambung Tinggi

HMINEWS.Com – Baru sehari puasa, harga sejumlah komoditas di pasar sudah melonjak. Pantauan HMINEWS di Purwakarta, harga daging sapi naik hingga Rp20.000, dari Rp60.000 per kilogram menjadi Rp80.000 per kilogram.

Menurut pedagang, lonjakan harga dikarenakan tingginya permintaan, sedangkan persediaan daging tetap. “Kami terpaksa menaikan harga karena stok juga terbatas, sementara permintaan tinggi,” kata salah seorang pedagan, Engkus (47), Sabtu (21/7/2012).

Tidak hanya harga daging sapi yang melambung tinggi, daging ayam pun mengalami lonjakan, dari Rp27.000 per kilogram menjadi Rp34.000 per kilogram. Kenaikan tersebut dikeluhkan ibu-ibu yang berbelanja. Mereka mengaku kecewa dan khawatir kenaikan akan berlanjut hingga Lebaran tiba.

“Terpakasa ngirit puasa tahun ini, gimana lagi, harga ayam naik terus,” kata Etti, seorang pembeli.

Sementara harga kebutuhan lain seperti minyak goreng masih fluktuatif di kisaran Rp27.000 per kilogram. Hingga berita ditulis belum ada sikap resmi Pemerintah Kabupaten Purwakarta mengenai lonjakan harga tersebut. Ironis, harga yang beredar di pasaran berbeda jauh dengan keputusan yang dikeluarkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan UKM Purwakarta.

Asep Riyadi