Pengurus HMI Purworejo Dilantik

HMINEWS.Com – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) Cabang Purworejo dilantik. Pelantikan dilangsungkan di Aula PKK Kabupaten Purworejo, Ahad (8/3/2015).

Ketua Komisi Hukum dan HAM PB HMI MPO, Zuhad Aji Firmantoro, mewakili pengurus besar membuka acara dan melantik jajaran pengurus HMI MPO Purworejo tersebut. Dalam sambutannya ia berpesan agar HMI terus menjalin silaturrahim antar organisasi, sehingga terbangun sinergi yang akan bermanfaat bagi umat dan bangsa.

Ia juga menyampaikan, tantangan dahulu dengan kini sudah berbeda. Dengan demikian maka para aktivis HMI, dan juga gerakan lain -ada sejumlah perwakilan organisasi lain yang hadir dalam pelantikan ini- mempunyai strategi baru untuk mensiasati perubahan dan tantangan zaman.

Jajaran pengurus cabang hasil konferensi ke-10 tersebut diketuai oleh Itmam Syaifuddin, dan akan mengawal perkaderan di Purworejo untuk kepengurusan satu tahun ke depan.

Pelantikan ini juga disemarakkan dengan seminar ‘Diskursus Pers dan Media Massa’ yang diisi Abdul Rochin (KPUD Purworejo) yang juga seorang mantan wartawan serta Direktur Pers LAPMI PB HMI, Fathurrahman. Setelah itu sore harinya para pengurus cabang yang baru dilantik tersebut mengikuti upgrading dengan pembicara Zuhad Aji Firmantoro.

HMI Purworejo Tuntaskan Konferensi ke-10

HMINEWS.Com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MP) Cabang Purworejo menggelar konferensi ke-10. Bertempat di Gedung PKK Purworejo, Sabtu-Ahad (17-18/1/2015).

Konferensi selain diisi agenda seperti penyampaian dan penilaian Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Cabang, yang kemudian demisoner, pembahasan-pembahasan, perumusan program kerja, dan pemilihan formatur serta mide formatur, juga diisi dengan sarasehan. Sarasehan refleksi Maulid Nabi Muhammad, oleh perwakila PB HMI MPO, Bambang Suherli dan Zuhad Aji Firmantoro (Komisi Hukum dan HAM PB HMI).

Acara yang dibuka Bupati Purworejo, Drs.Mahsun Zain, M.Ag, serta dihadiri juga oleh tamu undangan termasuk para aktivis seperti PMII Cabang Purworejo, Unit Kegiatan Mahasiswa UMP dan lainnya.

Menurut Zaenal pemilihan formatur agak alot, perlu waktu agak lama  untuk membujuk dua orang yang dicalonkan agar bersedia.

“Forum dipending karena waktu pelaksanaan ada 5 kandidat yang diajukan, tapi awalnya mereka tidak bersedia. Mereka dilobby mulai jam 3 sore hingga jam 8 malam. Kemudian maju lagi, 3 gak bersedia, 2 bersedia yaitu Itmam dan Rizky, dari Komisariat Bahasa UMP,” kata Zaenal yang juga mantan Ketua Umum Cabang Purworejo.

Dua kandidat yang bersedia, lanjut Zaenal, akhirnya mufakat. “Kita kasih 20 menit untuk keluar dari forum, akhirnya mereka berdua bersedia yang satu jadi formatur  (Itmam Syafirudin) satu menjadi mide formatur (Rizki Setia Yunus),” tambahnya.

Tiga mide formatur lainnya adalah Siti Khusnul Khotimah, Siti Isnaeni Khusnul Khotimah dan Fathurrahman. Setelah ini, pselantikan pengurus nantinya akan dilaksanakan pada Maret 2015 dikarenakan formatur terpilih saat ini masih menjalani KKN di Kecamatan Bener, Purworejo.

Sejumlah hasil pembahasan dalam konferensi ini selain program kerja ada di antaranya berupa perubahan nama bidang, mengagendakan LK2 di Cabang Purworejo. Usai semua agenda, konferensi ditutup oleh Ketua Korps Pengader (KPC) Cabang Purworejo, Rita Sugiarti, Ahad jam 10 malam.

Saat ini di basis HMI MPO Cabang Purworejo ada di kampus Universitas Muhammadiyah, dan beberapa komisariat di Kabupaten Kebumen di sebelah baratnya yang belum mempunyai cabang sendiri, yaiti Politeknik Darma Patria dan STAINU Kebumen.

Sepuluh Peserta Ikuti SC HMI MPO Purworejo

HMINEWS.Com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Cabang Purworejo menyelenggarakan kursus kepemanduan atau Senior Course (SC). Sepuluh peserta, 8 dari Purworejo dan 2 orang dari Wonosobo turut berpartisipasi dalam acara tersebut.

SC tersebut digelar di Kertosono, Banyuurip, Purworejo mulai tanggal 13 hingga 18 November 2014. Menurut panitia, Lutfi, SC ini bertema ‘Internalisasi Keteladanan Perjuangan Rasulullah sbagai Upaya Penguatan Jati Diri Insan Ulul Albab dalam Diri Pengader.’

Para pemandu di antaranyaa formatur Badko Jawa bagian Tengah dan Timur, Muhammad Firdaus dan Muhammad Deiniatur, serta Noer Ali, alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Adapun mengenai tema itu sengaja dipilih agar para pengader yang dihasilkan dari kursus ini menjadikan Rasulullah sebagai teladan utama. Hal ini sangat penting, sebab sebagaimana tujuan HMI yang ingin melahirkan generasi ulul albab yang bertanggungjawab terhadap masyarakatnya, yang berarti ini merupakan dimensi yang sangat transenden, maka sebaik-baik teladan dan panutan adalah Rasulullah.