Pendidikan Karakter untuk Mengikis Bakteri Korupsi

HMINEWS.Com – Pegiat anti korupsi di Semarang, Wardjito Soeharso, menyampaikan bahwa pendidikan menjadi harapan untuk menghilangkan penyakit korupsi. Hal ini disampaikan dalam studium general pelantikan Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) Cabang Semarang, Jum’at (16/10/2015).

Menurut Wardjito Soeharso Indonesia telah diserang bakteri yang bernama korupsi. “Bakteri” korupsi itu telah menggerogoti di semua lini, sehingga memerlukan penanganan yang sangat kompleks. Dibentuknya KPK adalah salah satu upaya menanganinya. Namun Wardjito menyayangkan adanya upaya pelemahan KPK dalam UU. Hal ini menandakan bahwa penyelenggara baik yudikatif dan eksekutif hilang komitmen untuk memberantas korupsi.

“UU itu memberikan batas kekuasaan KPK. Sementara mereka berupaya membiarkan kekuasaan untuk korupsi,” kata Wardjito.

Maka setidaknya, lanjut Wardjito, kita bisa mengurangi korupsi melalui ranah pendidikan, sebab dengan pendidikan akan meningkatkan derajat hidup dan corak berpikirnya.

“Terutama pendidikan karakter yang dibentuk untuk membenci korupsi. Contoh kecil, kita memasang jargon anti korupsi di mana pun, di meja kerja dan tempat yang menggerakkan semangat anti korupsi sehingga menjadi ‘alarm’ kita untuk tidak melakukan korupsi sekecil apa pun” ungkapnya.

A Abdul Mujib, LAPMI Semarang

Pengurus Baru Dilantik, LAPMI Semarang Diharap Lebih Greget

HMINEWS.Com – Bertempat di asrama HMI Cabang Semarang, Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) Cabang Semarang menggelar pelantikan kepengurusan periode 1436-1437 H/2015-2016. Acara yang dihadiri anggota HMI se-Semarang ini dimulai dengan agenda studium general, dialog dan pembacaan puisi.

Pelantikan dilaksanakan pada Jum’at (16/10/2015) malam. Hadir sebagai pelantik Abdul Razak selaku ketua HMI MPO Cabang Semarang. Dalam sambutannya, ia mengharapkan dengan adanya kepengurusan LAPMI baru, greget menulis kader HMI semakin terbangun. Ia meminta agar LAPMI melakukan program yang membangkitkan semangat kader untuk menulis.

Jajaran pengurus baru LAPMI Cabang Semarang yang dilantik adalah Muhamad Faizun (Direktur), Ahmad Mas’ud (sekretaris), A. Abdul Mujib (Bendahara), Ibnu Himawan dan Fajar (Staf).

Studium general disampaikan oleh Wardjito Soeharso, seorang pegiat anti korupsi di Semarang, dilanjut dengan diskusi dan ditutup dengan pembacaan puisi para penyair yang tergabung dalam buku antologi “Topeng Monyet Pendidikan” yang diterbitkan oleh Komunitas Sastra (Komsas) Semarang.

AA Mujib

HMI Semarang Adakan Halal Bihalal

halal bihalalHMINEWS.Com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Semarang menggelar Halal Bihalal 1436 H dengan tema “Merajut Silaturahim melalui Halal bihalal Menuju Fitrah HMI,”Ahad (16/8/2015).

Acara tahunan tersebut diselenggarakan di Auditorium kampus IKIP Veteran Semarang dan dihadiri sekitar 100-an alumni maupun kader aktif HMI Semarang.

Turut hadir dalam acara tersebut Dekan Fakultas FPTK , Ubaidillah Ahmad, M.Pd. yang memberikan sambutan mewakili rektor IKIP Veteran. Selain perwakilan dari pihak kampus, sambutan dari perwakilan alumni diwakili oleh Agus Suharto yang merupakan alumni tahun 80an.

Halal Bihalal dimulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB itu juga dimeriahkan dengan pembacaan puisi oleh kader, pentas seni dari Komisariat HMI se-Semarang, dan yang paling unik adalah karawitan oleh perwakilan pengurus HMI Cabang Semarang.

Ketua HMI Cabang Semarang,  Syaiful Rozak, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kurang lebih sekitar 2 minggu sebelumnya terdapat dua acara besar dalam organisasi muslim terbesar di Indonesia yaitu Muktamar Nahdhatul Ulama dan Muktamar Muhammadiyah.

“Bila NU sudah memiliki pandangan Islam Nusantara dan Muhammdiyah memiliki pandangan Islam Bekemajuan,maka HMI juga harus mempunyai visi yang diangkat ke depan,” demikian pesannya.

Baik kader maupun alumni  HMI Semarang berharap acara serupa dapat terus digelar setiap tahunnya dengan konsep yang lebih baik; untuk jalinan silaturahmi dan tentunya untuk estafer perkaderan HMI.

Bambang Wahyu Nugroho

LAPMI Semarang Adakan Training Jurnalistik

HMINEWS.Com – Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) HMI MPO Cabang Semarang mengadakan Training Jurnalistik Tingkat Dasar. Kegiatan ini berlangsung pada hari Jum’at-Ahad (6-8 Maret 2015) di Yayasan Yatim Piatu SALIMNA Sumurrejo Gunung Pati Ungaran.

Training bertema “Pengembangan Skill Jurnalistik Kader Ikhtiar membentuk Independensi Jurnalis” ini diikuti 13 peserta dari berbagai komisariat di Cabang Semarang . Beberapa materi diantaranya Pengantar Jurnalistik, Teknik Reportase dan Penulisan Berita, Analisis Kritis, ke-LAPMI-an, dan Opini. Peserta training jurnalistik juga melakukan observasi kepemancingan, pengoleksi antik, serta ibu-ibu PKK untuk membuat berita.

Ketua penyelenggara training jurnalistik tingkat dasar ini, Ulul Albab, berharap peserta setelah mengikuti training bisa berproses bersama-sama serta menulis untuk membangkitkan ghirah LAPMI. Sedangkan seorang peserta dari komisariat IKIP Veteran Semarang, Rifa, selama mengikuti kegiatan ini menyenangkan. Rifa juga berharap ilmu yang didapat dapat menjadikan seorang jurnalis yang independen.

Sementara itu, Direktur LAPMI Semarang, Dukan, berharap agar seluruh kader HMI aktif menulis. “Eksistensi LAPMI ada pada diri kader- kader HMI. Semoga kader-kader HMI dapat membuat karya nyata karena kader HMI mempunyai potensi sehingga LAPMI akan jaya terus,” tutur Akhi Dukan sebagai Direktur LAPMI Semarang.

Selain itu, Ukhti Rina Sunia Setia selaku Ketua Umum HMI Cabang Semarang dalam sambutannya menyampaikan “Agar para kader bisa mengisi LAPMI dengan tulisan-tulisannya. Karena menulis merupakan aktivitas abadi dan jadilah seorang jurnalis yang independen dan berpihak pada kebenaran.”

Noor Laila F

Pengurus Komisariat FPMIPATI Dilantik Ketum HMI Semarang

HMINEWS.Com – Para Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Komisariat FPMIPATI Universitas PGRI Semarang dilantik. Ketua Umum HMI Cabang Semarang Rina Sunia Setya sendiri yang melantik jajaran pengurus tersebut di Serambi Masjid Nurul Huda Universitas PGRI Semarang, Jumat (6/2/2015) siang.

Ketua Umum HMI Komisariat FPMIPATI, Zakaria Alfarizi,  dalam sambutannya mengatakan; “HMI dikenal dengan pendidikannya yang baik. Baik dari segi perkaderan maupun jaringannya. Semoga di kepengurusan yang saya nakhodai bisa membawa MIPA lebih baik lagi.”

Selain itu, Ketua HMI Cabang Semarang  berpesan “Di usia HMI yang sudah tua, teruslah menggebrakkan semangat mengabdi untuk umat. Umat terkecil HMI Komisariat FPMIPATI adalah kampus. Janganlah berkutat pada internal komisariat terus menerus, karena dampak yang akan terjadi adalah kesadaran sosial yang terbengkalai.”

Setelah pelantikan dilanjut diskusi dengan tema “Quo Vadis pendidikan di Indonesia, Kuantitas ataukah Kualitas?” dengan pemateri oleh Sigit Ristanto S.T.,M.Sc (Alumni HMI, Dosen Univ. PGRI Semarang) dan Anwar Yasfin, S.Pd ( Pengurus HMI Cabang Semarang).

Noor Laila

Tiga Komisariat di HMI Semarang Gelar RAK

HMINEWS.Com – Tiga komisariat di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Cabang Semarang mengadakan Rapat Anggota (RA) secara beruntut.

Pertama, Rapat Anggota HMI Komisariat FPBS Universitas PGRI Semarang yang ke-15 pada tanggal 16-18Januari 2015 di rumah Akhi Wibowo di Desa Kuwaron Gubug. Akhi Beta Wijaya sebagai formatur terpilih dalam RA ini.

Yang kedua, Rapat Anggota HMI Komisariat FPMIPATI Universitas PGRI Semarang yang ke-15 pada tanggal 21-24 Januari 2015. Diadakan di rumah ukhti Anik di Desa Pilangsari, Sayung – Demak. Akhi Zakaria Al-Farizi sebagai formatur terpilih.

Smrg1Ketiga, RA HMI Komisariat UNDIP Raya yang diadakan pada hari jum’at (23/01/2015) dan akhi Noufal sebagai formatur terpilih. Ukhti Rina sebagai Ketua HMI Cabang Semarang juga menyampaikan Selamat kepada formatur terpilih semoga amanah serta mampu membawa komisariat kedepan lebih progresif.

“Jagalah amanah sebaik-baiknya. Karena amanah merupakan hal terberat yang ada di dunia,” demikian pesan ukhti Rina Sunia Setya.

Noor Laila

Temu Alumni HMI Semarang, Presidium Terbentuk

HMINEWS.Com – Keluarga besar alumi dan pasca-struktur Himpunan Mahasiswa Islam (HMI – MPO) Semarang menggelar temu Alumni di Hotel Muria Semarang. Dihadiri berbagai tokoh yang telah melintasi kehidupan pasca menjadi mahasiswa dan keramaian anak-anak yang akan menjadi kader bagi Islam dan negara ini, Ahad (28/12/2014).

Salah seorang alumni, Hanafi Shaleh, saat memberikan pernyataannya tentang temu alumni ini. Ia mengatakan bahwa ketika HMI-MPO Semarang tetap konsisten dengan asas Islam, pemerintahan era-Soeharto selalu mendapatkan perlawanan.

“Inilah bentuk perjuangan, maka siapa yang tetap teguh pada nilai perjuangan ia akan mendapatkan kesuksesan. Jangan takut dengan politik, karena politik menentukan arah kemajuan bangsa ini,” tuturnya.

Selain temu keluarga besar HMI, acara ini tidak semata-mata ‘silaturahmi,’ namun ingin mewujudkan kekeluargaan secara intens. Dipilihlah 10 orang yang akan menjadi presidium untuk menentukan arah keluarga alumni HMI Semarang ke depannya.

Terpilihlah 10 orang yakni Sapto, Widodo, Sofa Muthahar, Lukman Wibowo, Lukni Maulana, Supari, Dr. Yuli, Muhadz, Arid Pramudya dan Agus Munif. (WM)

HMI Semarang Dampingi Warga Save Rembang

gjrHMINEWS.Com – Bersama warga Pantura Jawa Tengah, kebanyakan ibu-ibu, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Semarang berunjukrasa menolak pendirian pabrik semen di Rembang. Aksi ini digelar dua hari berturut, Rabu-Kamis (17-18/12/2014) di PTUN Semarang dan di Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Sejumlah aktivis HMI MPO Semarang membawa sulisan ‘SAVE REMBANG’, memakai topeng Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mengusung boneka monster, dan menggelar aksi teatrikal di jalanan, menyuarakan derita warga Rembang yang terancam dirampas haknya serta terancam kerusakan lingkungan mereka.

Ketua HMI MPO Semarang, Rina Sunia Setya, menyatakan bahwa rencana pendirian pabrik semen PT Semen Indonesia di Rembang mengancam kelestarian lingkungan dan merugikan masyarakat sekitar. Ia membacakan puisi ‘Bumi Merintih Penguasa Tertawa Rakyat Melawan’ untuk menggambarkan masalah yang tengah membelit warga Pantura Jawa Tengah itu.

20141218_105927[1]“Kalau dibangun di perbukitan, dampak lingkungan akan sangat besar. Akan memicu terjadinya longsor, hilangnya persediaan air untuk masyarakat sekitar. Pembangunan pabrik semen ini juga menyerobot tanah pertanian, nantinya para petani yang menggarap lahan mereka lantas mau dijadikan burhu pabrik?” ujar Rina dalam aksinya di PTUN Semarang, Jalan Abdurrahman Saleh 89, Rabu (17/12).

Aksi penolakan ini juga banyak diikuti warga Pati, Semarang dan sekitarnya yang sebelumnya telah berhasil mencegah pendirian pabrik semen di daerah mereka masing-masing. Selain HMI MPO Semarang, LBH Semarang, Walhi Jawa Tengah dan Nebula UNDIP turut mengawal aksi besar-besaran oleh warga ini.

Noor Laila

28 Peserta Lulus LK II Semarang

lk2.HMINEWS.Com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) Cabang Semarang mengadakan Latihan Kader II (LK II) XXI, 28 November – 5 Desember 2014 di Pesantren Sanubari Bening Hati, Matesih Semarang.

LK II atau Intermediate Training ini diikuti 30 peserta dari berbagai cabang HMI. Ketua HMI MPO Semarang, Rina Sunia Setya bertindak sebagai master of training (MOT), sedangkan kepanitiaan diketuai Ahmad Mas’ud Kamal.

Pemateri kebanyakan merupakan alumni, seperti Dr. Lukman Hakim Hassan dan Syafinuddin Almandari, MA., keduanya mantan Ketua Umum PB HMI MPO dari generasi yang berbeda.

Penyelenggara, mengangkat tema “Menggagas Ekosofi Berbasis Kearifan Lokal dalam menjawab Krisis Lingkungan,” dengan harapan setelah mengikuti training ini peserta mampu mengamalkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari. Peserta juga diharapkan mampu menghadirkan pemecahan atas berbagai permasalahan pelik dengan penyelesaian yang menyeluruh.

Menurut salah seorang peserta, yang berasal dari Cabang Tangerang, selama dia mengikuti kegiatan intermediate training menyenangkan. Ia juga berharap ilmu yang didapatkan di LK II dapat diterapakn di masyarakat. Khususnya di Tangerang karena di Tangerang tingkat pencemaran juga tinggi. Training ditutup Jumat (5/12) pagi oleh Ibnu Himawan yang mewakili Ketua Umum HMI MPO Cabang Semarang.

Noor Laila
LAPMI Cabang Semarang