HMI Serang Adakan LK1 dan SC Berbarengan

HMINEWS.Com –  Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Cabang Serang menyelenggarakan dua perkaderan berturut padqa akhir Oktober lalu. Yaitu Latihan Kader 1  (LK1) dan Senior Course (SC) atau kursus kepemanduan bagi calon pemandu atau pengader HMI.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sejak Kamis (29/11/2015) di Pesantren Nurul Islam, Lopang Gedhe – Serang, Banten. LK1 diikuti peserta yang berasal dari kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), IAIN Sultan Maulana Hasanuddin, serta sejumlah mahasiswa dari Lebak. Sedangkan peserta SC juga berasal dari Lebak, Bogor, Tangerang dan Jakarta.

Ketua Umum HMI MPO Cabang Serang, Bowo, menyatakan kegembiraannya dengan pelaksanaan training tersebut. Menurutnya, di tengah degradasi moral sebagian anak bangsa, serta berbagai permasalahan yang membelit kehidupan, maka sudah menjadi kewajiban bagi mahasiswa untuk ambil peran, yaitu perbaikan moral dan melatih spiritual yang dimulai dari pribadi masing-masing.

“Bersyukur bahwa mahasiswa dapat meningkatan kualitas dirinya dengan mengikuti perkaderan HMI. Selain peningkatan kualitas spiritual dan intelektual namun juga bisa bergerak secara sosial. Mahasiswa sebagai insan intelektual harus menyadari bahwa Islam telah menawarkan konsep peradaban yang dapat menaungi semua golongan dan hal inilah yang diajarkan di HMI MPO,” kata Bowo.

Selain pemateri dan pemandu LK1 yang berasal dari internal HMI Cabang Serang, SC dihadiri pemandu-pemateri dari Badko maupun Kornas KPN. Wakil Walikota Serang, Sulhi Choir, juga sempat hadir dalam kegiatan ini.

HMI MPO Serang: DPRD Ingat Amanahmu

SerangHMINEWS.Com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Cabang Serang mengingatkan DPRD baru agar transparan, partisipatif dan akuntabel. Pesan-pesan itu mereka sampaikan dengan pembacaan puisi Widji Thukul dan puisi WS Rendra sesaat menjelang pelantikan DPRD Kota Serang, Banten.

Menurut para kader HMI MPO Cabang Serang, aksi tersebut sebagai kado buat para wakil rakyat agar tidak lupa pada janji dan amanah mereka. “Mimbar bebas pembacaan puisi karya Wiji tukul dan WS Rendra, hadiah cantik untuk pelantikan sang wakil rakyat,” ujar Arofiah, Rabu (03/09/2014).

Sebagai wakil rakyat, menurutnya, para anggota dewan harus komit pada tiga hal di atas. Transparan atau terbuka agar masyarakat bisa melihat kinerja mereka. Partisipatif benar-benar mendengar aspirasi dari masyarakat bawah yang mereka wakili, dan akuntabel, berbuat sesuatu yang jelas dan bermanfaat.

Kinerja periode sebelumnya juga menjadi kritikan dari  mahasiswa, dimana mereka menganggap bahwa DPRD Kota Serang periode sebelumnya lebih mengejar kuantitas daripada kualitas, dibuktikan dengan masih adanya 23 Perda yang belum dibuatkan Peraturan Walikota (Perwal) nya.

Selain pembacaan puisi, mahasiswa pun mengingatkan dengan pembacaan Al Qur’an. Aksi ditutup dengan membacakan doa bersama agar rakyat Banten dapat lebih sejahtera dan Anggota Legislatif yang terpilih dapat amanah.