Di Tengah Kabut Asap, HMI MPO UIR Tetap Kajian

uir1HMINEWS.Com – Di tengah kabut asap yang melanda Riau, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Komisariat Fisipol Universitas Islam Riau (UIR) kembali melakukan rutinitas diskusi mingguan. Acara ini diadakan sore hari di Taman FKIP UIR dan dihadiri puluhan kader HMI komisariat.

Ketua umum HMI MPO Komisariat Fisipol UIR, Muhammad Nur, menyampaikan, meski Riau sedang dilanda asap, hal itu tidak menjadi halangan.

“Sebagai kader hal itu tidak menjadi halangan kita untuk terus melakukan budaya HMI yaitu berdiskusi. Karena ketika kita di ikrar di HMI, artinya kita sebagai kader siap di kondisi apapun untuk kemajuan HMI dengan harapan berdampak positif terhadap lingkungan,” ujarnya Selasa (15/9/2015).

Ada beberapa pembahasan pada diskusi hari ini, yang pertama terkait kegiatan yang menjelang Hari Raya Idul Adhha guna mempererat ukhuwah islamiyah kader se-Korkom UIR, khususnya Komisariat Fisipol, karena kadernya lebih dari 150 mahasiswa.

Yang kedua pembahasan terkait HMI di posisi strategis di kampus UIR dikarenakan tidak lama lagi akan ada Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemira) ditingkat fakultas dan universitas. Yang ketiga pembahasan baju HMI. Yang kelima terkait asap yang melanda Riau yang berakibat pada macetnya proses akademik dan banyaknya masyarakat yang sulit bekerja bahkan sakit serta baru-baru ini ada yang meninggal akibat terkena asap, dan akan ditindaklanjuti dangan aksi.

Diskusi sore ini sedikit berbeda karena banyaknya yang perlu didiskusikan. “Terimakasih kepada kader Fisipol tetap semangat ber-HMI meski ditemani kabut asap, semoga semangat juang kader terus terjaga,” tutup Nur.

Pada diskusi tersebut dihadiri juga mantan pengurus Korkom UIR periode 2014-2015, Guntur Hidayat dan Surya.

Ganjar Stiawan

HMI MPO Fisipol UIR Gelar LK 1

Fisipol UIRHMINEWS.Com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Komisariat Fisipol Universitas Islam Riau (UIR) kembali menggelar basic training atau Latihan Kader I (LK 1). Dimulai pada Jum’at (11/9/2015) bertempat di Sekretariat HMI Cabang Pekanbaru, Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru.

Peserta LK-1 yang berlangsung 3 hari ini berasal dari beberapa Universitas yang ada di Pekanbaru seperti UR, UIN dan UIR, dan mencapai 40 orang. Ketua panitia Ahmad Fauzi menjelaskan, masih banyak kendala dalam mengajak kawan-kawan mahasiswa bergabung karena minimnya pengetahuan tentang berorganisasi.

“Selama membuka stand pendaftaran di Fisipol UIR, tidak jarang kami mendapat penolakan dari mahasiswa yang coba kami ajak untuk bergabung. Alhamdulillah dengan sedikit penjelasan, kami berhasil mengajak beberapa untuk bergabung,” jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, Muhammad Nur selaku Ketua Komisariat HMI-MPO Fisipol UIR menegaskan, ilmu yang didapat di HMI belum tentu ditemukan di perkuliahan. “Alhamdulillah, komisariat Fisipol kembali menjadi tuan rumah LK-1. Adapun tujuan diadakannya LK-1 ini agar mahasiswa-mahasiswa di Pekanbaru ini, khususnya UIR menjadi pribadi yang lebih baik, berpikir kritis dan belajar memupuk bagaimana menjadi pemimpin yang berkarakter. Karena sebelum kita memimpin umat terlebih dahulu kita harus bisa memimpin diri sendiri,” paparnya.

Basic Training Komisariat Fisipol UIR ini dibuka langsung Ketua Umum HMI-MPO Cabang Pekanbaru, Bustamin Abidin yang pada kesempatan itu juga mengatakan bahwa ini baru tahapan awal pembelajaran di HMI-MPO, masih ada LK-2, LK-3 dan SC.

“Selamat datang buat peserta, selamat berproses. Hargai proses, semua tidak ada yang instan, berawal dari bawah. Hidup itu memiliki nilai sendiri,” kata Bustamin.

Master of Training (MOT) acara ini adalah Guntur Hidayat, yang pada pertengahan acara digantikan oleh Mizan Mustofa. Dari 40 peserta, 34 dinyatakan lulus pada akhir acara ini dan dinyatakan sah sebagai anggota HMI Cabang Pekanbaru.

Ganjar Stiawan

Mahasiswa UIR Sampaikan Petisi Perbaikan Ekonomi Bangsa

HMINEWS.Com – Mahasiswa Iniversitas Islam Riau (UIR) dan HMI MPO Pekanbaru berunjukrasa di Kantor DPRD Riau. Memprotes kebijakan pemerintah yang dinilai membuat ekonomi Indonesia terpuruk. Mereka berorasi dan menyampaikan petisi yang ditandatangani bersama.

Aksi diikuti 200-an mahasiswa dari beberapa fakultas di UIR. Mereka menaiki sepeda motor dan menumpang bus kampus. Namun kedatangan mereka tertahan di halaman kantor DPRD, sehingga berujung pada aksi pembakaran keranda ‘Presiden Jokowi’ selama sejam.

“Mahasiswa Riau menginginkan adanya perbaikan ekonomi Indonesia. Oleh karena itu kami sampaikan petisi ini untuk diteruskan kepada Pak Presiden. Petisi ini dirumuskan kawan-kawan mahasiswa dan dosen UIR pada 3 September,” Kata Mensospol BEM UIR, Henky Fernando, Jum’at (4/9/2015).

Khusus untuk perbaikan ekonomi Riau, mereka menuntut agar menempatkan orang-orang yang ahli dalam bidangnya, mereformasi birokrasi, melaksanakan land reform atau pembebasan lahan pertanian yang selama ini selalu beralih fungsi menjadi lahan industri. Mahasiswa Riau juga menginginkan pemerintah agar lebih nasionalis dan berpihak kepada rakyat, apalagi di tengah krisis yang sedang melanda seperti saat ini.

Bambang S